alexametrics
33.9 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Kota Pontianak Jadi Kota Sport Tourism

Dari Penyelenggaraan Pontianak City Run 

Kota Pontianak berkembang menjadi kota Sport Tourism dengan digelarnya event olahraga berskala internasional. Selain mencetak para atlet, sektor pariwisata akan ikut meningkat.

Riesala Anvar, Pontianak

Teranyar, digelarnya Pontianak City Run  untuk kedua kalinya di Kota Pontianak, mampu menghadirkan para peserta baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sekitar 3500 peserta dari 10 negara ikut ambil bagian pada event tahun ini, pada Minggu (2/2) di Alun-alun Kapuas.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan digelarnya Pontianak City Run ini dapat mengangkat olahraga lari atau marathon sebagai olahraga yang menyenangkan bagi siapa saja. Selain itu kejuaraan ini juga bisa menjadi motivasi bagi para atlet lari Indonesia untuk meningkatkan prestasinya lebih baik lagi.

“Harapannya, kegiatan Pontianak City Run menjadi salah satu event pemanasan sekaligus barometer limit yang mampu dicapai atlet lari nasional. Melalui Pontianak City Run ini bisa mencetak atlet-atlet bertaraf internasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pontianak City Run Bakal Dikemas Lebih Baik

Kehadiran peserta mancanegara dalam kejuaraan Pontianak City Run ini juga diyakini secara tidak langsung memberikan kontribusi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Pontianak. “Oleh sebab itu event ini kita jadikan agenda tetap tahunan di Kota Pontianak,” ujarnya.

Ketua Sporta Indonesia sebagai EO lokal Pontianak City Run, Ongky Lesmana mengatakan untuk mengadakan event olahraga berskala internasional, olahraga harus berkolaborasi dengan pariwisata dari di Kota Pontianak. Dengan adanya Sport Tourism, perekonomian di suatu daerah tersebut juga akan meningkat.

“Dengan olahraga ini kita bisa mengenalkan Kota Pontianak, dengan keberagaman, keharmonisan yang ada disini dan bisa hidup rukun,” ungkap dia.

Ongky mengatakan dukungan dari pemerintah, swasta, hingga sponsor sangat hebat, dalam hal penyelenggaraan event olahraga berskala internasional. “Kita berharap di tahun depan event ini dapat terlaksana kembali. Dukungan dari TNI/Polri juga sangat luar biasa. Bahkan dari pak gubernur tadi juga menyampaikan dukungannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Dit Polairud Polda Kalbar Bantu Korban Banjir di Rasau Jaya

Salah satu peserta dari Kenya, David Kibet mengatakan ini menjadi kali kedua dirinya datang ke Kota Pontianak. “Pontianak kota yang bagus dengan orang-orang yang baik. Orang Pontianak seperti keluarga, jadi saya disini selain untuk ikut lomba, juga untuk mengunjungi teman-teman di sini,” tuturnya.

David mengungkapkan jika lari merupakan passion, dan selalu mengikuti setiap event lari. “Saya sudah berlatih di event kali ini, semoga ditahun depan bisa ikut kembali,” tutupnya.

David sendiri berhasil keluar sebagai juara kedua di kategori Half Marathon 21k. (*)

Dari Penyelenggaraan Pontianak City Run 

Kota Pontianak berkembang menjadi kota Sport Tourism dengan digelarnya event olahraga berskala internasional. Selain mencetak para atlet, sektor pariwisata akan ikut meningkat.

Riesala Anvar, Pontianak

Teranyar, digelarnya Pontianak City Run  untuk kedua kalinya di Kota Pontianak, mampu menghadirkan para peserta baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Sekitar 3500 peserta dari 10 negara ikut ambil bagian pada event tahun ini, pada Minggu (2/2) di Alun-alun Kapuas.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan digelarnya Pontianak City Run ini dapat mengangkat olahraga lari atau marathon sebagai olahraga yang menyenangkan bagi siapa saja. Selain itu kejuaraan ini juga bisa menjadi motivasi bagi para atlet lari Indonesia untuk meningkatkan prestasinya lebih baik lagi.

“Harapannya, kegiatan Pontianak City Run menjadi salah satu event pemanasan sekaligus barometer limit yang mampu dicapai atlet lari nasional. Melalui Pontianak City Run ini bisa mencetak atlet-atlet bertaraf internasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Junjung Tinggi Persamaan Demi Kerukunan Indonesia

Kehadiran peserta mancanegara dalam kejuaraan Pontianak City Run ini juga diyakini secara tidak langsung memberikan kontribusi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Pontianak. “Oleh sebab itu event ini kita jadikan agenda tetap tahunan di Kota Pontianak,” ujarnya.

Ketua Sporta Indonesia sebagai EO lokal Pontianak City Run, Ongky Lesmana mengatakan untuk mengadakan event olahraga berskala internasional, olahraga harus berkolaborasi dengan pariwisata dari di Kota Pontianak. Dengan adanya Sport Tourism, perekonomian di suatu daerah tersebut juga akan meningkat.

“Dengan olahraga ini kita bisa mengenalkan Kota Pontianak, dengan keberagaman, keharmonisan yang ada disini dan bisa hidup rukun,” ungkap dia.

Ongky mengatakan dukungan dari pemerintah, swasta, hingga sponsor sangat hebat, dalam hal penyelenggaraan event olahraga berskala internasional. “Kita berharap di tahun depan event ini dapat terlaksana kembali. Dukungan dari TNI/Polri juga sangat luar biasa. Bahkan dari pak gubernur tadi juga menyampaikan dukungannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinkes Kalbar Terus Bekerja Cegah Penularan Covid-19

Salah satu peserta dari Kenya, David Kibet mengatakan ini menjadi kali kedua dirinya datang ke Kota Pontianak. “Pontianak kota yang bagus dengan orang-orang yang baik. Orang Pontianak seperti keluarga, jadi saya disini selain untuk ikut lomba, juga untuk mengunjungi teman-teman di sini,” tuturnya.

David mengungkapkan jika lari merupakan passion, dan selalu mengikuti setiap event lari. “Saya sudah berlatih di event kali ini, semoga ditahun depan bisa ikut kembali,” tutupnya.

David sendiri berhasil keluar sebagai juara kedua di kategori Half Marathon 21k. (*)

Most Read

Stok Beras Aman

Jamin Status Kewarganegaraan

Pameran B.J Habibie di Ketapang

Artikel Terbaru

/