alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Sasar Penggunaan MKJP di Wilayah Terpencil

PONTIANAK-Capaian penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Provinsi Kalimantan Barat di tahun lalu cukup tinggi. Di tahun ini, upaya untuk meningkatkan penggunaan MKJP kembali dilakukan dengan sasaran wilayah terluar, terdalam dan terpencil. Demikian dikatakan Koordinator Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar, Hadirin kepada Pontianak Post, Kamis (7/1).

“Tahun ini program pembinaan dan pendampingan pelayanan kontrasepsi di kabupaten kota Kalbar kembali dijalankan. Untuk data capaian 2020, keseluruhannya tengah direkap. Terdapat kenaikan penggunaan alat MKJP,” ujar Koordinator Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Kalbar, Hadirin.

Ia melanjutkan, terdapat dua poin evaluasi untuk memaksimalkan program KB KR tahun ini. Yaitu arus laporan dan program kemitraan dengan dukungan pemangku kebijakan di daerah.

Baca Juga :  Gotong Royong Atasi Stunting

Jika dibanding beberapa tahun ke belakang hingga sekarang, data penggunaan MKJP cenderung mengalami peningkatan. Menurut dia, tingginya penggunaan MKJP karena masyarakat sudah semakin paham, bahwa jenis MKJP lebih ekonomis dan efektif.

Sosialisasi program alkon jenis MKJP juga semakin terbantu dengan hadirnya mitra. Itu ditandakan dengan mudahnya melakukan koordinasi di kabupaten kota, agar kepesertaan KB di daerahnya terus meningkat.

PR ke depan tentunya menjangkau lebih banyak penggunaan alkon MKJP. Utamanya menjangkau wilayah terluar, terdalam dan terpencil. Untuk menjangkau wilayah itu, pihaknya kerap menggandeng mitra seperti TNI/Polri yang memang sudah komitmen membangun wilayah tersebut bersama-sama.(iza)

PONTIANAK-Capaian penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Provinsi Kalimantan Barat di tahun lalu cukup tinggi. Di tahun ini, upaya untuk meningkatkan penggunaan MKJP kembali dilakukan dengan sasaran wilayah terluar, terdalam dan terpencil. Demikian dikatakan Koordinator Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar, Hadirin kepada Pontianak Post, Kamis (7/1).

“Tahun ini program pembinaan dan pendampingan pelayanan kontrasepsi di kabupaten kota Kalbar kembali dijalankan. Untuk data capaian 2020, keseluruhannya tengah direkap. Terdapat kenaikan penggunaan alat MKJP,” ujar Koordinator Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Kalbar, Hadirin.

Ia melanjutkan, terdapat dua poin evaluasi untuk memaksimalkan program KB KR tahun ini. Yaitu arus laporan dan program kemitraan dengan dukungan pemangku kebijakan di daerah.

Baca Juga :  Komitmen MA Ushuluddin Cegah Pernikahan Dini; Bentuk SSK dan Pojok Kependudukan

Jika dibanding beberapa tahun ke belakang hingga sekarang, data penggunaan MKJP cenderung mengalami peningkatan. Menurut dia, tingginya penggunaan MKJP karena masyarakat sudah semakin paham, bahwa jenis MKJP lebih ekonomis dan efektif.

Sosialisasi program alkon jenis MKJP juga semakin terbantu dengan hadirnya mitra. Itu ditandakan dengan mudahnya melakukan koordinasi di kabupaten kota, agar kepesertaan KB di daerahnya terus meningkat.

PR ke depan tentunya menjangkau lebih banyak penggunaan alkon MKJP. Utamanya menjangkau wilayah terluar, terdalam dan terpencil. Untuk menjangkau wilayah itu, pihaknya kerap menggandeng mitra seperti TNI/Polri yang memang sudah komitmen membangun wilayah tersebut bersama-sama.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/