alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Selesaikan Covid-19, Kuncinya Patuhi Pemerintah

PONTIANAK—Menyelesaikan pandemi virus Covid-19 di Kalimantan Barat tak akan mudah. Kuncinya tetap satu seluruh komponen masyarakat saling membangunekerja sama dan membiasakan disiplin diri dengan mengikuti anjuran pemerintah.

”Dipastikan kita akan kembali ke kehidupan normal seperti semula. Itu tergantung kita semua,” ungkap Syarif Ishak Ali Almutahar anggota DPRD Kalbar dapil Kota Pontianak ini.

Menurutnya displin diri membangun kesadaran bersama memerangi Covid-19 merupakan kunci keberhasilan memutus mata rantai penyebaran virus corona. Jika masyarakat mematuhi himbauan sementara pemerintah, dipastikan penyebaran Covid-19 ini akan terputus dalam waktu singkat.

”Jika tidak, maka akan lama juga,” ucap dia.

Wan Is sapaan karibnya menyayangkan seandainya masih banyak warga beraktivitas di luar. Dengan begitu, pembatasan fisik sebagai salah satu anjuran pemerintah belum sepenuhnya diterapkan. Pembatasan aktivitas warga saat malam hari pada sejumlah ruas jalan Kota Pontianak sangat bagus.

Baca Juga :  27 PDP di Kalbar Negatif Covid-19, Midji Ajak Berikan Semangat

“Kebijakan ini juga untuk mencegah virus tidak semakin meluas. Memang posisi terjepit tetapi masyarakat akan secepatnya bebas dari penyebaran virus Covid-19, seandainya mematuhi anjuran pemerintah dengan diam di rumah,” katanya.

Politisi Gerindra Kalbar ini meminta masyarakat harus terus diedukasi dan diingatkan bahwa tinggal di rumah di tengah pilihan sekarang adalah terbaik. Perjuangan melawan pandemi Covid-19 bakalan berlarut dan semakin berat dalam menanggung bebannya. Ditakutkan masalah sosial juga akan muncul. “Makanya, yok kita patuhi,” ajaknya.

Wan Is sapaan karibnya kembali mengingatkan bahwa pembatasan aktivitas malam dengan menutup sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat salah satu solusi meredam pergerakan orang dalam jumlah ramai dan berkumpul. Aktivitas pembatasan ini setuju jika diperpanjang sampai benar-benar masyarakat terbebas dari Covid-19.

Baca Juga :  Vonis Bebas Laman Mining Tuai Protes, Jaksa Siap Ajukan Kasasi

“Jelas kami (Wakil Rakyat) setuju pembatasan aktivitas jam malam diperpanjang demi membangun kebersamaan dalam meredam penularan Covid-19. Sebagaimana diketahui bahwa sebaran virus ini semakin hari semakin bertambah,” ucapnya.

Dia menyebutkan bahwa pemberlakuan jam malam hendaknya lebih ditekankan ke daerah-daerah masuk zona merah. Sementara wilayah zona hijau wajib didukung untuk mengkampanyekan anjuran pemerintah. Misalnya pakai masker, cuci tangan, jaga jarak fisik dan berprilaku hidup sehat adalah kunci sukses meredam penyebaran Covid-19.(den)

PONTIANAK—Menyelesaikan pandemi virus Covid-19 di Kalimantan Barat tak akan mudah. Kuncinya tetap satu seluruh komponen masyarakat saling membangunekerja sama dan membiasakan disiplin diri dengan mengikuti anjuran pemerintah.

”Dipastikan kita akan kembali ke kehidupan normal seperti semula. Itu tergantung kita semua,” ungkap Syarif Ishak Ali Almutahar anggota DPRD Kalbar dapil Kota Pontianak ini.

Menurutnya displin diri membangun kesadaran bersama memerangi Covid-19 merupakan kunci keberhasilan memutus mata rantai penyebaran virus corona. Jika masyarakat mematuhi himbauan sementara pemerintah, dipastikan penyebaran Covid-19 ini akan terputus dalam waktu singkat.

”Jika tidak, maka akan lama juga,” ucap dia.

Wan Is sapaan karibnya menyayangkan seandainya masih banyak warga beraktivitas di luar. Dengan begitu, pembatasan fisik sebagai salah satu anjuran pemerintah belum sepenuhnya diterapkan. Pembatasan aktivitas warga saat malam hari pada sejumlah ruas jalan Kota Pontianak sangat bagus.

Baca Juga :  Pendaftar CPNS Keluhkan Daftar Online, Belasan Kali Mengakses Kerap Gagal

“Kebijakan ini juga untuk mencegah virus tidak semakin meluas. Memang posisi terjepit tetapi masyarakat akan secepatnya bebas dari penyebaran virus Covid-19, seandainya mematuhi anjuran pemerintah dengan diam di rumah,” katanya.

Politisi Gerindra Kalbar ini meminta masyarakat harus terus diedukasi dan diingatkan bahwa tinggal di rumah di tengah pilihan sekarang adalah terbaik. Perjuangan melawan pandemi Covid-19 bakalan berlarut dan semakin berat dalam menanggung bebannya. Ditakutkan masalah sosial juga akan muncul. “Makanya, yok kita patuhi,” ajaknya.

Wan Is sapaan karibnya kembali mengingatkan bahwa pembatasan aktivitas malam dengan menutup sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat salah satu solusi meredam pergerakan orang dalam jumlah ramai dan berkumpul. Aktivitas pembatasan ini setuju jika diperpanjang sampai benar-benar masyarakat terbebas dari Covid-19.

Baca Juga :  Non Reaktif, Rapid Test 65 Anggota DPRD Kalbar

“Jelas kami (Wakil Rakyat) setuju pembatasan aktivitas jam malam diperpanjang demi membangun kebersamaan dalam meredam penularan Covid-19. Sebagaimana diketahui bahwa sebaran virus ini semakin hari semakin bertambah,” ucapnya.

Dia menyebutkan bahwa pemberlakuan jam malam hendaknya lebih ditekankan ke daerah-daerah masuk zona merah. Sementara wilayah zona hijau wajib didukung untuk mengkampanyekan anjuran pemerintah. Misalnya pakai masker, cuci tangan, jaga jarak fisik dan berprilaku hidup sehat adalah kunci sukses meredam penyebaran Covid-19.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/