alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Demokrat Minta Kader di Kalbar Tetap Semangat

PONTIANAKPOST.CO.ID – Partai Demokrat prihatin atas kejadian yang menimpa Ketua DPD PD Kalimantan Barat (Kalbar) Suryadman Gidot yang tersangkut persoalan hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami mendukung beliau untuk berkonsentrasi penuh menghadapi kasus hukum beliau,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD Hinca Pandjaitan dalam siaran persnya, Kamis (5/9).

Menurut Hinca, Partai Demokrat memiliki aturan internal. Dia menyatakan, semua kader di seluruh Indonesia juga sudah menandatangani pakta intergritas, yang menyebutkan antara lain apabila ditetapkan sebagai tersangka maka konsekuensinya adalah diberhentikan.
“Kami mendengar bahwa pihak keluarga sudah menyediakan pengacara untuk membantu beliau dalam rangka pendampingan proses hukum di KPK,” ujar anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di PD itu.

Baca Juga :  Demokrat Bakal Pecat Suryadman Gidot

Namun sebagai kader partai, Hinca menegaskan, pihaknya akan membantu pendampingan apabila yang bersangkutan memerlukannya. “Kami juga sangat terbuka memberikan bantuan apabila keluarga meminta dukungan bantuan hukum tambahan,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPR itu mengimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat di Kalimantan Barat, untuk tetap semangat menjalankan aktivitas dan tugas-tugas partai melayani masyarakat. “Dengan tetap menghormati dan mengindahkan hukum dan etika,” tegasnya. (ody)

PONTIANAKPOST.CO.ID – Partai Demokrat prihatin atas kejadian yang menimpa Ketua DPD PD Kalimantan Barat (Kalbar) Suryadman Gidot yang tersangkut persoalan hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami mendukung beliau untuk berkonsentrasi penuh menghadapi kasus hukum beliau,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD Hinca Pandjaitan dalam siaran persnya, Kamis (5/9).

Menurut Hinca, Partai Demokrat memiliki aturan internal. Dia menyatakan, semua kader di seluruh Indonesia juga sudah menandatangani pakta intergritas, yang menyebutkan antara lain apabila ditetapkan sebagai tersangka maka konsekuensinya adalah diberhentikan.
“Kami mendengar bahwa pihak keluarga sudah menyediakan pengacara untuk membantu beliau dalam rangka pendampingan proses hukum di KPK,” ujar anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di PD itu.

Baca Juga :  Tim PKM Teknik Industri Gelar Sharing Teknologi dan Informasi di Siantan

Namun sebagai kader partai, Hinca menegaskan, pihaknya akan membantu pendampingan apabila yang bersangkutan memerlukannya. “Kami juga sangat terbuka memberikan bantuan apabila keluarga meminta dukungan bantuan hukum tambahan,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPR itu mengimbau kepada seluruh kader Partai Demokrat di Kalimantan Barat, untuk tetap semangat menjalankan aktivitas dan tugas-tugas partai melayani masyarakat. “Dengan tetap menghormati dan mengindahkan hukum dan etika,” tegasnya. (ody)

Most Read

Tahun Baru di Tengah Pagebluk Covid-19.

Dapat Berkontribusi Buat Daerah

Wabup Ikuti Peringatan HUT Otda

Volume Sampah Nambah 50 Persen

Bisa Batal jadi PNS

Artikel Terbaru

/