alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Rumah Zakat Sediakan Layanan Peminjaman Oksigen Gratis

Tingginya kebutuhan oksigen bagi penderita Covid-19 di Pontianak membuat masyarakat kesulitan mendapatkan oksigen. Sejalan dengan itu, Rumah Zakat Kalimantan Barat menyediakan layanan meminjamkan oksigen gratis.

****

MANAJER Cabang Rumah Zakat Area Kalimantan Barat, Azrul Putra Nanda mengatakan, saat ini Rumah Zakat Kalimantan Barat menyediakan 11 tabung oksigen yang setiap waktu bisa dipinjam secara gratis bagi masyarakat, khususnya yang mengalami sesak nafas atau masyarakat yang sedang isolasi mandiri karena Covid -19.

“Saat ada 11 tabung oksigen kecil dan dua tabung ukuran besar untuk isi ulang, yang siap dipinjamkan pada masyarakat yang membutuhkannya,” katanya, Selasa (6/7) pagi.

Dia menjelaskan, mekanisme peminjaman tabung oksigen yakni hanya untuk satu kali 24 jam bagi masyarakat yang memang benar-benar membutuhkannya.

“Terutama bagi pasien yang membutuhkan bantuan oksigen, kemudian apabila pasien itu sudah tidak membutuhkannya, maka secepatnya dikembalikan untuk kemudian dipinjamkan lagi kepada masyarakat yang membutuhkannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Malaysia Kembali Kirim 50 Ton Oksigen ke Pontianak

Hal itu dilakukan karena keterbatasan tabung oksigen, dan memang dipinjamkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan bukan juga untuk cadangan, melainkan hanya untuk kebutuhan darurat di rumah.

“Bagi masyarakat yang membutuhkannya cukup hubungi call center Rumah Zakat Kalbar, kemudian ada tim kami yang akan mengantarkan tabung oksigen itu ke rumah pasien,” katanya.

Dia menambahkan, sejak dibukanya layanan itu tadi malam, tercatat sudah empat orang yang meminjam tabung oksigen beserta isinya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidig Handanu mengatakan hingga saat ini ketersediaan stok oksigen di wilayah kota Pontianak aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

“Kemarin pasokan oksigen di Rumah Sakit Kota Pontianak sempat mengalami keterlambatan, karena adanya gangguan distribusi di pelabuhan yang hari ini sudah selesai masalahnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pasokan oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Mohamad Alkadrie Kota Pontianak memang sempat menipis, namun masalah tersebut sudah bisa diatasi dan pasokan oksigen sudah dipastikan tidak menghadapi masalah lagi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi.

Baca Juga :  PT SKR Gugat Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Soal Izin Kelola Kawasan

Dia menambahkan, suplai oksigen di Provinsi Kalbar memang tergantung terhadap distributor dari Pulau Jawa, karena di Kalbar tidak memiliki pabrik oksigen, sementara di Pulau Jawa saat juga sedang mengalami kesulitan oksigen.

“Kebutuhan oksigen di Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir memang mengalami peningkatan hingga tiga hingga empat kali lipat dari kondisi biasa. Kebutuhan oksigen paling besar berada pada RSUD Soedarso Pontianak sekitar 300 tabung per hari dari total kebutuhan oksigen untuk wilayah Kota Pontianak sekitar 1.033 tabung untuk seluruh rumah sakit se-Kota Pontianak.

Dia mengimbau, kepada masyarakat agar tidak panik hingga sampai menyetok oksigen di rumah, karena kalau hal itu dilakukan malah menimbulkan masalah baru. (arf)

Tingginya kebutuhan oksigen bagi penderita Covid-19 di Pontianak membuat masyarakat kesulitan mendapatkan oksigen. Sejalan dengan itu, Rumah Zakat Kalimantan Barat menyediakan layanan meminjamkan oksigen gratis.

****

MANAJER Cabang Rumah Zakat Area Kalimantan Barat, Azrul Putra Nanda mengatakan, saat ini Rumah Zakat Kalimantan Barat menyediakan 11 tabung oksigen yang setiap waktu bisa dipinjam secara gratis bagi masyarakat, khususnya yang mengalami sesak nafas atau masyarakat yang sedang isolasi mandiri karena Covid -19.

“Saat ada 11 tabung oksigen kecil dan dua tabung ukuran besar untuk isi ulang, yang siap dipinjamkan pada masyarakat yang membutuhkannya,” katanya, Selasa (6/7) pagi.

Dia menjelaskan, mekanisme peminjaman tabung oksigen yakni hanya untuk satu kali 24 jam bagi masyarakat yang memang benar-benar membutuhkannya.

“Terutama bagi pasien yang membutuhkan bantuan oksigen, kemudian apabila pasien itu sudah tidak membutuhkannya, maka secepatnya dikembalikan untuk kemudian dipinjamkan lagi kepada masyarakat yang membutuhkannya,” ujarnya.

Baca Juga :  PT Aditya Agroindo Serahkan Bantuan Oxygen Concentrator untuk Kalbar

Hal itu dilakukan karena keterbatasan tabung oksigen, dan memang dipinjamkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan bukan juga untuk cadangan, melainkan hanya untuk kebutuhan darurat di rumah.

“Bagi masyarakat yang membutuhkannya cukup hubungi call center Rumah Zakat Kalbar, kemudian ada tim kami yang akan mengantarkan tabung oksigen itu ke rumah pasien,” katanya.

Dia menambahkan, sejak dibukanya layanan itu tadi malam, tercatat sudah empat orang yang meminjam tabung oksigen beserta isinya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidig Handanu mengatakan hingga saat ini ketersediaan stok oksigen di wilayah kota Pontianak aman, sehingga masyarakat tidak perlu panik.

“Kemarin pasokan oksigen di Rumah Sakit Kota Pontianak sempat mengalami keterlambatan, karena adanya gangguan distribusi di pelabuhan yang hari ini sudah selesai masalahnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pasokan oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Mohamad Alkadrie Kota Pontianak memang sempat menipis, namun masalah tersebut sudah bisa diatasi dan pasokan oksigen sudah dipastikan tidak menghadapi masalah lagi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi.

Baca Juga :  Pemuda Dayak Kalbar Deklarasi Dukung Vaksinasi Massal di Kalimantan Barat

Dia menambahkan, suplai oksigen di Provinsi Kalbar memang tergantung terhadap distributor dari Pulau Jawa, karena di Kalbar tidak memiliki pabrik oksigen, sementara di Pulau Jawa saat juga sedang mengalami kesulitan oksigen.

“Kebutuhan oksigen di Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir memang mengalami peningkatan hingga tiga hingga empat kali lipat dari kondisi biasa. Kebutuhan oksigen paling besar berada pada RSUD Soedarso Pontianak sekitar 300 tabung per hari dari total kebutuhan oksigen untuk wilayah Kota Pontianak sekitar 1.033 tabung untuk seluruh rumah sakit se-Kota Pontianak.

Dia mengimbau, kepada masyarakat agar tidak panik hingga sampai menyetok oksigen di rumah, karena kalau hal itu dilakukan malah menimbulkan masalah baru. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/