alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 20, 2022

Sosialisasi Pencegahan Virus Corona

PONTIANAK- PT Aneka Tambang UBPB Kalbar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kalbar dan Bank Mandiri menggelar sosialisasi pencegahan dan penyebaran virus corona atau Covid-19. Sosialisasi dilaksanakan di halaman Mega Mall A Yani Minggu (8/3). Kegiatan ini juga dirangkai denga senam bersama.

Harrison, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar mengatakan kasus penyebaran virus corona atau COVID-19 saat ini menjadi perhatian dunia. Meski demikian, kasus pasien yang positif terpapar Covid-19 di negara tirai bambu ini semakin menurun, dan mulai banyak yang sembuh. Justru saat ini kasusnya mulai meningkat di negara luar China.

Harrison menjelaskan, masyarakat tidak perlu panik dan cemas berlebihan dalam menyikapi kasus ini. “Kita tidak perlu khawatir, tetapi tetap waspada, katanya.

Perlu dipahami kata dia, virus ini seperti flu biasa hanya saja disertai demam. Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang rendah. Namun akan berdampak berat pada pasien memiliki riwayat penyakit diabetes, gangguan ginjal dan jantung dan hati, juga pada lansia.

Baca Juga :  Emas Dunia Anjlok, Antam Turun Rp15.000 Per Gram

Jika terpapar virus corona tetapi tubuh dalam kondisi masih bugar, maka hanya diperlukan istirahat yang cukup, konsumsi air putih yang cukup serta makan makanan yang sehat. Sebab penyakit ini memiliki sifat dapat sembuh dengan sendirinya.

“Mereka yang sakit, mendapatkan perawatan di rumah sakit dia juga akan sembuh,”ulasnya.

Virus ini tidak terbang. Proses penularannya melalui partikel yang keluar saat seseorang batuk, bersin, atau saat flu ada partikel yang menempel di pakaian, keyboard, meja, hp, dan barang lainnya. Itu sebabnya, orang yang dalam kondisi sakit disarankan menggunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain atau sekitarnya.

Harrison juga mempragakan cara penggunaan masker yang benar. Mulai dari kerapatannya,hingga kebersihannya. Hindari pemakaian masker terlalu lama,karena sudah banyak kuman yang menempel.

Tidak menyentuh masker bagian luar, dan segera membuang masker setelan digunakan. Jangan dilipat dan dimasukan dalam tas.

Hal penting lainnya kata Harrison seringlah mencuci tangan. Menurut penelitian, dalam satu jam seseorang bisa puluhan kali memegang bagian wajahnya. Entah itu hidung, mulut dan lainnya. Hal ini berpotensi memicu terpaparnya kuman atau bakteri. Masyarakat turut mempraktikkan cara mencuci tangan yang telah diajarkan.

Baca Juga :  Minim Kesadaran, Pontianak Dekati Zona Merah

Harrison juga mengapresiasi PT Antam yang turut ambil bagian dalam memerangi virus ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Antam. Ini sangat kita butuhkan keterlibatan masyarakat maupun BUMN dalam memerangi corona, ” kata dia.

VP Corporate Social Responsibility, Human Capital and Finance PT Antam,Muhammad Rusdan mengatakan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Coron dalam rangka mengedukasi masyarakat. Bersinergi dengan Bank Mandiri dan Dinkes Kesehatan Provinsi Kalbar, PT Antam ingin mengambil peran sesuai instruksi Menteri BUMN untuk mencegah penyebaran virus ini.

“Kita tahu di Indonesia sudah ada empat orang. Ini perlu diwaspadai. Kita senantiasa berdoa semoga tidak masuk ke wilayah kita,” pungkasnya. (mrd)

PONTIANAK- PT Aneka Tambang UBPB Kalbar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kalbar dan Bank Mandiri menggelar sosialisasi pencegahan dan penyebaran virus corona atau Covid-19. Sosialisasi dilaksanakan di halaman Mega Mall A Yani Minggu (8/3). Kegiatan ini juga dirangkai denga senam bersama.

Harrison, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar mengatakan kasus penyebaran virus corona atau COVID-19 saat ini menjadi perhatian dunia. Meski demikian, kasus pasien yang positif terpapar Covid-19 di negara tirai bambu ini semakin menurun, dan mulai banyak yang sembuh. Justru saat ini kasusnya mulai meningkat di negara luar China.

Harrison menjelaskan, masyarakat tidak perlu panik dan cemas berlebihan dalam menyikapi kasus ini. “Kita tidak perlu khawatir, tetapi tetap waspada, katanya.

Perlu dipahami kata dia, virus ini seperti flu biasa hanya saja disertai demam. Penyakit ini memiliki tingkat kematian yang rendah. Namun akan berdampak berat pada pasien memiliki riwayat penyakit diabetes, gangguan ginjal dan jantung dan hati, juga pada lansia.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Da'i di Pedalaman, YBM PLN Kalbar dan BAZNAS Gelar Raker

Jika terpapar virus corona tetapi tubuh dalam kondisi masih bugar, maka hanya diperlukan istirahat yang cukup, konsumsi air putih yang cukup serta makan makanan yang sehat. Sebab penyakit ini memiliki sifat dapat sembuh dengan sendirinya.

“Mereka yang sakit, mendapatkan perawatan di rumah sakit dia juga akan sembuh,”ulasnya.

Virus ini tidak terbang. Proses penularannya melalui partikel yang keluar saat seseorang batuk, bersin, atau saat flu ada partikel yang menempel di pakaian, keyboard, meja, hp, dan barang lainnya. Itu sebabnya, orang yang dalam kondisi sakit disarankan menggunakan masker agar tidak menularkan ke orang lain atau sekitarnya.

Harrison juga mempragakan cara penggunaan masker yang benar. Mulai dari kerapatannya,hingga kebersihannya. Hindari pemakaian masker terlalu lama,karena sudah banyak kuman yang menempel.

Tidak menyentuh masker bagian luar, dan segera membuang masker setelan digunakan. Jangan dilipat dan dimasukan dalam tas.

Hal penting lainnya kata Harrison seringlah mencuci tangan. Menurut penelitian, dalam satu jam seseorang bisa puluhan kali memegang bagian wajahnya. Entah itu hidung, mulut dan lainnya. Hal ini berpotensi memicu terpaparnya kuman atau bakteri. Masyarakat turut mempraktikkan cara mencuci tangan yang telah diajarkan.

Baca Juga :  ANTAM Terima Piagam Penghargaan di HUT ke-64 Pemprov Kalbar

Harrison juga mengapresiasi PT Antam yang turut ambil bagian dalam memerangi virus ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Antam. Ini sangat kita butuhkan keterlibatan masyarakat maupun BUMN dalam memerangi corona, ” kata dia.

VP Corporate Social Responsibility, Human Capital and Finance PT Antam,Muhammad Rusdan mengatakan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Coron dalam rangka mengedukasi masyarakat. Bersinergi dengan Bank Mandiri dan Dinkes Kesehatan Provinsi Kalbar, PT Antam ingin mengambil peran sesuai instruksi Menteri BUMN untuk mencegah penyebaran virus ini.

“Kita tahu di Indonesia sudah ada empat orang. Ini perlu diwaspadai. Kita senantiasa berdoa semoga tidak masuk ke wilayah kita,” pungkasnya. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/