alexametrics
30 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Taat Prokes Agar Bioskop Tak Jadi Kluster

PONTIANAK – Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfidar Zaedar meminta pengelola atau pengusaha bioskop yang sudah beroperasional untuk menaati sejumlah protokol kesehatan.

Ia melanjutkan kepatuhan itu sebagai bentuk kontrol di masa pandemi Covid-29, tidak hanya bagi kepada karyawan maupun penonton bioskop.

“Jika kemudian bioskop itu sudah dibuka maka harus menaati protokol kesehatan. Kepatuhan itu menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Zulfidar di Pontianak, kemarin.

Ia mengkhawatirkan jika protokol kesehatan itu tidak dipatuhi ada risiko timbulnya klaster baru. Sementara pembukaan bioskop itu juga dimaksudkan agar roda ekonomi bergerak. “Ini juga menyangkut PAD. Baik dari potongan pajak pada film atau pada parkir,” kata dia.

Zulfidar menambahkan dibuka kembali bioskop juga berkaitan dengan pekerja yang sudah lama tidak bekerja. Jika kemudian dibuka maka mempekerjakan kembali mereka yang sempat dirumahkan.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas layanan,¬†Pemkot dan PLN UP3 Pontianak Jalin Kerjasama

“Berkaitan juga dengan karyawan. Ada penjual makanan. Artinya jika dimungkinan ya buka saja dan tetap patuhi protokol kesehatan,” jelas politis PAN ini.

Selain itu ia juga mengingatkan agar harga tiket diturunkan. Hal ini karena harga tiket di Pontianak lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

Salah seorang penikmat bioskop, Akwilina mendukung jika bioskop dibuka kembali. “Sebagai penikmat film tentu hal ini didukung dengan harapan pembukaan bioskop sebagai hiburan bisa dinikmati masyarakat secara kontinyu alias tidak ditutup lagi,” kata dia.

Dia berharap protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Antara lain dengan menjaga jarak, memakai masker dan tidak lupa mencuci tangan. “Jadi penonton memang dibatasi jaraknya atau terpisah satu kursi, tidak seperti biasanya lagi,” ujarnya.bio

Baca Juga :  Yuk! Intip Inspirasi dari 250 UMK di PLN TJSL Fest 2021

Ia menambahkan saat ini bioskop transmart yang sudah lebih dulu dibuka. Pengelola diakuiunya sudah menerapkan protokol bagi penonton.

Pertama penonton yang datang harus melakukan cek suhu tubuh dilanjutkan dengan mengisi data terkait tidak sedang sakit dan lainnya. Setelah itu baru diperkenankan masuk ke dalam.

Begitu pula transaksi disarankan dengan nontunai. Kalau pun mesti tunai, petugas atau kasir akan mengembalilkan uang konsumen di dalam plastik untuk meminimalisir kontak dengan tangan.

Selanjutnya saat akan masuk ke studio juga penonton yang diminta untuk memotong tiket sendiri atau tidak lagi dilakukan petugas di pintu depan studio.(mnk)

PONTIANAK – Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfidar Zaedar meminta pengelola atau pengusaha bioskop yang sudah beroperasional untuk menaati sejumlah protokol kesehatan.

Ia melanjutkan kepatuhan itu sebagai bentuk kontrol di masa pandemi Covid-29, tidak hanya bagi kepada karyawan maupun penonton bioskop.

“Jika kemudian bioskop itu sudah dibuka maka harus menaati protokol kesehatan. Kepatuhan itu menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Zulfidar di Pontianak, kemarin.

Ia mengkhawatirkan jika protokol kesehatan itu tidak dipatuhi ada risiko timbulnya klaster baru. Sementara pembukaan bioskop itu juga dimaksudkan agar roda ekonomi bergerak. “Ini juga menyangkut PAD. Baik dari potongan pajak pada film atau pada parkir,” kata dia.

Zulfidar menambahkan dibuka kembali bioskop juga berkaitan dengan pekerja yang sudah lama tidak bekerja. Jika kemudian dibuka maka mempekerjakan kembali mereka yang sempat dirumahkan.

Baca Juga :  Uji Coba Belajar Tatap Muka di Sekolah

“Berkaitan juga dengan karyawan. Ada penjual makanan. Artinya jika dimungkinan ya buka saja dan tetap patuhi protokol kesehatan,” jelas politis PAN ini.

Selain itu ia juga mengingatkan agar harga tiket diturunkan. Hal ini karena harga tiket di Pontianak lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

Salah seorang penikmat bioskop, Akwilina mendukung jika bioskop dibuka kembali. “Sebagai penikmat film tentu hal ini didukung dengan harapan pembukaan bioskop sebagai hiburan bisa dinikmati masyarakat secara kontinyu alias tidak ditutup lagi,” kata dia.

Dia berharap protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Antara lain dengan menjaga jarak, memakai masker dan tidak lupa mencuci tangan. “Jadi penonton memang dibatasi jaraknya atau terpisah satu kursi, tidak seperti biasanya lagi,” ujarnya.bio

Baca Juga :  Layar Bioskop Sudah Dibuka di Wilayah PPKM Level 2 dan 3, Penonton Wajib Patuhi Syarat untuk Masuk

Ia menambahkan saat ini bioskop transmart yang sudah lebih dulu dibuka. Pengelola diakuiunya sudah menerapkan protokol bagi penonton.

Pertama penonton yang datang harus melakukan cek suhu tubuh dilanjutkan dengan mengisi data terkait tidak sedang sakit dan lainnya. Setelah itu baru diperkenankan masuk ke dalam.

Begitu pula transaksi disarankan dengan nontunai. Kalau pun mesti tunai, petugas atau kasir akan mengembalilkan uang konsumen di dalam plastik untuk meminimalisir kontak dengan tangan.

Selanjutnya saat akan masuk ke studio juga penonton yang diminta untuk memotong tiket sendiri atau tidak lagi dilakukan petugas di pintu depan studio.(mnk)

Most Read

Artikel Terbaru

/