alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Duplikasi Jembatan Kapuas I, Pemkot Siap Bebaskan Lahan

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, anggaran pembebasan lahan rencana pembangunan jembatan paralel Kapuas I tidak diganggu gugat untuk penanganan covid 19. Dana sebesar Rp30 miliar untuk pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Pontianak Timur dan Kecamatan Pontianak Selatan diharapkan bisa selesai tahun ini. Dengan demikian, pada tahun 2021 pembangunan kontruksi jembatan dimulai.

“Anggaran pembebasan lahan rencana pembangunan duplikat Jembatan Kapuas I tidak dipangkas buat covid. Uang itu akan  digunakan untuk membebaskan lahan di sisi timur dan selatan sebagai pintu masuk menuju Jembatan Kapuas I,” jelas Edi, Jumat (3/7).

Sejauh ini, pemerintah kota melalui Dinas Perumahan telah melakukan upaya pembebasan lahan milik masyarakat. Dalam penentuan harga lahan, kata Edi, pemerintah memiliki tim appraisal.

Baca Juga :  Denda Menanti CPNS Mundur, Pemkot Siapkan Denda Rp50 Juta

Kerja sama masyarakat untuk menyerahkan lahannya guna mendukung pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I, juga tidak menemukan banyak kendala. Ia optimis, pembebasan lahan Jembatan Kapuas I, bisa lebih cepat dibanding pembebasan lahan duplikat Jembatan Landak.

Untuk lahan-lahan yang akan terkena pembebasan lahan sekarang, sudah jelas kepemilikan sertifikat tanahnya. Berbeda dengan pembebasan Jembatan Landak. Sedikit kendala ditemukan, dikarenakan lahan yang akan dibayarkan justru bersengketa.

“Sehingga Pemkot bingung mau bayar ke siapa. Karena sesama pemilik lahan melimpahkan kasusnya ke pengadilan,” ujarnya.

Jika pembebasan lahan di wilayah timur dan selatan sudah selesai. Secepatnya berkas tersebut diserahkan di Kementerian PU untuk ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik pada tahun depan.

Menurut Edi, anggaran buat pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I sudah disiapkan pemerintah pusat. Tidak dipangkas buat penanganan covid 19, dikarenakan pembangunan jembatan itu masuk dalam skala prioritas program nasional Kementerian PU di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Salat Berjemaah di Mujahidin Masih Ditiadakan

Ditanya desain jembatan yang akan dibangunkan pada Jembatan Kapuas I, secara detail Edi belum melihat, dikarenakan desain jembatan dibuat langsung oleh Kementerian PU. Menurutnya jika desainnya mengutamakan seni dan keindahan, tentu alokasi anggarannya akan besar. Namun jika konsep desainnya minimalis dan sama dengan jembatan yang pertama, dirasa dia anggarannya juga tidak terlalu besar.

“Mudah-mudahan saja, rencana pembangunan jembatan Kapuas I bisa lancar tanpa kendala. Jika selesai  dikerjakan, paling tidak bisa menjadi solusi menekan kemacetan yang terjadi disana. Khususnya pada jam-jam tertentu,” katanya.(iza)

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, anggaran pembebasan lahan rencana pembangunan jembatan paralel Kapuas I tidak diganggu gugat untuk penanganan covid 19. Dana sebesar Rp30 miliar untuk pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Pontianak Timur dan Kecamatan Pontianak Selatan diharapkan bisa selesai tahun ini. Dengan demikian, pada tahun 2021 pembangunan kontruksi jembatan dimulai.

“Anggaran pembebasan lahan rencana pembangunan duplikat Jembatan Kapuas I tidak dipangkas buat covid. Uang itu akan  digunakan untuk membebaskan lahan di sisi timur dan selatan sebagai pintu masuk menuju Jembatan Kapuas I,” jelas Edi, Jumat (3/7).

Sejauh ini, pemerintah kota melalui Dinas Perumahan telah melakukan upaya pembebasan lahan milik masyarakat. Dalam penentuan harga lahan, kata Edi, pemerintah memiliki tim appraisal.

Baca Juga :  UPPKS Mampu Menekan Angka Kelahiran

Kerja sama masyarakat untuk menyerahkan lahannya guna mendukung pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I, juga tidak menemukan banyak kendala. Ia optimis, pembebasan lahan Jembatan Kapuas I, bisa lebih cepat dibanding pembebasan lahan duplikat Jembatan Landak.

Untuk lahan-lahan yang akan terkena pembebasan lahan sekarang, sudah jelas kepemilikan sertifikat tanahnya. Berbeda dengan pembebasan Jembatan Landak. Sedikit kendala ditemukan, dikarenakan lahan yang akan dibayarkan justru bersengketa.

“Sehingga Pemkot bingung mau bayar ke siapa. Karena sesama pemilik lahan melimpahkan kasusnya ke pengadilan,” ujarnya.

Jika pembebasan lahan di wilayah timur dan selatan sudah selesai. Secepatnya berkas tersebut diserahkan di Kementerian PU untuk ditindaklanjuti dengan pembangunan fisik pada tahun depan.

Menurut Edi, anggaran buat pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I sudah disiapkan pemerintah pusat. Tidak dipangkas buat penanganan covid 19, dikarenakan pembangunan jembatan itu masuk dalam skala prioritas program nasional Kementerian PU di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga :  PT Asia Jaya Serahkan Bantuan APD kepada Pemkot Pontianak

Ditanya desain jembatan yang akan dibangunkan pada Jembatan Kapuas I, secara detail Edi belum melihat, dikarenakan desain jembatan dibuat langsung oleh Kementerian PU. Menurutnya jika desainnya mengutamakan seni dan keindahan, tentu alokasi anggarannya akan besar. Namun jika konsep desainnya minimalis dan sama dengan jembatan yang pertama, dirasa dia anggarannya juga tidak terlalu besar.

“Mudah-mudahan saja, rencana pembangunan jembatan Kapuas I bisa lancar tanpa kendala. Jika selesai  dikerjakan, paling tidak bisa menjadi solusi menekan kemacetan yang terjadi disana. Khususnya pada jam-jam tertentu,” katanya.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/