alexametrics
27 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Bazar Murah Masjid Ikhawanul Mukminin; Ambil Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

PONTIANAK- Berkonsep ambil sepuasnya bayar seikhlasnya, Pengurus Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam menggelar bazar murah, Minggu (5/1). Even perdana yang diawali dengan senam jantung ini sukses menyedot perhatian masyarakat.

Ragam makanan yang bisa dibeli dengan harga seikhlasnya. Aneka mie goreng dan ketan hitam telah tersaji di meja. Bagi yang ingin mencicipinya, cukup membayar seikhlasnya lewat kotak infaq pembangunan Pondok Tahfiz Quran Masjid Ikhwanul Mukminin.

Beragam aneka pakaian bekas layak pakai dari hasil sumbangan masyarakat pun tak kalah ramai dikunjungi. Kondisi pakaian yang sebagian besar tampak baru itu memudahkan masyarakat untuk memilih. Dari usia anak-anak hingga dewasa. Termasuk tas layak pakai tak luput jadi incaran.

Kegiatan ini juga didukung dengan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kubu Raya. Masyarakat rela antre demi mengetahui kadar kolesterol, gula darah dan asam urat pada tubuhnya.

Beberapa tampak senang karena hasilnya normal. Sementara ada juga yang mesti mengatur pola makan, karena tinggi kolesterol atau pun asam uratnya.

Baca Juga :  Kali Pertama Perbakin Kalbar Berkompetisi di Perhelatan PON

Selain bayar seikhlasnya, juga terdapat penjualan minyak dan telur dengan harga murah. Dalam waktu singkat, telur habis terjual.

Kegiatan ini juga melibatkan Toko Tani Indonesia, Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar. Beras yang dijual hanya Rp 8.800 per kilogramnya itu pun diburu pembeli.

Ahmad Efendi Lubis, Ketua Lembaga Masjid Ikhanul Mukminin mengatakan kegiatan ini dalam rangka menggerakkan perekonomian umat melalui masjid. Saat ini masjid ini juga telah memulai dengan penyediaan gas elpiji dan air minum. Ke depannya, kata dia ada sembako dan ikan segar dengan harga yang murah.

Ahmad Efendi mengatakan kegiatan sekaligus mempererat tali silaturahim dan meningkatkan kepedulian umat terhadap perkembangan tahfiz quran dilingkungan masjid. Ini juga salah satu cara lain masyarakat bersedekah. Hasil keuntungannya untuk proses pembangunan pondok tahfiz Alquran.

“Kami dalam proses pembangunan gedung tahfiz. Dalam dua bulan ke depan InsyaAllah rampung. Mohon doanya, semoga dapat mencetak generasi penghapal Alqur’an,” ucapnya.

Baca Juga :  Aplikasi Karya Putra Putri Daerah, Solusi Belajar Daring Selama Pandemi

Saat ini kata dia, sudah ada dua hafiz quran yang telah menyelesaikan hapalannya. Satu masih dalam proses menghapal. Kegiatan penghapalan didampingi Mursalin. Ke depan diharapkan semakin banyak lagi mencetak penghapal Alquran.

Ahmad Effendi mengatakan, memakmurkan masjid membutuhkan kerjasama pengurus dan jemaah. Tidak hanya dari sisi pembangunan saja, tetapi juga dari banyak hal. Beragam program dibentuk, terutama yang bermanfaat bagi umat.

“Alhamdulillah ada banyak donatur yang berpartisipasi,” jelasnya.

Melihat antusias masyarakat, even ini akan digelar kembali dengan konsep yang berbeda. “Mudah-mudahan berjalan lancar,” katanya.

Anang Ikhsan Nafiri, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar mengapresiasi tujuan pengurus dalam meningkatkan persaudaraan umat Islam melalui kegiatan ini.

Pihaknya pun senang bisa terlibat langsung, menyapa masyarakat dengan menyediakan beras harga murah. “Kalau bisa dilakukan terus untuk membangkitkan semangat umat muslim,” pungkasnya. (mrd)

PONTIANAK- Berkonsep ambil sepuasnya bayar seikhlasnya, Pengurus Masjid Ikhwanul Mukminin Sungai Raya Dalam menggelar bazar murah, Minggu (5/1). Even perdana yang diawali dengan senam jantung ini sukses menyedot perhatian masyarakat.

Ragam makanan yang bisa dibeli dengan harga seikhlasnya. Aneka mie goreng dan ketan hitam telah tersaji di meja. Bagi yang ingin mencicipinya, cukup membayar seikhlasnya lewat kotak infaq pembangunan Pondok Tahfiz Quran Masjid Ikhwanul Mukminin.

Beragam aneka pakaian bekas layak pakai dari hasil sumbangan masyarakat pun tak kalah ramai dikunjungi. Kondisi pakaian yang sebagian besar tampak baru itu memudahkan masyarakat untuk memilih. Dari usia anak-anak hingga dewasa. Termasuk tas layak pakai tak luput jadi incaran.

Kegiatan ini juga didukung dengan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kubu Raya. Masyarakat rela antre demi mengetahui kadar kolesterol, gula darah dan asam urat pada tubuhnya.

Beberapa tampak senang karena hasilnya normal. Sementara ada juga yang mesti mengatur pola makan, karena tinggi kolesterol atau pun asam uratnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalbar Gelar Pasar Murah Migor Curah, Rp11.500 Per Liter

Selain bayar seikhlasnya, juga terdapat penjualan minyak dan telur dengan harga murah. Dalam waktu singkat, telur habis terjual.

Kegiatan ini juga melibatkan Toko Tani Indonesia, Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar. Beras yang dijual hanya Rp 8.800 per kilogramnya itu pun diburu pembeli.

Ahmad Efendi Lubis, Ketua Lembaga Masjid Ikhanul Mukminin mengatakan kegiatan ini dalam rangka menggerakkan perekonomian umat melalui masjid. Saat ini masjid ini juga telah memulai dengan penyediaan gas elpiji dan air minum. Ke depannya, kata dia ada sembako dan ikan segar dengan harga yang murah.

Ahmad Efendi mengatakan kegiatan sekaligus mempererat tali silaturahim dan meningkatkan kepedulian umat terhadap perkembangan tahfiz quran dilingkungan masjid. Ini juga salah satu cara lain masyarakat bersedekah. Hasil keuntungannya untuk proses pembangunan pondok tahfiz Alquran.

“Kami dalam proses pembangunan gedung tahfiz. Dalam dua bulan ke depan InsyaAllah rampung. Mohon doanya, semoga dapat mencetak generasi penghapal Alqur’an,” ucapnya.

Baca Juga :  Jangan Lengah! Hari ini Kalbar Tambah 15 Kasus Positif Covid-19

Saat ini kata dia, sudah ada dua hafiz quran yang telah menyelesaikan hapalannya. Satu masih dalam proses menghapal. Kegiatan penghapalan didampingi Mursalin. Ke depan diharapkan semakin banyak lagi mencetak penghapal Alquran.

Ahmad Effendi mengatakan, memakmurkan masjid membutuhkan kerjasama pengurus dan jemaah. Tidak hanya dari sisi pembangunan saja, tetapi juga dari banyak hal. Beragam program dibentuk, terutama yang bermanfaat bagi umat.

“Alhamdulillah ada banyak donatur yang berpartisipasi,” jelasnya.

Melihat antusias masyarakat, even ini akan digelar kembali dengan konsep yang berbeda. “Mudah-mudahan berjalan lancar,” katanya.

Anang Ikhsan Nafiri, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kalbar mengapresiasi tujuan pengurus dalam meningkatkan persaudaraan umat Islam melalui kegiatan ini.

Pihaknya pun senang bisa terlibat langsung, menyapa masyarakat dengan menyediakan beras harga murah. “Kalau bisa dilakukan terus untuk membangkitkan semangat umat muslim,” pungkasnya. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/