alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Kadin Kalbar dan Dinas Peternakan Mantapkan Sinergitas

PONTIANAK- Kadin Kalbar akan membangun peternakan domba di kawasan perbatasan untuk menangkap peluang bisnis antar negara. Hal ini diungkapkan Ketua Kadin Kalbar dalam audiensinya bersama Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan,
Sabtu (5/3) di Pontianak.

Nantinya, peternakan tersebut akan berintegrasi dengan pembudidayaan ikan dan tanaman holtikultura di kawasan Aruk dan Entikong.

“Nantinya hasil peternakan domba ini akan diekspor ke Sarawak dan Brunei Darussalam sesuai permintaan dari dua negara jiran tersebut,” kata Joni Isnaini dihadapan Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Provinsi Kalbar, Muhammad Munsif.

Joni juga mengungkapkan, berkenaan dengan upaya menangkap peluang bisnis dibidang peternakan, maka Kadin Kalbar merasa penting untuk berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Dinas PPKH.

Baca Juga :  Penjual Sisik Trenggiling Dihukum Setahun Penjara dan Denda Rp50 Juta

Lebih jauh, Joni Isnaini memaparkan ketertarikannya untuk mencoba peluang bisnis ini berawal saat Kadin Kalbar melakukan kunjungan ke Kadin Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

“Jawa Timur terdapat mitra bisnis yang selama ini melakukan ekspor kambing langsung ke Brunei dan Sarawak menggunakan jalur trasnportasi udara. Tentu jalur ini sangat mahal, sementara ada kita di Kalbar yang berbatasan darat dengan kedua negara tersebut. Kenapa bukan kita yang memanfaatkan peluang bisnis tersebut?,” kata Joni lagi.

Hingga saat ini, permintaan dari kedua negara tersebut masih cukup tinggi.

Menurut Joni, Muhammad Munsif selaku Kepala Dinas menyambut baik rencana Kadin Kalbar untuk mengembangkan ternak domba tersebut dan mendukung penuh terobosan ini.

Baca Juga :  95 Persen Ruang Terbuka Tertanam Pohon Pada 2022

“Pemprov Kalbar sangat welcome, sebab langkah ini sejalan dengan program pemerintah, apalagi perspektif dan pendekatan bisnis to bisnis sangat berpengaruh dalam pengembangan dibidang peternakan hewan dan pangan” tutur Joni.**

PONTIANAK- Kadin Kalbar akan membangun peternakan domba di kawasan perbatasan untuk menangkap peluang bisnis antar negara. Hal ini diungkapkan Ketua Kadin Kalbar dalam audiensinya bersama Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan,
Sabtu (5/3) di Pontianak.

Nantinya, peternakan tersebut akan berintegrasi dengan pembudidayaan ikan dan tanaman holtikultura di kawasan Aruk dan Entikong.

“Nantinya hasil peternakan domba ini akan diekspor ke Sarawak dan Brunei Darussalam sesuai permintaan dari dua negara jiran tersebut,” kata Joni Isnaini dihadapan Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Provinsi Kalbar, Muhammad Munsif.

Joni juga mengungkapkan, berkenaan dengan upaya menangkap peluang bisnis dibidang peternakan, maka Kadin Kalbar merasa penting untuk berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Dinas PPKH.

Baca Juga :  Pemasangan Bendera Hingga Akhir Agustus

Lebih jauh, Joni Isnaini memaparkan ketertarikannya untuk mencoba peluang bisnis ini berawal saat Kadin Kalbar melakukan kunjungan ke Kadin Jawa Timur beberapa waktu yang lalu.

“Jawa Timur terdapat mitra bisnis yang selama ini melakukan ekspor kambing langsung ke Brunei dan Sarawak menggunakan jalur trasnportasi udara. Tentu jalur ini sangat mahal, sementara ada kita di Kalbar yang berbatasan darat dengan kedua negara tersebut. Kenapa bukan kita yang memanfaatkan peluang bisnis tersebut?,” kata Joni lagi.

Hingga saat ini, permintaan dari kedua negara tersebut masih cukup tinggi.

Menurut Joni, Muhammad Munsif selaku Kepala Dinas menyambut baik rencana Kadin Kalbar untuk mengembangkan ternak domba tersebut dan mendukung penuh terobosan ini.

Baca Juga :  Stok Tabung Oksigen di Apotek Kritis

“Pemprov Kalbar sangat welcome, sebab langkah ini sejalan dengan program pemerintah, apalagi perspektif dan pendekatan bisnis to bisnis sangat berpengaruh dalam pengembangan dibidang peternakan hewan dan pangan” tutur Joni.**

Most Read

Artikel Terbaru

/