alexametrics
27.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Maling Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Polisi

PONTIANAK – Dua pelaku pencurian spesialis rumah dalam keadaan ditinggal penghuninya berhasil ditangkap polisi. Kedua pelaku adalah Satimin alias Min dan Fauzi. Kedua pelaku diketahui beraksi di Jalan Parit Haji Husein 2, Kecamatan Pontianak Tenggara pada Sabtu 17 Juli 2022.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto mengatakan, pada 2 Agustus 2022, pihaknya menerima laporan dari korban, jika rumahnya telah dibobol pencuri. Indra menerangkan, adapun barang-barang berharga milik korban yang hilang, yakni satu unit laptop beserta pengecas, satu unit netbook, satu unit telepon genggam lipat dan satu unit arloji.

“Tak hanya itu, korban juga mengaku jika uangnya sebesar Rp1,1 juta juga raib. Akibat kejadian itu total kerugian yang dialami sebesar Rp5 juta lebih,” kata Indra, Jumat (5/8).

Baca Juga :  Tiga Bandit yang Bikin Resah di Pontianak telah Ditangkap

Menindaklanjuti laporan korban, lanjut Indra, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan di tempat kejadian. Memeriksa saksi-saksi untuk mendalami identitas pelaku.

Indra mengatakan, dari hasil penyelidikan, pada Kamis 4 Agustus 2022 sekitar pukul 13.00, didapat informasi bahwa diduga pelaku sedang berada di pasar Parit Besar, Jalan Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Selatan.

Indra menerangkan, dari informasi itu pihaknya langsung bergerak menuju alamat yang dimaksud. Sesampai pasar Parit Besar, anggota  melakukan penangkapan terhadap pelaku, Satimin. Kemudian dari interogasi pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di rumah korban bersama temannya, Fauzi.

“Dari keterangan pelaku pertama, kami lakukan pengembangan. Pelaku kedua yakni Fauzi berhasil ditangkap di Jalan Tanjung Raya 2, Kecamatan Pontianak Timur,” ungkap Indra.

Baca Juga :  Lima Bandit yang Resahkan Warga di Kota Pontianak Berhasil Diringkus Polisi

Indra menjelaskan, dari keterangan para pelaku, diketahui yang bertugas masuk ke dalam rumah korban adalah Satimin. Sedangkan Fauzi bertugas menunggu dan mengawasi sekelilingnya di luar rumah korban.

Indra mengungkapkan, kedua pelaku menerangkan bahwa uang penjualan barang-barang berharga milik korban yang didapat dari hasil kejahatannya dibagi dua masing-masing mendapat uang sebesar Rp2 juta. Adapun keduanya menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari hari dan membeli sabu.

“Pelaku mengaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak pintu belakang,” ungkap Indra. Indra menegaskan, terhadap kedua pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (adg)

PONTIANAK – Dua pelaku pencurian spesialis rumah dalam keadaan ditinggal penghuninya berhasil ditangkap polisi. Kedua pelaku adalah Satimin alias Min dan Fauzi. Kedua pelaku diketahui beraksi di Jalan Parit Haji Husein 2, Kecamatan Pontianak Tenggara pada Sabtu 17 Juli 2022.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto mengatakan, pada 2 Agustus 2022, pihaknya menerima laporan dari korban, jika rumahnya telah dibobol pencuri. Indra menerangkan, adapun barang-barang berharga milik korban yang hilang, yakni satu unit laptop beserta pengecas, satu unit netbook, satu unit telepon genggam lipat dan satu unit arloji.

“Tak hanya itu, korban juga mengaku jika uangnya sebesar Rp1,1 juta juga raib. Akibat kejadian itu total kerugian yang dialami sebesar Rp5 juta lebih,” kata Indra, Jumat (5/8).

Baca Juga :  Polisi Bagi-bagi Takjil

Menindaklanjuti laporan korban, lanjut Indra, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan di tempat kejadian. Memeriksa saksi-saksi untuk mendalami identitas pelaku.

Indra mengatakan, dari hasil penyelidikan, pada Kamis 4 Agustus 2022 sekitar pukul 13.00, didapat informasi bahwa diduga pelaku sedang berada di pasar Parit Besar, Jalan Tanjungpura, Kecamatan Pontianak Selatan.

Indra menerangkan, dari informasi itu pihaknya langsung bergerak menuju alamat yang dimaksud. Sesampai pasar Parit Besar, anggota  melakukan penangkapan terhadap pelaku, Satimin. Kemudian dari interogasi pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di rumah korban bersama temannya, Fauzi.

“Dari keterangan pelaku pertama, kami lakukan pengembangan. Pelaku kedua yakni Fauzi berhasil ditangkap di Jalan Tanjung Raya 2, Kecamatan Pontianak Timur,” ungkap Indra.

Baca Juga :  Anggota Polisi Ditikam

Indra menjelaskan, dari keterangan para pelaku, diketahui yang bertugas masuk ke dalam rumah korban adalah Satimin. Sedangkan Fauzi bertugas menunggu dan mengawasi sekelilingnya di luar rumah korban.

Indra mengungkapkan, kedua pelaku menerangkan bahwa uang penjualan barang-barang berharga milik korban yang didapat dari hasil kejahatannya dibagi dua masing-masing mendapat uang sebesar Rp2 juta. Adapun keduanya menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari hari dan membeli sabu.

“Pelaku mengaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak pintu belakang,” ungkap Indra. Indra menegaskan, terhadap kedua pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/