alexametrics
26 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Dorong Litbang Rumuskan Percepatan Desa Mandiri

PONTIANAK—Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar) Leysandri memberikan sambutan sekaligus membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalbar, Rabu (4/3). Dalam kesempatan itu Balitbang Kalbar diharapkan bisa mendukung program desa mandiri dengan penelitian-penelitian yang ada.

“Salah satu sasaran pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar yang saya nilai memerlukan perhatian atau dukungan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan adalah terkait dengan upaya meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM),” katanya.

IDM yang dimaksud adalah bagaimana merubah desa dari yang sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju hingga menuju desa mandiri. IDM menurutnya bukan sekadar angka-angka yang tanpa makna. Tetapi merupakan penanda situasi yang dialami oleh desa berdasarkan tiga indeks yakni indeks ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi/lingkungan.

Baca Juga :  Berharap Kalbar juga Dapat Insentif Pajak Hotel dan Restoran

Artinya, status IDM yang melekat pada masing-masing desa menunjukkan keadaan yang sedang dialami oleh desa itu sendiri. “Situasi atau keadaan masyarakat desa tersebutlah yang perlu disoroti dengan serius dan teliti agar dapat dijadikan landasan berpikir guna merumuskan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian serta penerapan,” harapnya.

Ia menilai langkah-langkah yang sejauh ini telah dilakukan oleh berbagai pihak sehingga suatu desa dapat memperoleh predikat baik, dapat dijadikan acuan guna mendorong desa-desa lainnya mencapai predikat yang sama.

Sementara itu, desa yang masih berpredikat kurang baik dapat dipahami sebagai subjek yang perlu diperhatikan dan ditopang dengan berbagai pendekatan. “Salah satunya melalui kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian serta penerapan agar ke depannya dapat meningkatkan status kemandiriannya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Terminal ALBN Ambawang Masih Sepi

Sejalan dengan hal itu, Kepala Balitbang Kalbar Ansfridus mengatakan, maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjaring masukan dari berbagai pihak guna membangun singkronisasi. Sekaligus memberikan penajaman terhadap rencana kerja program dan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian serta penerapan (Litbangjirap) yang telah dirumuskan.

Balitbang Kalbar dikatakan terus mendukung percepatan pembentukan desa mandiri di provinsi ini. Dimana forum OPD ini juga salah satunya menghadirkan narasumber dari Bappeda Kalbar. Dalam paparannya Bappeda akan menyoroti strategi dan kebijakan Pemprov dalam peningkatan desa Mandiri. “Usulan-usulan dari peserta Forum OPD ini akan segera dibahas dan diputuskan oleh Majelis Pertimbangan yang diketuai oleh Gubernur Kalbar,” ujar Ansfridus. (bar/r)

PONTIANAK—Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar) Leysandri memberikan sambutan sekaligus membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kalbar, Rabu (4/3). Dalam kesempatan itu Balitbang Kalbar diharapkan bisa mendukung program desa mandiri dengan penelitian-penelitian yang ada.

“Salah satu sasaran pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar yang saya nilai memerlukan perhatian atau dukungan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan adalah terkait dengan upaya meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM),” katanya.

IDM yang dimaksud adalah bagaimana merubah desa dari yang sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju hingga menuju desa mandiri. IDM menurutnya bukan sekadar angka-angka yang tanpa makna. Tetapi merupakan penanda situasi yang dialami oleh desa berdasarkan tiga indeks yakni indeks ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi/lingkungan.

Baca Juga :  Terminal ALBN Ambawang Masih Sepi

Artinya, status IDM yang melekat pada masing-masing desa menunjukkan keadaan yang sedang dialami oleh desa itu sendiri. “Situasi atau keadaan masyarakat desa tersebutlah yang perlu disoroti dengan serius dan teliti agar dapat dijadikan landasan berpikir guna merumuskan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian serta penerapan,” harapnya.

Ia menilai langkah-langkah yang sejauh ini telah dilakukan oleh berbagai pihak sehingga suatu desa dapat memperoleh predikat baik, dapat dijadikan acuan guna mendorong desa-desa lainnya mencapai predikat yang sama.

Sementara itu, desa yang masih berpredikat kurang baik dapat dipahami sebagai subjek yang perlu diperhatikan dan ditopang dengan berbagai pendekatan. “Salah satunya melalui kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian serta penerapan agar ke depannya dapat meningkatkan status kemandiriannya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Aplikasi HAI AIMI Siap Uji Coba

Sejalan dengan hal itu, Kepala Balitbang Kalbar Ansfridus mengatakan, maksud diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjaring masukan dari berbagai pihak guna membangun singkronisasi. Sekaligus memberikan penajaman terhadap rencana kerja program dan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian serta penerapan (Litbangjirap) yang telah dirumuskan.

Balitbang Kalbar dikatakan terus mendukung percepatan pembentukan desa mandiri di provinsi ini. Dimana forum OPD ini juga salah satunya menghadirkan narasumber dari Bappeda Kalbar. Dalam paparannya Bappeda akan menyoroti strategi dan kebijakan Pemprov dalam peningkatan desa Mandiri. “Usulan-usulan dari peserta Forum OPD ini akan segera dibahas dan diputuskan oleh Majelis Pertimbangan yang diketuai oleh Gubernur Kalbar,” ujar Ansfridus. (bar/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/