alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat RT/RW

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pihaknya akan membentuk Satgas Penanganan Covid-19 tingkat RT/RW.

Saat ini, pihaknya sedang menyusun komponen yang diperlukan dalam pembentukan satgas tingkat RT/RW, mulai dari sistem kerja, standar operasionalnya, bantuan dan apa yang harus dikerjakan oleh masyarakat.

“Satgas untuk tingkat kelurahan sudah terbentuk, kita ingin melibatkan semua pihak dalam melawan Covid-19 ini,” ujarnya, Kamis (5/11).

Dengan melibatkan RT/RW, dirinya berharap penanganan Covid-19 lebih efektif hingga ke pelosok. Menurutnya, masyarakat semua sudah paham bahwa Covid-19 ini memang ada. Masyarakat juga tahu langkah apa yang dilakukan agar tidak tertular dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pakai masker, cuci tangan, menahan diri serta menjaga jarak,” tuturnya.

Baca Juga :  Tersisa 19 Jemaah Calon Haji Belum Konfirmasi, Tidak Lapor Dianggap Mundur

Edi menambahkan, mencermati gelombang kedua Covid-19 ini, memang lebih banyak yang bergejala. Berbeda dengan sebelumnya, sekarang ini uji usap atau swab diutamakan terhadap mereka yang bergejala.

“Kalau ada yang merasa demam atau tidak enak badan, mereka datang ke fasilitas kesehatan dan melakukan swab,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, langkah tracing terhadap mereka yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga tetap dilakukan. Bagi mereka yang tidak bergejala, ia meminta untuk disiplin melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Sedangkan mereka yang bergejala, pihaknya melakukan perawatan hingga pasien tersebut sembuh. “Kami harapkan pekan terakhir ini jumlah kasus Covid-19 semakin menurun,” harapnya. (mse)

Baca Juga :  Taman DPRD Bisa Buat Warga Bersantai

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pihaknya akan membentuk Satgas Penanganan Covid-19 tingkat RT/RW.

Saat ini, pihaknya sedang menyusun komponen yang diperlukan dalam pembentukan satgas tingkat RT/RW, mulai dari sistem kerja, standar operasionalnya, bantuan dan apa yang harus dikerjakan oleh masyarakat.

“Satgas untuk tingkat kelurahan sudah terbentuk, kita ingin melibatkan semua pihak dalam melawan Covid-19 ini,” ujarnya, Kamis (5/11).

Dengan melibatkan RT/RW, dirinya berharap penanganan Covid-19 lebih efektif hingga ke pelosok. Menurutnya, masyarakat semua sudah paham bahwa Covid-19 ini memang ada. Masyarakat juga tahu langkah apa yang dilakukan agar tidak tertular dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pakai masker, cuci tangan, menahan diri serta menjaga jarak,” tuturnya.

Baca Juga :  NasDem Siapkan 5 Kader Internal;SK Satu Kabupaten Masih Ditahan Ketum DPP

Edi menambahkan, mencermati gelombang kedua Covid-19 ini, memang lebih banyak yang bergejala. Berbeda dengan sebelumnya, sekarang ini uji usap atau swab diutamakan terhadap mereka yang bergejala.

“Kalau ada yang merasa demam atau tidak enak badan, mereka datang ke fasilitas kesehatan dan melakukan swab,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, langkah tracing terhadap mereka yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga tetap dilakukan. Bagi mereka yang tidak bergejala, ia meminta untuk disiplin melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Sedangkan mereka yang bergejala, pihaknya melakukan perawatan hingga pasien tersebut sembuh. “Kami harapkan pekan terakhir ini jumlah kasus Covid-19 semakin menurun,” harapnya. (mse)

Baca Juga :  Melihat Galeri Harry Eko Rivanto, Ampas Kopi Hasilkan Lukisan Bernilai Seni Tinggi

Most Read

Artikel Terbaru

/