alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Pelatihan Jafung Pendidikan bagi Pengawas Sekolah

BADAN Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Senin (5/04) kemarin membuka pelatihan Jabatan Fungsional (Jafung) Rumpun Pendidikan lainnya bagi Pengawas Sekolah Tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari mulai Senin, 5-9 April 2021 bertempat di BPSDM Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala BPSDM Kalbar, Suprianus Herman, SH dalam sambutan tertulisnya saat pembukaan mengatakan, Pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara memiliki urgensi yang sangat penting. “Salah satu diantaranya dikarenakan sifat dari tujuan organisasi yang selalu dinamis mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga para unsur sumber daya manusia didalamnya dituntut untuk dapat mengikutinya melalui peningkatan kompetensi yang dimiliki,” katanya.

Tanpa peningkatan kompetensi, organisasi pemerintah akan stagnan, tidak mampu memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan yang semakin prima, efektif, efisien, dan juga berkualitas. “Selain itu, pada dasarnya setiap PNS mempunyai potensi untuk berkembang sesuai dengan bidang dan keahlian yang dimilikinya dan hal ini menjadi tanggung jawab dari setiap instansi untuk mengembangkannya,” papar Suprianus Herman.

Baca Juga :  Kosgoro 1957 Komitmen Memenangkan Golkar di Pemilu 2024.

Jika PNS memiliki kompetensi dan terus meningkatkan profesionalisme sambungnya, alhasil ASN akan mampu memberikan pelayanan yang profesional, jujur, adil, dan merata. Sebagaimana amanat UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Disektor pendidikan, kita masih menemukan masih banyak yang harus dibenahi terhadap performance Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah,” tuturnya. Masih ditemukan jelas Suprianus, Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah yang bekerja dengan pola aproach yang sudah harus diperbaharui. “Masih juga ditemukan Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah yang mengunakan metode dan sarana pengawasan yang masih tradisional, instrumen yang harus di up-dating  dan berbagai persoalan lainnya,” ungkapnya.

Melihat fenomena yang terjadi maka lanjut Suprianus Herman, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui BPSDM menyelenggarakan pelatihan bagi Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Rendah, Ketua Komisi IV Minta Evaluasi OPD

“BPSDM berpendapat melalui pelatihan ini diharapkan ada peningkatan kompetensi yang dimiliki Jafung Pengawas Sekolah guna menghadapi tantangan global sebagaimana yang Saya sebutkan di atas. Untuk itu, saya berpesan kepada Bapak dan Ibu peserta pelatihan, silahkan manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti penyampaian materi yang disampaikan narasumber, gali informasi sebanyak-banyaknya dalam sesi diskusi, serta aplikasikan semaksimal mungkin dalam sesi micro teaching nantinya,” pungkasnya.(ser)

BADAN Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Senin (5/04) kemarin membuka pelatihan Jabatan Fungsional (Jafung) Rumpun Pendidikan lainnya bagi Pengawas Sekolah Tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari mulai Senin, 5-9 April 2021 bertempat di BPSDM Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala BPSDM Kalbar, Suprianus Herman, SH dalam sambutan tertulisnya saat pembukaan mengatakan, Pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara memiliki urgensi yang sangat penting. “Salah satu diantaranya dikarenakan sifat dari tujuan organisasi yang selalu dinamis mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga para unsur sumber daya manusia didalamnya dituntut untuk dapat mengikutinya melalui peningkatan kompetensi yang dimiliki,” katanya.

Tanpa peningkatan kompetensi, organisasi pemerintah akan stagnan, tidak mampu memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan yang semakin prima, efektif, efisien, dan juga berkualitas. “Selain itu, pada dasarnya setiap PNS mempunyai potensi untuk berkembang sesuai dengan bidang dan keahlian yang dimilikinya dan hal ini menjadi tanggung jawab dari setiap instansi untuk mengembangkannya,” papar Suprianus Herman.

Baca Juga :  BPSDM Gelar Bimtek SIPD Angkatan Kedua

Jika PNS memiliki kompetensi dan terus meningkatkan profesionalisme sambungnya, alhasil ASN akan mampu memberikan pelayanan yang profesional, jujur, adil, dan merata. Sebagaimana amanat UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Disektor pendidikan, kita masih menemukan masih banyak yang harus dibenahi terhadap performance Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah,” tuturnya. Masih ditemukan jelas Suprianus, Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah yang bekerja dengan pola aproach yang sudah harus diperbaharui. “Masih juga ditemukan Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah yang mengunakan metode dan sarana pengawasan yang masih tradisional, instrumen yang harus di up-dating  dan berbagai persoalan lainnya,” ungkapnya.

Melihat fenomena yang terjadi maka lanjut Suprianus Herman, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui BPSDM menyelenggarakan pelatihan bagi Pejabat Fungsional Pengawas Sekolah.

Baca Juga :  Uskup Agustinus: Simbol Keagamaan Kalimantan Patung Yesus Panglima Burung 

“BPSDM berpendapat melalui pelatihan ini diharapkan ada peningkatan kompetensi yang dimiliki Jafung Pengawas Sekolah guna menghadapi tantangan global sebagaimana yang Saya sebutkan di atas. Untuk itu, saya berpesan kepada Bapak dan Ibu peserta pelatihan, silahkan manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ikuti penyampaian materi yang disampaikan narasumber, gali informasi sebanyak-banyaknya dalam sesi diskusi, serta aplikasikan semaksimal mungkin dalam sesi micro teaching nantinya,” pungkasnya.(ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/