alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Petani Sambas Sampaikan Aspirasi ke Tony Kurniadi

PONTIANAK – Beberapa perwakilan para petani dari beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas menemui Tony Kurniadi, anggota DPRD Kalbar dari Fraksi PAN belum lama ini.

Pertemuan yang diwarnai penuh keakraban tersebut adalah bentuk penyampaian aspirasi dan harapan agar dapat diperjuangkan di tingkat provinsi. Hal tersebut disampaikannya kepada Pontianak Post belum lama ini. “Pertemuan ini adalah bentuk kami (DPRD Kalbar) mendengar keluh kesah para petani di lapangan seperti apa,” ungkapnya di Pontianak.

Suhardik Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten Sambas meminta kepada pemerintah provinsi Kalimantan Barat lebih memperhatikan Kabupaten Sambas, di mana mata pencaharian sebagian penduduknnya adalah di bidang agraria pertanian. Apalagi, kabupaten dengan sebutan serambi mekah ini, digadang-gadang pemerintah sebagai sentra lumbung pangan Kalbar.

Baca Juga :  Selisih Satu Suara, Ramses-Rendra Nakhodai AJI Pontianak

“Makanya penting sekali bidang pertanian menjadi isu dan perhatian utama pemerintah,” ucapnya.

Pada kesempatan sama, Ardiyansyah Ketua Petani Muda Berkemajuan sekaligus representasi petani milenial berharap kepada pemerintah, supaya program-program pemerintah untuk
para petani, benar-benar dibutuhkan masyarakat petani sendiri.

Sebab selama ini, sering kali program pemerintah tidak singkrong dengan apa yang sesungguhnya dibutuhkan para petani. Dampaknya sering kali turunnya bantuan pupuk dan bibit
menjadi mubazir karena tak sesuai yang diharapkan para petani.

Anak muda ini juga berharap supaya pemerintah memberikan akses pasar memadai kepada para petani. Dengan begitu, petani dapat dengan mudah memasarkan hasil pertanian dengan
harga layak. Tidak jarang terjadi, ketika hasil panen melimpah, namun akses pasar tidak memadai dan berdampak harga hasil pertanian anjlok.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Kalbar Bagikan Masker Door-to-Door

Politisi PAN Kalbar dapil Sambas ini pun menimpali bertekad memperjuangkan aspirasi para petani dari beberapa kecamatan tersebut secara maksimal ke pemerintah provinsi Kalbar.

Apalagi selama ini, dirinya memang dikenal konsen dan serius memperjuangkan supaya kehidupan para petani makmur dan sejahtera dapat terwujud. “Bukan sekedar kata-kata. Bagi saya petani adalah pejuang dalam mencukupi kebutuhan pokok kita. Sudah seharusnya juga, kita bersama-sama memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka,” katanya.(den)

PONTIANAK – Beberapa perwakilan para petani dari beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas menemui Tony Kurniadi, anggota DPRD Kalbar dari Fraksi PAN belum lama ini.

Pertemuan yang diwarnai penuh keakraban tersebut adalah bentuk penyampaian aspirasi dan harapan agar dapat diperjuangkan di tingkat provinsi. Hal tersebut disampaikannya kepada Pontianak Post belum lama ini. “Pertemuan ini adalah bentuk kami (DPRD Kalbar) mendengar keluh kesah para petani di lapangan seperti apa,” ungkapnya di Pontianak.

Suhardik Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kabupaten Sambas meminta kepada pemerintah provinsi Kalimantan Barat lebih memperhatikan Kabupaten Sambas, di mana mata pencaharian sebagian penduduknnya adalah di bidang agraria pertanian. Apalagi, kabupaten dengan sebutan serambi mekah ini, digadang-gadang pemerintah sebagai sentra lumbung pangan Kalbar.

Baca Juga :  Selisih Satu Suara, Ramses-Rendra Nakhodai AJI Pontianak

“Makanya penting sekali bidang pertanian menjadi isu dan perhatian utama pemerintah,” ucapnya.

Pada kesempatan sama, Ardiyansyah Ketua Petani Muda Berkemajuan sekaligus representasi petani milenial berharap kepada pemerintah, supaya program-program pemerintah untuk
para petani, benar-benar dibutuhkan masyarakat petani sendiri.

Sebab selama ini, sering kali program pemerintah tidak singkrong dengan apa yang sesungguhnya dibutuhkan para petani. Dampaknya sering kali turunnya bantuan pupuk dan bibit
menjadi mubazir karena tak sesuai yang diharapkan para petani.

Anak muda ini juga berharap supaya pemerintah memberikan akses pasar memadai kepada para petani. Dengan begitu, petani dapat dengan mudah memasarkan hasil pertanian dengan
harga layak. Tidak jarang terjadi, ketika hasil panen melimpah, namun akses pasar tidak memadai dan berdampak harga hasil pertanian anjlok.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit di Kalbar Hampir Sentuh Rp2000 Per Kg

Politisi PAN Kalbar dapil Sambas ini pun menimpali bertekad memperjuangkan aspirasi para petani dari beberapa kecamatan tersebut secara maksimal ke pemerintah provinsi Kalbar.

Apalagi selama ini, dirinya memang dikenal konsen dan serius memperjuangkan supaya kehidupan para petani makmur dan sejahtera dapat terwujud. “Bukan sekedar kata-kata. Bagi saya petani adalah pejuang dalam mencukupi kebutuhan pokok kita. Sudah seharusnya juga, kita bersama-sama memperjuangkan hak dan kesejahteraan mereka,” katanya.(den)

Most Read

Artikel Terbaru

/