alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Benahi Trotoar untuk Pejalan Kaki

PONTIANAK – Penurapan dan pengerjaan trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto akan dikerjakan secara bertahap. Tahap pertama ini pengerjaan turap dan trotoarnya dikebut sepanjang 500 meter dengan anggaran Rp3,3 miliar. Demikian dikatakan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Jumat (6/9).

“Penataan turap dan trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto sudah mulai dikerjakan,” kata Edi, kemarin.
Sebagai gambaran, trotoar yang dibangun ini selebar lima atau enam meter. Di trotoar ini akan dibuat sebagus mungkin dengan mengedepankan konsep ecocity. Yaitu membuat nyaman para pejalan kaki, disabilitas dan pengguna sepeda. Ini merupakan tujuan utama Edi. Jika sudah jadi maka sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto akan semakin bagus.

Baca Juga :  Harga Karet Kalbar Sulit Naik

Lanjut Edi, meskipun pembangunan trotoarnya lebar, namun dipastikan tidak akan mempengaruhi penampang basahnya. Oleh karenanya dalam penataan trotoarnya juga sekaligus penurapan. Target kedua pengerjaan itu selesai kemungkinan di November atau Desember.

Ditanya soal pohon-pohon besar yang berdiri di atas area pengerjaan turap, dipastikan Edi akan dipertahankan. Karena jika ditebang akan membuat wilayah ini tak menjadi rindang. Apalagi untuk ukuran pohon selebar ini butuh waktu minimal 20 tahun. “Makanya saya minta pohon ini dipertahankan,” katanya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Pontianak, Hendra Bachtiar menjelaskan, awal mula pengerjaan turap di Jalan HOS Cokroaminoto karena melihat kondisi turap daerah situ sudah makin tua.

Baca Juga :  Rusak Parah, Sebuah Mobil Tertimpa Kontainer

Oleh karenanya peningkatan turap dilakukan sekalian dibenahi trotoarnya dengan pengerjaan bertahap sampai tahun depan. “Mudah-mudahan saja tahun depan tuntas,” katanya.

Wali Kota, lanjut dia, ingin agar pohon pohon besar yang ada di sini tetap dipertahankan. Artinya dalam pengerjaan turap tidak semua dicor karena menyesuaikan dengan kondisi pohon dan akarnya.

Agar trotoarnya semakin cantik, rencana penambahan-penambahan item akan dilakukan di sini. Salah satunya penambahan hiasan berbentuk bola-bola dengan bahan batu alam.(iza)

PONTIANAK – Penurapan dan pengerjaan trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto akan dikerjakan secara bertahap. Tahap pertama ini pengerjaan turap dan trotoarnya dikebut sepanjang 500 meter dengan anggaran Rp3,3 miliar. Demikian dikatakan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Jumat (6/9).

“Penataan turap dan trotoar di Jalan HOS Cokroaminoto sudah mulai dikerjakan,” kata Edi, kemarin.
Sebagai gambaran, trotoar yang dibangun ini selebar lima atau enam meter. Di trotoar ini akan dibuat sebagus mungkin dengan mengedepankan konsep ecocity. Yaitu membuat nyaman para pejalan kaki, disabilitas dan pengguna sepeda. Ini merupakan tujuan utama Edi. Jika sudah jadi maka sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto akan semakin bagus.

Baca Juga :  Rusak Parah, Sebuah Mobil Tertimpa Kontainer

Lanjut Edi, meskipun pembangunan trotoarnya lebar, namun dipastikan tidak akan mempengaruhi penampang basahnya. Oleh karenanya dalam penataan trotoarnya juga sekaligus penurapan. Target kedua pengerjaan itu selesai kemungkinan di November atau Desember.

Ditanya soal pohon-pohon besar yang berdiri di atas area pengerjaan turap, dipastikan Edi akan dipertahankan. Karena jika ditebang akan membuat wilayah ini tak menjadi rindang. Apalagi untuk ukuran pohon selebar ini butuh waktu minimal 20 tahun. “Makanya saya minta pohon ini dipertahankan,” katanya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Pontianak, Hendra Bachtiar menjelaskan, awal mula pengerjaan turap di Jalan HOS Cokroaminoto karena melihat kondisi turap daerah situ sudah makin tua.

Baca Juga :  Jalin Kerja Sama dengan TNBBBR, FMIPA Untan Gelar Pertemuan

Oleh karenanya peningkatan turap dilakukan sekalian dibenahi trotoarnya dengan pengerjaan bertahap sampai tahun depan. “Mudah-mudahan saja tahun depan tuntas,” katanya.

Wali Kota, lanjut dia, ingin agar pohon pohon besar yang ada di sini tetap dipertahankan. Artinya dalam pengerjaan turap tidak semua dicor karena menyesuaikan dengan kondisi pohon dan akarnya.

Agar trotoarnya semakin cantik, rencana penambahan-penambahan item akan dilakukan di sini. Salah satunya penambahan hiasan berbentuk bola-bola dengan bahan batu alam.(iza)

Most Read

Festival Kayaan Mendalam

Membangun Asa di Tapal Batas

Sidang Isbat 12 April

Artikel Terbaru

/