alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Pastikan Kehadiran Erick Thohir

Pelantikan Kadin Kalbar

PONTIANAK – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dijadwalkan hadir ke Kalimantan Barat (Kalbar) menghadiri Pelantikan dan Seminar Nasional Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar, Kamis (10/9) mendatang. Kepastikan tersebut disampaikan Ketua Kadin Kalbar Joni Isnaini, dalam keterangan persnya di hadapan wartawan, Minggu (6/9) di Kantor Kadin Kalbar.

Selain menghadirkan Menteri BUMN, kegiatan tersebut juga, menurut dia, akan dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattalitti, Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo, Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani, dan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Anindya N Bakrie.

“Mereka berangkat dari Jakarta jam 7 pagi bersama pesawat pribadi James Riady, mungkin James Riady juga akan hadir di Kalbar,” ungkapnya yang dalam konferensi pers tersebut didampingi Ketua Kadin Kubu Raya Junaidi.

Menurutnya, selain pelantikan juga diagendakan seminar nasional tentang pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19. Karena secara kebetulan, dijelaskan dia bahwa Menteri BUMN Erick Thohir juga sebagai ketua Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Covid-19 di Indonesia. Kemudian, dia menambahkan bahwa posisi Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani selaku Wakil Ketua PEN.

Baca Juga :  Erick Thohir Bakal Hadiri Pelantikan Pengurus Kadin Kalbar

Tema besar yang diangkat mereka dalam seminar ini adalah masalah-masalah pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19. Selain itu pada seminar tersebut mereka juga akan menghadirkan Perusahaan Gas Negara (PGN). Keberadaan PGN diharapkan dia dapat mendorong gasifikasi wilayah Provinsi Kalbar.

“Kami melihat akhir-akhir ini persoalan gas sangat riskan, kami Kadin pada khususnya, mendorong itu, termasuk apa yang disampaikan Kepala BPH Migas akan membuat pipa transmisi gas trans Kalimantan,” paparnya.

Joni menegaskan bahwa Kadin Kalbar sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap rencana tersebut. Karena ke depan, menurut dia, Kalbar harus mendorong percepatan realisasi rencana pembangunan pipa gas trans Kalimantan. Menariknya lagi, dia menambahkan, dengan keberadaan pelabuhan internasional Kijing.

Joni menyebutkan selama ini Kadin terus mendorong pemulihan ekonomi khususnya di Provinsi Kalbar. Sehingga diharapkan dia pemerintah daerah bersama Kadin bisa bersinergi dalam upaya pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Pro dan Kontra Pemberlakuan Seritifikasi Pranikah

Selain itu, merekka juga telah melakukan MoU bersama beberapa BUMN. Harapan mereka, BUMN terkait bisa lebih fokus memperhatikan UMKM. Karena, tak dipungkiri dia, dampak pandemi Covid-19 bukan hanya pada pekerja, tetapi juga terhadap pelaku usaha.

“Kami terus berupaya bagaimana ekonomi Kalbar bisa terus bergulir, bagaimana kami mencari solusi ekonomi di Kalbar bisa cepat pulih,” pungkasnya.

Ketua Panitia yang juga Ketua Kadin Kabupaten Kubu Raya Junaidi menambahkan, pelaksanaan pelantikan Kadin Kalbar sempat terjadi pergeseran dari jadwal awal. Sampai pada akhirnya mereka bisa mendapat kepastian kehadiran Menteri BUMN pada 10 September mendatang.

Dengan hadirnya beberapa pejabat negara ke Kalbar ini diharapkan diai menjadi momentum terbaik untuk para pelaku usaha dan kepala daerah. Khususnya, dia menambahkan, bagaimana Pemerintah Pusat bisa memberikan perhatian lebih untuk provinsi ini.

“Harapan kami acara ini bisa dihadiri oleh seluruh kepala daerah di kabupaten/kota maupun Pak Gubernur, sehingga proses pemulihan ekonomi di Kalbar bisa berjalan dengan cepat,” tutupnya. (bar)

Pelantikan Kadin Kalbar

PONTIANAK – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dijadwalkan hadir ke Kalimantan Barat (Kalbar) menghadiri Pelantikan dan Seminar Nasional Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar, Kamis (10/9) mendatang. Kepastikan tersebut disampaikan Ketua Kadin Kalbar Joni Isnaini, dalam keterangan persnya di hadapan wartawan, Minggu (6/9) di Kantor Kadin Kalbar.

Selain menghadirkan Menteri BUMN, kegiatan tersebut juga, menurut dia, akan dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattalitti, Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo, Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani, dan Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Anindya N Bakrie.

“Mereka berangkat dari Jakarta jam 7 pagi bersama pesawat pribadi James Riady, mungkin James Riady juga akan hadir di Kalbar,” ungkapnya yang dalam konferensi pers tersebut didampingi Ketua Kadin Kubu Raya Junaidi.

Menurutnya, selain pelantikan juga diagendakan seminar nasional tentang pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19. Karena secara kebetulan, dijelaskan dia bahwa Menteri BUMN Erick Thohir juga sebagai ketua Penyelamatan Ekonomi Nasional (PEN) dampak Covid-19 di Indonesia. Kemudian, dia menambahkan bahwa posisi Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani selaku Wakil Ketua PEN.

Baca Juga :  Joni Isnaini Masih Ketua Kadin

Tema besar yang diangkat mereka dalam seminar ini adalah masalah-masalah pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19. Selain itu pada seminar tersebut mereka juga akan menghadirkan Perusahaan Gas Negara (PGN). Keberadaan PGN diharapkan dia dapat mendorong gasifikasi wilayah Provinsi Kalbar.

“Kami melihat akhir-akhir ini persoalan gas sangat riskan, kami Kadin pada khususnya, mendorong itu, termasuk apa yang disampaikan Kepala BPH Migas akan membuat pipa transmisi gas trans Kalimantan,” paparnya.

Joni menegaskan bahwa Kadin Kalbar sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap rencana tersebut. Karena ke depan, menurut dia, Kalbar harus mendorong percepatan realisasi rencana pembangunan pipa gas trans Kalimantan. Menariknya lagi, dia menambahkan, dengan keberadaan pelabuhan internasional Kijing.

Joni menyebutkan selama ini Kadin terus mendorong pemulihan ekonomi khususnya di Provinsi Kalbar. Sehingga diharapkan dia pemerintah daerah bersama Kadin bisa bersinergi dalam upaya pemulihan ekonomi.

Baca Juga :  Berharap Kadin Lebih Solid

Selain itu, merekka juga telah melakukan MoU bersama beberapa BUMN. Harapan mereka, BUMN terkait bisa lebih fokus memperhatikan UMKM. Karena, tak dipungkiri dia, dampak pandemi Covid-19 bukan hanya pada pekerja, tetapi juga terhadap pelaku usaha.

“Kami terus berupaya bagaimana ekonomi Kalbar bisa terus bergulir, bagaimana kami mencari solusi ekonomi di Kalbar bisa cepat pulih,” pungkasnya.

Ketua Panitia yang juga Ketua Kadin Kabupaten Kubu Raya Junaidi menambahkan, pelaksanaan pelantikan Kadin Kalbar sempat terjadi pergeseran dari jadwal awal. Sampai pada akhirnya mereka bisa mendapat kepastian kehadiran Menteri BUMN pada 10 September mendatang.

Dengan hadirnya beberapa pejabat negara ke Kalbar ini diharapkan diai menjadi momentum terbaik untuk para pelaku usaha dan kepala daerah. Khususnya, dia menambahkan, bagaimana Pemerintah Pusat bisa memberikan perhatian lebih untuk provinsi ini.

“Harapan kami acara ini bisa dihadiri oleh seluruh kepala daerah di kabupaten/kota maupun Pak Gubernur, sehingga proses pemulihan ekonomi di Kalbar bisa berjalan dengan cepat,” tutupnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/