alexametrics
26.7 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Pemkot Terima Hibah Rumah Tua di Pinggir Kapuas

Usia Lebih dari Seabad, Sarat akan Nilai Budaya

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Pontianak menerima hibah sebuah rumah tua yang terletak di pinggir Sungai Kapuas, Gang H Salmah, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara. Penyerahan hibah dari Abdurachman Arief ini dilakukan ahli waris, Yanuar yang ditandai dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima Hibah oleh kedua pihak di Ruang Tamu VIP Kantor Wali Kota, Senin (4/11).

—-

Yanuar, ahli waris dari Abdurachman Arief, menerangkan, bangunan tersebut berdiri sejak tahun 1918 atau sudah mencapai usia 100 tahun dengan material kayu belian. Niat pihaknya selaku ahli waris untuk menghibahkan bangunan bernilai budaya ini ternyata mendapat respon positif dari Wali Kota Pontianak.

“Kami dengan senang hati menghibahkan segalanya dan direspon positif oleh Pak Wali Kota. Beliau juga menyanggupi untuk merestorasi kembali sehingga nanti ketika sudah dibangun kembali dapat menjadi ikon baru di Kota Pontianak,” ungkapnya.

Ia yakin ketika selesai direstorasi dan kembali pada bentuk aslinya, bangunan itu akan menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Kota Pontianak. Dengan demikian, diharapkan bisa memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat di sekitarnya. “Saya sangat mengapresiasi kepada Bapak Wali Kota Pontianak beserta jajarannya sehingga apa yang kami inginkan agar bangunan ini menjadi cagar budaya bisa terealisasi,” tutur Yanuar.

Baca Juga :  Mahasiswa Sambas Minta Jumardi Dibebaskan

Wali Kota, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pihaknya bersama ahli waris telah menandatangani berita acara serah terima aset berupa bangunan dan tanah yang ada di pinggir Sungai Kapuas, tepatnya di Gang H Salmah. Total luas tanahnya mencapai 1.428 meter persegi. Bangunan itu akan direstorasi dengan mengembalikan kepada bentuk serta material aslinya, yakni kayu belian. Diharapkan rumah ini nanti dapat menjadi salah satu representasi asal muasal Kota Pontianak.

“Fungsinya nanti sebagai rumah budaya, sebagai destinasi berbagai kegiatan berkaitan dengan budaya. Salah satu titik destinasi baru untuk Kota Pontianak yang bisa diakses lewat darat maupun sungai,” terangnya.

Aset yang diserahkan ahli waris kepada Pemkot Pontianak ini akan dikelola sebagai cagar budaya. Penyerahan hibah oleh ahli waris ini selaras dengan keinginan dirinya untuk mendata bangunan-bangunan dengan kategori sebagai cagar budaya terutama yang berada di sepanjang Sungai Kapuas.

Baca Juga :  Kayong Utara Terima Hibah dua Kapal

“Keberadaan rumah ini yang nantinya direstorasi sangat menunjang penataan program kota baru melalui pembangunan waterfront-nya karena letaknya di pinggir Sungai Kapuas,” kata Edi.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini menyambut positif hibah yang diserahkan pihak ahli waris dari Abdurachman Arief. Hal ini dianggapnya kado istimewa bagi Kota Pontianak yang baru saja merayakan ulang tahun ke-248. “Saya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama Pemkot Pontianak yang diserahkan oleh ahli waris untuk dikelola Pemkot Pontianak,” pungkasnya.

Usai penandatanganan berita acara serah terima hibah dan penyerahan sertifikat tanah, Wali Kota Pontianak bersama pihak ahli waris meninjau ke lokasi bangunan rumah yang dihibahkan dengan menyusuri Sungai Kapuas menggunakan kapal wisata.(iza/r)

Usia Lebih dari Seabad, Sarat akan Nilai Budaya

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Pontianak menerima hibah sebuah rumah tua yang terletak di pinggir Sungai Kapuas, Gang H Salmah, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara. Penyerahan hibah dari Abdurachman Arief ini dilakukan ahli waris, Yanuar yang ditandai dengan penandatangan Berita Acara Serah Terima Hibah oleh kedua pihak di Ruang Tamu VIP Kantor Wali Kota, Senin (4/11).

—-

Yanuar, ahli waris dari Abdurachman Arief, menerangkan, bangunan tersebut berdiri sejak tahun 1918 atau sudah mencapai usia 100 tahun dengan material kayu belian. Niat pihaknya selaku ahli waris untuk menghibahkan bangunan bernilai budaya ini ternyata mendapat respon positif dari Wali Kota Pontianak.

“Kami dengan senang hati menghibahkan segalanya dan direspon positif oleh Pak Wali Kota. Beliau juga menyanggupi untuk merestorasi kembali sehingga nanti ketika sudah dibangun kembali dapat menjadi ikon baru di Kota Pontianak,” ungkapnya.

Ia yakin ketika selesai direstorasi dan kembali pada bentuk aslinya, bangunan itu akan menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Kota Pontianak. Dengan demikian, diharapkan bisa memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat di sekitarnya. “Saya sangat mengapresiasi kepada Bapak Wali Kota Pontianak beserta jajarannya sehingga apa yang kami inginkan agar bangunan ini menjadi cagar budaya bisa terealisasi,” tutur Yanuar.

Baca Juga :  Baznas KKR, FKPAI KKR dan KAHMI KKR Berkolaborasi Berikan Bantuan

Wali Kota, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pihaknya bersama ahli waris telah menandatangani berita acara serah terima aset berupa bangunan dan tanah yang ada di pinggir Sungai Kapuas, tepatnya di Gang H Salmah. Total luas tanahnya mencapai 1.428 meter persegi. Bangunan itu akan direstorasi dengan mengembalikan kepada bentuk serta material aslinya, yakni kayu belian. Diharapkan rumah ini nanti dapat menjadi salah satu representasi asal muasal Kota Pontianak.

“Fungsinya nanti sebagai rumah budaya, sebagai destinasi berbagai kegiatan berkaitan dengan budaya. Salah satu titik destinasi baru untuk Kota Pontianak yang bisa diakses lewat darat maupun sungai,” terangnya.

Aset yang diserahkan ahli waris kepada Pemkot Pontianak ini akan dikelola sebagai cagar budaya. Penyerahan hibah oleh ahli waris ini selaras dengan keinginan dirinya untuk mendata bangunan-bangunan dengan kategori sebagai cagar budaya terutama yang berada di sepanjang Sungai Kapuas.

Baca Juga :  Gapki Kecam Pencurian Sawit Berujung Pembunuhan

“Keberadaan rumah ini yang nantinya direstorasi sangat menunjang penataan program kota baru melalui pembangunan waterfront-nya karena letaknya di pinggir Sungai Kapuas,” kata Edi.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini menyambut positif hibah yang diserahkan pihak ahli waris dari Abdurachman Arief. Hal ini dianggapnya kado istimewa bagi Kota Pontianak yang baru saja merayakan ulang tahun ke-248. “Saya juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama Pemkot Pontianak yang diserahkan oleh ahli waris untuk dikelola Pemkot Pontianak,” pungkasnya.

Usai penandatanganan berita acara serah terima hibah dan penyerahan sertifikat tanah, Wali Kota Pontianak bersama pihak ahli waris meninjau ke lokasi bangunan rumah yang dihibahkan dengan menyusuri Sungai Kapuas menggunakan kapal wisata.(iza/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/