alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Sukses Tanda Tangan Kerja Sama UNJ dan FPNU

UNJ ( Universitas Negeri Jakarta), Indonesia bersama FPUN ( Fujian Polythechnic Normal University) Tiongkok sukses menggelar penandatanganan kerja sama via Zoom Jumat (5/11) 2021, Pukul 10.00 Wiba.

Penandatanganan atau Memorandum ofUunderstanding (MOU) antara UNJ dengan FPNU, oleh Rektor Prof DR. Komarudin, dengan Rektor Prof. DR. Liao Shen Ji. Selanjutnya dilakukan MoI (Memorandum of implementation), rincian kesepakatan kerja sama antar tiga fakultas, masing-masing Fakultas Teknik, Bahasa dan olahraga, dan boga.

Penandatanganan oleh tiga dekan masing-masing fakultas dari kedua universitas. Dr. Totok Buntoro, Warek 4 UNJ, bidang kerja sama melaporkan sekitar 22 Mei 2021, melalui mediator Dr Hendry Jurnawan diadakan rapat kordinasi beberapa kali. Akhirnya hari ini, hari terlaksananya penanda tangan MoU kerja sama.

Dalam kata sambutan Rektor UNJ, Prof. DR. Komarudin menegaskan UNJ diawali dari IKIP Jakarta pada tahun 1964. Pada awal tahun 2009 UNJ memiliki otonomi yang lebih luas, dengan memperoleh status sebagai Badan Layanan Umum ( BLU). Kini universitas di Indonesia UNJ menduduki peringkat ke 20 diantara seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Pada Pebruari tahun 2021, UNJ mendapat akreditasi “unggul” dari Badan Akreditasi Nasional. Kini UNJ terdapat delapan fakultas, satu program pasca sarjana dan 150 program studi.

Baca Juga :  Bingkisan Ramadan dari Satlantas Polresta Pontianak

Laporan dari direktur kerja sama antara luar negeri FPNU Dr Li Qihui mengatakan awal kerja sama ini dirintis sejak akhir Mei 2021. Atas bantuan Dr. Hendry Jurnawan, sebagai mediator, rapat beberapa kali hingga hari ini bisa tandatangan MoU.

Kata sambutan Rektor FPNU Prof. DR. Liaw Shen Ji menegaskan kerja sama ini meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran bidang boga, bahasa dan olahraga. Kedua perguruan tinggi, memungkinkan dilaksanakan penukaran mahasiswa dan dosen, memupuk pakar, serta saling memajukan mutu pendidikan serta mengadakan penelitian bersama, sehingga memajukan kedua perguruan tinggi.

Hadir pihak UNJ selain Rektor Prof. Dr. Komarudin, M. Si. Setelah itu hadir Ketua Senat Universitas.Prof Dr.Dr (hc) Hafid Abbas, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Suyono, M. Si, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Dr. Agus Dudung R, M. Pd. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Abdul Sukur, S. Pd., M. Si, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Totok Bintoro, M. Pd. Tiga Dekan Fakultas bekerjasama, yaitu Dekan Teknik Dr. Uswatun, Bahasa, Dr. iliana, Olahraga. Dr. Johansyah Lubis.

Baca Juga :  Peringati Hari Bumi, BNI Perkuat Kerja Sama Hutan Organik Megamendung 

Hadir pihak FPNU selain Rektor FPNU Prof Liao Shen Qi. Ada juga Wakil Rektor , Prof Sang Kwang Mei, Direktur Institut kerja sama luar negeri Dr. Li Qi Hui, Dekan Boga, Thenologi pangan, Prof Yap Ruisiung, Dekan Olahraga, Prof Lin Zhengmei, Dekan Bahasa Asing, Prof Wang Qingkui.

Upacara tanda tangan MoU diawali lagu kebangsaan dari kedua negara, Indonesia dan Tiongkok, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (Dilaporkan Hendry Jurnawan Lay)

UNJ ( Universitas Negeri Jakarta), Indonesia bersama FPUN ( Fujian Polythechnic Normal University) Tiongkok sukses menggelar penandatanganan kerja sama via Zoom Jumat (5/11) 2021, Pukul 10.00 Wiba.

Penandatanganan atau Memorandum ofUunderstanding (MOU) antara UNJ dengan FPNU, oleh Rektor Prof DR. Komarudin, dengan Rektor Prof. DR. Liao Shen Ji. Selanjutnya dilakukan MoI (Memorandum of implementation), rincian kesepakatan kerja sama antar tiga fakultas, masing-masing Fakultas Teknik, Bahasa dan olahraga, dan boga.

Penandatanganan oleh tiga dekan masing-masing fakultas dari kedua universitas. Dr. Totok Buntoro, Warek 4 UNJ, bidang kerja sama melaporkan sekitar 22 Mei 2021, melalui mediator Dr Hendry Jurnawan diadakan rapat kordinasi beberapa kali. Akhirnya hari ini, hari terlaksananya penanda tangan MoU kerja sama.

Dalam kata sambutan Rektor UNJ, Prof. DR. Komarudin menegaskan UNJ diawali dari IKIP Jakarta pada tahun 1964. Pada awal tahun 2009 UNJ memiliki otonomi yang lebih luas, dengan memperoleh status sebagai Badan Layanan Umum ( BLU). Kini universitas di Indonesia UNJ menduduki peringkat ke 20 diantara seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Pada Pebruari tahun 2021, UNJ mendapat akreditasi “unggul” dari Badan Akreditasi Nasional. Kini UNJ terdapat delapan fakultas, satu program pasca sarjana dan 150 program studi.

Baca Juga :  Petani Cabai Sambas Mengeluh ke Komisi II, Tengah Panen, Stok Luar Banyak Masuk

Laporan dari direktur kerja sama antara luar negeri FPNU Dr Li Qihui mengatakan awal kerja sama ini dirintis sejak akhir Mei 2021. Atas bantuan Dr. Hendry Jurnawan, sebagai mediator, rapat beberapa kali hingga hari ini bisa tandatangan MoU.

Kata sambutan Rektor FPNU Prof. DR. Liaw Shen Ji menegaskan kerja sama ini meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran bidang boga, bahasa dan olahraga. Kedua perguruan tinggi, memungkinkan dilaksanakan penukaran mahasiswa dan dosen, memupuk pakar, serta saling memajukan mutu pendidikan serta mengadakan penelitian bersama, sehingga memajukan kedua perguruan tinggi.

Hadir pihak UNJ selain Rektor Prof. Dr. Komarudin, M. Si. Setelah itu hadir Ketua Senat Universitas.Prof Dr.Dr (hc) Hafid Abbas, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Suyono, M. Si, Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Dr. Agus Dudung R, M. Pd. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. H. Abdul Sukur, S. Pd., M. Si, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr. Totok Bintoro, M. Pd. Tiga Dekan Fakultas bekerjasama, yaitu Dekan Teknik Dr. Uswatun, Bahasa, Dr. iliana, Olahraga. Dr. Johansyah Lubis.

Baca Juga :  Hadiri Rakor Kerja Sama Pemkab dan UMP, Dewan Landak Minta Pemkab Serius

Hadir pihak FPNU selain Rektor FPNU Prof Liao Shen Qi. Ada juga Wakil Rektor , Prof Sang Kwang Mei, Direktur Institut kerja sama luar negeri Dr. Li Qi Hui, Dekan Boga, Thenologi pangan, Prof Yap Ruisiung, Dekan Olahraga, Prof Lin Zhengmei, Dekan Bahasa Asing, Prof Wang Qingkui.

Upacara tanda tangan MoU diawali lagu kebangsaan dari kedua negara, Indonesia dan Tiongkok, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (Dilaporkan Hendry Jurnawan Lay)

Most Read

Artikel Terbaru

/