alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Lebih Setahun, Perkara Tersangka Minol Dilimpahkan

PONTIANAK – Setelah hampir satu tahun dan penahanan pelaku sempat ditangguhkan, polisi akhirnya melimpahkan tersangka penyelundupan minuman beralkohol, RIW alias B dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Pontianak, Aji Satrio P, membenarkan, jika perkara minuman beralkhol yang ditangani Polresta Pontianak telah dilimpahkan ke kejari Pontianak.

“Tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti sudah dilakukan pada Desember 2020 kemarin,” kata Aji, Kamis (7/1).

Aji menjelaskan, setelah proses pelimpahan dilakukan, terhadap tersangka dilakukan pemeriksaan kembali. Pemeriksaan itu berakaitan dengan identitas hingga perkara yang dihadapi.

“Dari pemeriksaan itu, tersangka  mengakui jika memang dirinya lah yang membeli minuman beralkohol itu di Malaysia,” ucapnya.

Baca Juga :  Aturan Denda Uang Digodok

Setelah dilimpahkan dan menjalani pemeriksaan, lanjut Aji, perkara tersebut, pada 5 Januari lalu telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. “Kapan sidang perdananya dilaksanakan, kami menunggu jadwal yang dikeluarkan pengadilan negeri,” ucapnya.

Aji menegaskan, terdakwa dikenakan pasal 106 juncto pasal 109 Undang undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan atau pasal 62 Undang undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen atau pasal 142 juncto pasal 91 ayat 1 Undang undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan atau pasal 204.

Untuk diketahui, perkara minuman beralkohol tersebut diungkap Polresta Pontianak pada Oktober 2019 lalu. Kepolisian mendapat informasi jika akan ada pengiriman ribuan botol minuman beralkohol asal negeri Jiran yang tidak memiliki dokumen.

Baca Juga :  EQUALITY BEFORE THE LAW

Dari penyelidikan yang dilakukan, polisi mengamankan satu unit truk bermuatan ribuan botol minuman beralkohol di Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Minuman itu rencananya akan dikirim ke Semarang melalui pelabuhan Dwikora Pontianak.

Dari pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, sopir truk tersebut tidak dapat menunjukan dokumen resmi minuman beralkohol tersebut. Polisi kemudian menyita barang bukti berupa, 4.111 ribu botol minuman haram tersebut.(adg)

PONTIANAK – Setelah hampir satu tahun dan penahanan pelaku sempat ditangguhkan, polisi akhirnya melimpahkan tersangka penyelundupan minuman beralkohol, RIW alias B dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Pontianak, Aji Satrio P, membenarkan, jika perkara minuman beralkhol yang ditangani Polresta Pontianak telah dilimpahkan ke kejari Pontianak.

“Tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti sudah dilakukan pada Desember 2020 kemarin,” kata Aji, Kamis (7/1).

Aji menjelaskan, setelah proses pelimpahan dilakukan, terhadap tersangka dilakukan pemeriksaan kembali. Pemeriksaan itu berakaitan dengan identitas hingga perkara yang dihadapi.

“Dari pemeriksaan itu, tersangka  mengakui jika memang dirinya lah yang membeli minuman beralkohol itu di Malaysia,” ucapnya.

Baca Juga :  RUU Minol Kembali Jadi Kontroversi

Setelah dilimpahkan dan menjalani pemeriksaan, lanjut Aji, perkara tersebut, pada 5 Januari lalu telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. “Kapan sidang perdananya dilaksanakan, kami menunggu jadwal yang dikeluarkan pengadilan negeri,” ucapnya.

Aji menegaskan, terdakwa dikenakan pasal 106 juncto pasal 109 Undang undang nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan atau pasal 62 Undang undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen atau pasal 142 juncto pasal 91 ayat 1 Undang undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan atau pasal 204.

Untuk diketahui, perkara minuman beralkohol tersebut diungkap Polresta Pontianak pada Oktober 2019 lalu. Kepolisian mendapat informasi jika akan ada pengiriman ribuan botol minuman beralkohol asal negeri Jiran yang tidak memiliki dokumen.

Baca Juga :  Pemkot-Pertamina Terbitkan Kartu Kendali Elpiji 3 Kg

Dari penyelidikan yang dilakukan, polisi mengamankan satu unit truk bermuatan ribuan botol minuman beralkohol di Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Minuman itu rencananya akan dikirim ke Semarang melalui pelabuhan Dwikora Pontianak.

Dari pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, sopir truk tersebut tidak dapat menunjukan dokumen resmi minuman beralkohol tersebut. Polisi kemudian menyita barang bukti berupa, 4.111 ribu botol minuman haram tersebut.(adg)

Most Read

Artikel Terbaru

/