alexametrics
34 C
Pontianak
Friday, September 30, 2022

APBD Perubahan Diketok, Jalankan Program dengan Maksimal

PONTIANAK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak melaksanakan rapat paripurna pendapat akhir Wali Kota Pontianak dan persetujuan bersama antara Wali Kota dan DPRD Pontianak tentang perubahan APBD Pontianak tahun anggaran 2022, Senin, 8 Agustus 2022. Dalam rapat tersebut dihadiri perwakilan legislatif dan eksekutif.

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menjelaskan bahwa APBD perubahan 2022 sudah disetujui oleh DPRD Kota Pontianak dan Pemkot Pontianak. Tentunya, usai persetujuan APBD perubahan ini, program yang sudah dituangkan dalam rencana Pemerintah Kota Pontianak pada semua sektor mesti dijalankan dengan maksimal.

Ia tak menutupi, diperubahan tahun ini cukup banyak kegiatan SOPD yang alokasi anggarannya terpangkas. Penyebabnya karena dampak dari peningkatan kasus Covid-19 di dua tahun lalu, dimana banyak anggaran yang terpusat dipenanganan covid.

Baca Juga :  Kunjungan Managemen PLN ke Redaksi Pontianak Post

Akibat Covid-19, kata Satar, begitu banyak rentetan dampak yang dirasakan Pemkot Pontianak. Salah satunya pungutan pajak yang tak mencapai target. Akibatnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah ditargetkan tak mampu dicapai.

Pada tahun ini, akibatnya cukup dirasa. Utamanya pada rencana program yang sudah disusun belum mampu dijalankan secara maksimal, akibat ketersediaan anggaran yang hanya bisa digunakan buat yang skala prioritas. “Semua program yang direncana itu prioritas. Namun untuk APBD Perubahan ini, rencana program adalah prioritas dari yang prioritas,” ungkapnya.

Ia pun meminta semua OPD untuk menjalankan program pada sisa anggaran perubahan ini dengan maksimal. Sasarannya tentu program yang berdampak luas pada masyarakat.(iza)

PONTIANAK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak melaksanakan rapat paripurna pendapat akhir Wali Kota Pontianak dan persetujuan bersama antara Wali Kota dan DPRD Pontianak tentang perubahan APBD Pontianak tahun anggaran 2022, Senin, 8 Agustus 2022. Dalam rapat tersebut dihadiri perwakilan legislatif dan eksekutif.

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menjelaskan bahwa APBD perubahan 2022 sudah disetujui oleh DPRD Kota Pontianak dan Pemkot Pontianak. Tentunya, usai persetujuan APBD perubahan ini, program yang sudah dituangkan dalam rencana Pemerintah Kota Pontianak pada semua sektor mesti dijalankan dengan maksimal.

Ia tak menutupi, diperubahan tahun ini cukup banyak kegiatan SOPD yang alokasi anggarannya terpangkas. Penyebabnya karena dampak dari peningkatan kasus Covid-19 di dua tahun lalu, dimana banyak anggaran yang terpusat dipenanganan covid.

Baca Juga :  Korban Pemerkosaan Diancam Dipecat

Akibat Covid-19, kata Satar, begitu banyak rentetan dampak yang dirasakan Pemkot Pontianak. Salah satunya pungutan pajak yang tak mencapai target. Akibatnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah ditargetkan tak mampu dicapai.

Pada tahun ini, akibatnya cukup dirasa. Utamanya pada rencana program yang sudah disusun belum mampu dijalankan secara maksimal, akibat ketersediaan anggaran yang hanya bisa digunakan buat yang skala prioritas. “Semua program yang direncana itu prioritas. Namun untuk APBD Perubahan ini, rencana program adalah prioritas dari yang prioritas,” ungkapnya.

Ia pun meminta semua OPD untuk menjalankan program pada sisa anggaran perubahan ini dengan maksimal. Sasarannya tentu program yang berdampak luas pada masyarakat.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/