alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Gandeng LAN RI untuk Pendampingan, Jadikan Pemprov Objek Wisata Birokrasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) terus memperbaki tata kelola pemerintahan dengan menciptakan inovasi-inovasi dalam birokrasi. Diharapkan ke depannya Kalbar bisa menjadi yang terbaik sehingga bisa menjadi objek wisata birokrasi bagi daerah lain. 

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

GUBERNUR Kalbar, Sutarmidji mengungkapkan, hal serupa sudah pernah dilakukan ketika ia menjabat Wali Kota Pontianak yang lalu. Pemkot Pontianak cukup berhasil dalam hal tata kelola pemerintahan dengan banyaknya inovasi dan penghargaan yang diraih.

Banyak daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang akhirnya datang berkunjung untuk belajar langsung ke Pontianak. Bahkan dalam satu tahun, Pemkot Pontianak pernah dikunjungi sampai 200-an pemerintah daerah. Masing-masing ingin belajar atau meniru inovasi yang sudah dilakukan.

“Sehingga bisa jadi pariwisata birokrasi, wisata birokrasi itu penting. Jadikan objek untuk mengajak orang datang ke kita. Bahkan Jayapura itu pernah mengirim 100 orang dalam waktu satu bulan,” ungkapnya usai menghadiri penandatanganan nota kesepakatan penguatan kapasitas Pemprov Kalbar, Kamis (4/3).

Baca Juga :  Yosepha Hasnah Sesalkan Dana Hibah Dikorupsi

Dengan banyaknya kunjungan pemerintah daerah lain, lanjut dia maka berdampak pada banyak hal. Termasuk dari sisi ekonomi, di mana pengunjung yang datang pasti menginap di hotel dan berbelanja di Kota Pontianak. “Semuanya kan jadi pendapatan daerah. Provinsi saya ingin itu juga, inovasi kita di kota bisa dicontoh daerah lain dan mereka belajar datang ke daerah kita. Jadi wisata birokrasi,” katanya.

Pencapaian tersebut, menurutnya, juga tak lepas dari kerja sama yang baik dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. LAN yang membantu sekaligus mendampingi pemerintah daerah untuk berinovasi lebih baik.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN)RI Adi Suryantomenyatakan kesiapan untuk melakukan pendampingan terhadap Pemprov Kalbar. Tujuannya agar bisa terus mengembangkan inovasi pelayanan publik menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Pelaku Industri Jasa Keuangan Kalbar Ikut Vaksinasi

“Seperti dulu Pak Gub masih menjadi Wali Kota Pontianak banyak sekali inovasi gagasan dan Kota Pontianak menjadi salah satu gagasan belajar inovasi dan banyak yang datang belajar lalu meniru. Jadi yang datang punya implikasi terhadap sektor lainnya,” ungkapnya.

Adi berharap ke depan Kalbar bisa menjadi salah satu tempat belajar inovasi terutama di sektor pelayanan publik. Karena ia melihat untuk pemerintah provinsi belum terlalu banyak yang menonjol dari sisi inovasi pelayanan publik. Kalbar harus bisa menjadi daerah percontohan bagi daerah tingkat provinsi lainnya.

“Kabupaten/kotasudah banyak,tapi provinsi masih sedikit invoasi terkait kewenangan dan juga yang dilakukan oleh provinsi, karena karakteristik ruang lingkup provinsi beda. Inovasi dan ciri khas di provinsi harus ditumbuhkembangkan,” pungkasnya.(*)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) terus memperbaki tata kelola pemerintahan dengan menciptakan inovasi-inovasi dalam birokrasi. Diharapkan ke depannya Kalbar bisa menjadi yang terbaik sehingga bisa menjadi objek wisata birokrasi bagi daerah lain. 

IDIL AQSA AKBARY, Pontianak

GUBERNUR Kalbar, Sutarmidji mengungkapkan, hal serupa sudah pernah dilakukan ketika ia menjabat Wali Kota Pontianak yang lalu. Pemkot Pontianak cukup berhasil dalam hal tata kelola pemerintahan dengan banyaknya inovasi dan penghargaan yang diraih.

Banyak daerah kabupaten/kota se-Indonesia yang akhirnya datang berkunjung untuk belajar langsung ke Pontianak. Bahkan dalam satu tahun, Pemkot Pontianak pernah dikunjungi sampai 200-an pemerintah daerah. Masing-masing ingin belajar atau meniru inovasi yang sudah dilakukan.

“Sehingga bisa jadi pariwisata birokrasi, wisata birokrasi itu penting. Jadikan objek untuk mengajak orang datang ke kita. Bahkan Jayapura itu pernah mengirim 100 orang dalam waktu satu bulan,” ungkapnya usai menghadiri penandatanganan nota kesepakatan penguatan kapasitas Pemprov Kalbar, Kamis (4/3).

Baca Juga :  LAKI: Gubernur Jangan Dahului Proses Hukum

Dengan banyaknya kunjungan pemerintah daerah lain, lanjut dia maka berdampak pada banyak hal. Termasuk dari sisi ekonomi, di mana pengunjung yang datang pasti menginap di hotel dan berbelanja di Kota Pontianak. “Semuanya kan jadi pendapatan daerah. Provinsi saya ingin itu juga, inovasi kita di kota bisa dicontoh daerah lain dan mereka belajar datang ke daerah kita. Jadi wisata birokrasi,” katanya.

Pencapaian tersebut, menurutnya, juga tak lepas dari kerja sama yang baik dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI. LAN yang membantu sekaligus mendampingi pemerintah daerah untuk berinovasi lebih baik.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN)RI Adi Suryantomenyatakan kesiapan untuk melakukan pendampingan terhadap Pemprov Kalbar. Tujuannya agar bisa terus mengembangkan inovasi pelayanan publik menjadi lebih baik.

Baca Juga :  Lokasi Permainan Meriam akan Dipermanenkan

“Seperti dulu Pak Gub masih menjadi Wali Kota Pontianak banyak sekali inovasi gagasan dan Kota Pontianak menjadi salah satu gagasan belajar inovasi dan banyak yang datang belajar lalu meniru. Jadi yang datang punya implikasi terhadap sektor lainnya,” ungkapnya.

Adi berharap ke depan Kalbar bisa menjadi salah satu tempat belajar inovasi terutama di sektor pelayanan publik. Karena ia melihat untuk pemerintah provinsi belum terlalu banyak yang menonjol dari sisi inovasi pelayanan publik. Kalbar harus bisa menjadi daerah percontohan bagi daerah tingkat provinsi lainnya.

“Kabupaten/kotasudah banyak,tapi provinsi masih sedikit invoasi terkait kewenangan dan juga yang dilakukan oleh provinsi, karena karakteristik ruang lingkup provinsi beda. Inovasi dan ciri khas di provinsi harus ditumbuhkembangkan,” pungkasnya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/