alexametrics
29 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Sejumlah Warga Ketapang Ikut Dalam Penerbangan Sriwijaya Air SJY182

KETAPANG – Daftar penumpang Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang diduga jatuh di perairan Kepualaun Seribu, beredar luas di media sosial. Sejumlah nama pun diduga merupakan warga Ketapang. Di antaranya pegawai di Dinas Perumahan, Permukiman Penduduk dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Ketapang, Razanah dan Rizki Wahyudi dari Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).

Kepala Dinas Perkim LH Ketapang, Dennery, mengaku masih belum mendapatkan informasi pasti terkait nama-nama yang ada di dalam pesawat. Namun, berdasarkan daftar penumpang Sriwijaya Air yang beredar luas di media sosial, diakuinya memang benar ada nama Razanah, yang merupakah pegawai di Dinas Perkim LH Ketapang.

“Belum bisa memastikan, saya juga masih mencari info pastinya. Tapi memang benar Ibu Razanah bersama suaminya Pak Beben itu ke Bandung untuk berobat. Beliau melakukan kemoterapi,” kata Dennery, kemarin (9/1) malam.

Baca Juga :  Vaksin Pasien dengan Ring Jantung dan Minum Pengencer Darah, Ini Ketentuannya

Dia menjelaskan, Razanah pergi ke Bandung dalam rangka urusan pribadi yaitu berobat. “Beliau cuti sejak Jumat (1/1) lalu. Masa cutinya habis sampai Jumat (8/1) kemarin. Jadi Senin (11/1) lusa masuk kantor,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), Ari Wibawanto, membenarkan seorang pegawainya yang bernama Rizki Wahyudi, merupakan salah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. “Betul. Saya belum bisa menginformasikan setau saya cuma satu,” kata Ari.

Saat ditanyai lebih lanjut terkait detail apakah pegawainya tersebut bersama pegawai lain atau keluarga, Ari belum bisa memberikan penjelasan lebih jelas. “Iya nanti ya. Sekarang masih sibuk. Nanti ya,” ungkapnya sembari menutup saluran telepon.

Baca Juga :  Keluarga Korban Sriwijaya Air Jalani Tes DNA

Selain tiga nama tersebut, diduga masih ada lima warga Ketapang menjadi penumpang pesawat tersebut. Penumpang tersebut bertolak dari Jakarta menuju Ketapang dengan menggunakan dua penerbangan yaitu Sriwijaya Air dari Jakarta-Pontianak dan Nam Air dari Pontianak-Ketapang. (afi)

KETAPANG – Daftar penumpang Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak yang diduga jatuh di perairan Kepualaun Seribu, beredar luas di media sosial. Sejumlah nama pun diduga merupakan warga Ketapang. Di antaranya pegawai di Dinas Perumahan, Permukiman Penduduk dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Ketapang, Razanah dan Rizki Wahyudi dari Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP).

Kepala Dinas Perkim LH Ketapang, Dennery, mengaku masih belum mendapatkan informasi pasti terkait nama-nama yang ada di dalam pesawat. Namun, berdasarkan daftar penumpang Sriwijaya Air yang beredar luas di media sosial, diakuinya memang benar ada nama Razanah, yang merupakah pegawai di Dinas Perkim LH Ketapang.

“Belum bisa memastikan, saya juga masih mencari info pastinya. Tapi memang benar Ibu Razanah bersama suaminya Pak Beben itu ke Bandung untuk berobat. Beliau melakukan kemoterapi,” kata Dennery, kemarin (9/1) malam.

Baca Juga :  Keluarga Korban Sriwijaya Air Jalani Tes DNA

Dia menjelaskan, Razanah pergi ke Bandung dalam rangka urusan pribadi yaitu berobat. “Beliau cuti sejak Jumat (1/1) lalu. Masa cutinya habis sampai Jumat (8/1) kemarin. Jadi Senin (11/1) lusa masuk kantor,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), Ari Wibawanto, membenarkan seorang pegawainya yang bernama Rizki Wahyudi, merupakan salah penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. “Betul. Saya belum bisa menginformasikan setau saya cuma satu,” kata Ari.

Saat ditanyai lebih lanjut terkait detail apakah pegawainya tersebut bersama pegawai lain atau keluarga, Ari belum bisa memberikan penjelasan lebih jelas. “Iya nanti ya. Sekarang masih sibuk. Nanti ya,” ungkapnya sembari menutup saluran telepon.

Baca Juga :  Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Komisi V DPR RI Minta Semua Pihak Tunggu Keterangan Resmi KNKT

Selain tiga nama tersebut, diduga masih ada lima warga Ketapang menjadi penumpang pesawat tersebut. Penumpang tersebut bertolak dari Jakarta menuju Ketapang dengan menggunakan dua penerbangan yaitu Sriwijaya Air dari Jakarta-Pontianak dan Nam Air dari Pontianak-Ketapang. (afi)

Most Read

Artikel Terbaru

/