alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

PTPN XIII Dukung Kejati Kalbar Tuntaskan Kasus Korupsi

PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) telah melakukan penahanan terhadap para tersangka perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang melibatkan pensiunan dan karyawan PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII), serta tiga orang dari kalangan swasta, Rabu (3/3) yang lalu. Akan hal ini, PTPN XIII menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Penyidik Kajati Kalbar.

“Bagaimanapun hukum adalah jalan peradaban untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Semua pihak wajib bekerjasama dengan aparat hukum untuk pemberantasan korupsi,” kata Direktur PTPN XIII, Alexander Maha, Jumat (5/3).

Seperti diketahui, perkara dugaan Tipikor tersebut terkait dengan pekerjaan Penanaman Kelapa Sawit seluas 1.150 Ha di Kebun Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, yang terjadi pada kurun waktu 2012-2014. Adapun nilai kerugian keuangan Negara mencapai Rp. 854.040.325,04 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif oleh BPK RI. Penahanan telah dilakukan oleh Kejati Kalbar terhadap lima orang tersangka, antara lain SDS (Pensiunan PTPN XIII), FH (Karyawan Aktif PTPN XIII), serta HL, AB, dan MS, yang merupakan pihak swasta.

Baca Juga :  Meninggal Disengat Tawon

“Kami percaya Tim Penyidik bekerja transparan, objektif dan profesional. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kejati Kalbar yang telah memproses laporan ini,” tuturnya.

Alexander Maha menegaskan dukungan PTPN XIII terhadap upaya pemberantasan korupsi serta tindakan pelanggaran hukum lainnya akan dilakukan secara konsisten. Hal ini diwujudkan dengan diambilnya langkah tegas terhadap karyawan yang diduga melakukan kecurangan yang menyebabkan Perusahaan mengalami kerugian, antara lain dengan melaporkan tindakan tersebut kepada pihak yang berwajib untuk mendapatkan penanganan hukum.

“Kami menyadari bahwa salah satu kunci untuk pencapaian kinerja terbaik adalah mengelola Perusahaan dengan dilandasi nilai-nilai dan kultur integritas dengan memelihara kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap tindakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejati Kalbar Masih Buru 12 Buronan

Dirinya berharap, kejadian ini dapat menjadi momen penting bagi seluruh karyawan Perusahaan untuk lebih berhati-hati dalam bekerja, serta menghindarkan diri dari penyimpangan dan perilaku yang tidak patut sesuai standar etik dan peraturan perundangan yang berlaku.

“Dengan usaha dan kerja keras dari karyawan yang memiliki kualitas dan berintegritas, diharapkan kondisi Perusahaan dapat kembali sehat,” pungkasnya. (sti/ser)

PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) telah melakukan penahanan terhadap para tersangka perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang melibatkan pensiunan dan karyawan PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII), serta tiga orang dari kalangan swasta, Rabu (3/3) yang lalu. Akan hal ini, PTPN XIII menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Penyidik Kajati Kalbar.

“Bagaimanapun hukum adalah jalan peradaban untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Semua pihak wajib bekerjasama dengan aparat hukum untuk pemberantasan korupsi,” kata Direktur PTPN XIII, Alexander Maha, Jumat (5/3).

Seperti diketahui, perkara dugaan Tipikor tersebut terkait dengan pekerjaan Penanaman Kelapa Sawit seluas 1.150 Ha di Kebun Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, yang terjadi pada kurun waktu 2012-2014. Adapun nilai kerugian keuangan Negara mencapai Rp. 854.040.325,04 berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif oleh BPK RI. Penahanan telah dilakukan oleh Kejati Kalbar terhadap lima orang tersangka, antara lain SDS (Pensiunan PTPN XIII), FH (Karyawan Aktif PTPN XIII), serta HL, AB, dan MS, yang merupakan pihak swasta.

Baca Juga :  Kejati Kalbar Masih Buru 12 Buronan

“Kami percaya Tim Penyidik bekerja transparan, objektif dan profesional. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kejati Kalbar yang telah memproses laporan ini,” tuturnya.

Alexander Maha menegaskan dukungan PTPN XIII terhadap upaya pemberantasan korupsi serta tindakan pelanggaran hukum lainnya akan dilakukan secara konsisten. Hal ini diwujudkan dengan diambilnya langkah tegas terhadap karyawan yang diduga melakukan kecurangan yang menyebabkan Perusahaan mengalami kerugian, antara lain dengan melaporkan tindakan tersebut kepada pihak yang berwajib untuk mendapatkan penanganan hukum.

“Kami menyadari bahwa salah satu kunci untuk pencapaian kinerja terbaik adalah mengelola Perusahaan dengan dilandasi nilai-nilai dan kultur integritas dengan memelihara kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap tindakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Bengkayang Resmi Tersangka Suap di KPK

Dirinya berharap, kejadian ini dapat menjadi momen penting bagi seluruh karyawan Perusahaan untuk lebih berhati-hati dalam bekerja, serta menghindarkan diri dari penyimpangan dan perilaku yang tidak patut sesuai standar etik dan peraturan perundangan yang berlaku.

“Dengan usaha dan kerja keras dari karyawan yang memiliki kualitas dan berintegritas, diharapkan kondisi Perusahaan dapat kembali sehat,” pungkasnya. (sti/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/