alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Peserta Audisi Online LIDA Kalbar Membludak, Jadi Ajang Mengubah Nasib

PONTIANAK – Pandemi Covid-19 membuat ajang terakbar pencarian bakat penyanyi dangdut LIDA (Liga Dangdut Indonesia) terpaksa menggunakan audisi online. Di Kalimantan Barat, event tahunan ini membludak pesertanya. Ratusan orang telah mendaftar dan mengirimkan karya video mereka kepada panitia. Bahkan panitia terpaksa untuk menambah hinggal tiga gelombang audisi agar seluruh peserta terakomadisi. Terakhir, gelombang kedua digelar, Minggu (3/1) kemarin. Sedangkan gelombang ketiga kemungkinan akan menyusul, mengingat pendaftaran baru akan ditutup pada 17 Januari 2021 mendatang.

Putri Yandini (18) peserta asal Ketapang yang sudah dua kali ikut audisi LIDAmengaku lebih senang mengikuti sistem online ini. Pasalnya saat seleksi offair dia harus menempuh jarak ratusan kilometer ke Pontianak yang menjadi lokasi audisi. “Sekarang kita tinggal daftar dan seleksi online. Kalau dulu saya harus seharian menempuh perjalanan darat ke Pontianak,” kata dia.

LIDA sendiri menjadi medium bagi banyak orang seperti Putri untuk mengubah nasib. Putri menyebut apabila menang dia akan memakai uang dari hadian untuk membelikan rumah bagi ibundanya, yang saat ini mengontrak rumah sebatang kara. “Sejak berpisah dengan Ayah, ibu kerja serabutan dan mengontrak. Makanya saya berharap bisa menang agar bisa membelikan rumah dan modal usaha untuk ibu,” sebut dia.

Baca Juga :  Warga Parit Mayor Tak Rela Masuk Wilayah Kabupaten Kubu Raya

Yuniarti Yosepha (20) asal Sekadau yang saat ini berkuliah di Tangerang. Menurutnya audisi LIDA secara online memudahkan dirinya yang tinggal di pulau seberang. “Ini pertama kali saya ikut audisi lomba nyanyi. Karena teman-teman mendorong ikut. Lagipula audisinya online sehingga tidak harus bepergian di tengah pandemi ini,” ucap dia. Serupa, Lisgita (15) asal Sambas juga sepakat dengan kemudahan sistem audisi daring ini. Menurutnya jarak Sambas-Pontianak lumayan memakan waktu. Apalagi pihak sekolah mendukung penuh keikutsertaannya dalam audisi LIDA ini.

Menurut Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM, pilihan menggelar audisi LIDA 2021 secara online tidak semata karena kondisi pandemi yang hingga saat ini belum juga usai. Melainkan juga menangkap animo masyarakat di audisi tahun-tahun sebelumnya yang harus menempuh perjalanan berjam-jam dari rumah menuju lokasi audisi yang digelar di Ibukota Provinsi atau Kabupaten. “Panjangnya waktu pendaftaran mudah-mudah akan membuat calon peserta bisa lebih matang mempersiapkan diri sampai menjelang hari audisi online,” tambah Harsiwi.

Baca Juga :  Sembahyang Kubur Sepi

Audisi online LIDA 2021 dapat diikuti oleh pria maupun wanita berumur 14–25 tahun. Tiap calon peserta juga harus mengupload 2 video cover di IGTV pribadi dengan menyanyikan lagu dangdut yang sudah ditentukan. Link video yang sudah diupload ke IGTV kemudian dimasukkan pada form pendaftaran di kolom yang tersedia untuk proses penjurian. (ars)

PONTIANAK – Pandemi Covid-19 membuat ajang terakbar pencarian bakat penyanyi dangdut LIDA (Liga Dangdut Indonesia) terpaksa menggunakan audisi online. Di Kalimantan Barat, event tahunan ini membludak pesertanya. Ratusan orang telah mendaftar dan mengirimkan karya video mereka kepada panitia. Bahkan panitia terpaksa untuk menambah hinggal tiga gelombang audisi agar seluruh peserta terakomadisi. Terakhir, gelombang kedua digelar, Minggu (3/1) kemarin. Sedangkan gelombang ketiga kemungkinan akan menyusul, mengingat pendaftaran baru akan ditutup pada 17 Januari 2021 mendatang.

Putri Yandini (18) peserta asal Ketapang yang sudah dua kali ikut audisi LIDAmengaku lebih senang mengikuti sistem online ini. Pasalnya saat seleksi offair dia harus menempuh jarak ratusan kilometer ke Pontianak yang menjadi lokasi audisi. “Sekarang kita tinggal daftar dan seleksi online. Kalau dulu saya harus seharian menempuh perjalanan darat ke Pontianak,” kata dia.

LIDA sendiri menjadi medium bagi banyak orang seperti Putri untuk mengubah nasib. Putri menyebut apabila menang dia akan memakai uang dari hadian untuk membelikan rumah bagi ibundanya, yang saat ini mengontrak rumah sebatang kara. “Sejak berpisah dengan Ayah, ibu kerja serabutan dan mengontrak. Makanya saya berharap bisa menang agar bisa membelikan rumah dan modal usaha untuk ibu,” sebut dia.

Baca Juga :  Midji Kesal Bengkayang Lambat Tangani Pasien Terduga Corona

Yuniarti Yosepha (20) asal Sekadau yang saat ini berkuliah di Tangerang. Menurutnya audisi LIDA secara online memudahkan dirinya yang tinggal di pulau seberang. “Ini pertama kali saya ikut audisi lomba nyanyi. Karena teman-teman mendorong ikut. Lagipula audisinya online sehingga tidak harus bepergian di tengah pandemi ini,” ucap dia. Serupa, Lisgita (15) asal Sambas juga sepakat dengan kemudahan sistem audisi daring ini. Menurutnya jarak Sambas-Pontianak lumayan memakan waktu. Apalagi pihak sekolah mendukung penuh keikutsertaannya dalam audisi LIDA ini.

Menurut Harsiwi Achmad selaku Direktur Programming SCM, pilihan menggelar audisi LIDA 2021 secara online tidak semata karena kondisi pandemi yang hingga saat ini belum juga usai. Melainkan juga menangkap animo masyarakat di audisi tahun-tahun sebelumnya yang harus menempuh perjalanan berjam-jam dari rumah menuju lokasi audisi yang digelar di Ibukota Provinsi atau Kabupaten. “Panjangnya waktu pendaftaran mudah-mudah akan membuat calon peserta bisa lebih matang mempersiapkan diri sampai menjelang hari audisi online,” tambah Harsiwi.

Baca Juga :  Sembahyang Kubur Sepi

Audisi online LIDA 2021 dapat diikuti oleh pria maupun wanita berumur 14–25 tahun. Tiap calon peserta juga harus mengupload 2 video cover di IGTV pribadi dengan menyanyikan lagu dangdut yang sudah ditentukan. Link video yang sudah diupload ke IGTV kemudian dimasukkan pada form pendaftaran di kolom yang tersedia untuk proses penjurian. (ars)

Most Read

Artikel Terbaru

/