alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Pasar Murah Diserbu Ibu-ibu

PONTIANAK – Ibu-ibu di Kecamatan Pontianak Selatan terlihat antusias berbelanja kebutuhan bahan pokok padamurah yang digelar Pemerintah Kota Pontianak HUT ke-77 RI. Agus Mulyani membeli kebutuhan pokok seperti gula, terigu, beras dan daging ayam yang dijual di halaman Kantor Camat Pontianak Selatan, Kamis (4/8) pagi.

Menurut Agus Mulyani, harga barang-barang yang dijual di pasar murah tersebut lebih miring dibanding barang yang dijual di pasaran.

“Harganya lumayan miring. Sehingga kami ibu-ibu rumah tangga ini menjadi terbantu,” kata Mulyani. Ia berharap, kedepannya semakin banyak program pasar murah seperti ini.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, operasi pasar murah memang rutin dilaksanakan pada momen menjelang hari raya maupun peringatan hari besar lainnya seperti HUT ke-77 RI tahun ini.

Digelarnya pasar murah ini juga dalam upaya stabilisasi harga sebagai bagian dari program tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dalam mengendalikan inflasi di Pontianak.

Baca Juga :  Pemprov Kalbar Gelar Pasar Murah Migor Curah, Rp11.500 Per Liter

“Pasar murah ini juga untuk memperingkas jarak antara penjual dan pembeli dengan harga bahan pokok yang murah,” ujarnya.

Edi berharap, masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang relatif murah dari pasaran. Kehadiran pasar murah ini bisa membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok makanan dengan harga lebih murah dari harga di pasaran.

“Pasar murah ini juga merupakan upaya pemerintah untuk ketahanan pangan,” katanya.

Menurutnya, selain meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, gelar pangan murah ini juga untuk menjaga stabilitas harga lebih terkendali. Apalagi di tengah kondisi pandemi ini daya beli masyarakat menurun.

“Kita berharap pasar murah seperti ini terus berkelanjutan, tidak hanya pada momen saat ini saja, tetapi pada kesempatan lainnya bisa kembali digelar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Junaidi memaparkan, pihaknya bekerjasama dengan Bulog Divre Kalbar, Kios KTI, PT Pondan Food, CV Jaya Abadi, PT Garam dan PT Bina Karya Prima, menggelar pasar murah di enam kecamatan. Pasar Murah dibuka mulai pukul 08.00 hingga selesai.

Baca Juga :  Warga Pontianak Senang Berbelanja di Gelar Pangan Murah

“Jadwalnya dilaksanakan secara bergiliran di masing-masing kecamatan,” terangnya.

Dimulai dari Kecamatan Pontianak Selatan tanggal 4 Agustus 2022, Pontianak Barat 9 Agustus, Pontianak Tenggara 10 Agustus, Pontianak Kota 11 Agustus, Pontianak Timur 16 Agustus dan berakhir di Pontianak Utara 18 Agustus.

Adapun komoditi yang dijual di antaranya beras, telur, daging ayam, tepung terigu, garam, paket sembako berisi minyak goreng satu liter, tepung terigu kemasan satu bungkus, garam satu bungkus dan mi instan empat hingga lima bungkus. Junaidi berkata, pembelian tidak dibatasi, siapa saja bisa membelinya asalkan warga setempat dan untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk diperjualbelikan lagi.

“Pasar murah ini tanpa menggunakan kupon dan kuota,” pungkasnya. (arf)

PONTIANAK – Ibu-ibu di Kecamatan Pontianak Selatan terlihat antusias berbelanja kebutuhan bahan pokok padamurah yang digelar Pemerintah Kota Pontianak HUT ke-77 RI. Agus Mulyani membeli kebutuhan pokok seperti gula, terigu, beras dan daging ayam yang dijual di halaman Kantor Camat Pontianak Selatan, Kamis (4/8) pagi.

Menurut Agus Mulyani, harga barang-barang yang dijual di pasar murah tersebut lebih miring dibanding barang yang dijual di pasaran.

“Harganya lumayan miring. Sehingga kami ibu-ibu rumah tangga ini menjadi terbantu,” kata Mulyani. Ia berharap, kedepannya semakin banyak program pasar murah seperti ini.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, operasi pasar murah memang rutin dilaksanakan pada momen menjelang hari raya maupun peringatan hari besar lainnya seperti HUT ke-77 RI tahun ini.

Digelarnya pasar murah ini juga dalam upaya stabilisasi harga sebagai bagian dari program tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dalam mengendalikan inflasi di Pontianak.

Baca Juga :  Pasar Murah Ringankan Beban Masyarakat

“Pasar murah ini juga untuk memperingkas jarak antara penjual dan pembeli dengan harga bahan pokok yang murah,” ujarnya.

Edi berharap, masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang relatif murah dari pasaran. Kehadiran pasar murah ini bisa membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok makanan dengan harga lebih murah dari harga di pasaran.

“Pasar murah ini juga merupakan upaya pemerintah untuk ketahanan pangan,” katanya.

Menurutnya, selain meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, gelar pangan murah ini juga untuk menjaga stabilitas harga lebih terkendali. Apalagi di tengah kondisi pandemi ini daya beli masyarakat menurun.

“Kita berharap pasar murah seperti ini terus berkelanjutan, tidak hanya pada momen saat ini saja, tetapi pada kesempatan lainnya bisa kembali digelar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Junaidi memaparkan, pihaknya bekerjasama dengan Bulog Divre Kalbar, Kios KTI, PT Pondan Food, CV Jaya Abadi, PT Garam dan PT Bina Karya Prima, menggelar pasar murah di enam kecamatan. Pasar Murah dibuka mulai pukul 08.00 hingga selesai.

Baca Juga :  Bazar Murah Masjid Ikhawanul Mukminin; Ambil Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

“Jadwalnya dilaksanakan secara bergiliran di masing-masing kecamatan,” terangnya.

Dimulai dari Kecamatan Pontianak Selatan tanggal 4 Agustus 2022, Pontianak Barat 9 Agustus, Pontianak Tenggara 10 Agustus, Pontianak Kota 11 Agustus, Pontianak Timur 16 Agustus dan berakhir di Pontianak Utara 18 Agustus.

Adapun komoditi yang dijual di antaranya beras, telur, daging ayam, tepung terigu, garam, paket sembako berisi minyak goreng satu liter, tepung terigu kemasan satu bungkus, garam satu bungkus dan mi instan empat hingga lima bungkus. Junaidi berkata, pembelian tidak dibatasi, siapa saja bisa membelinya asalkan warga setempat dan untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk diperjualbelikan lagi.

“Pasar murah ini tanpa menggunakan kupon dan kuota,” pungkasnya. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/