alexametrics
33.9 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Lestarikan Budaya, tak Pernah Absen Meriahkan Cap Go Meh

Dukungan Wismilak Foundation kepada Kelompok Naga Sinar Surya

Lahir dari rasa cinta dan kepedulian untuk melestarikan kebudayaan, Julius dan keluarganya mendirikan Kelompok Naga Sinar Surya pada 2013 lalu. Upaya itu juga dilakukan untuk menurunkan pengetahuan budaya ini kepada generasi yang lebih muda. Hingga saat ini, kelompok ini rutin berpartisipasi dalam memeriahkan pawai naga pada perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak.

SITI SULBIYAH, Pontianak

KELOMPOK Sinar Surya didirikan pada 2013 lalu sebagai usaha untuk melestarikan kebudayaan komunitas Tionghoa, dalam bentuk olahraga dan permainan barongsai, yang kemudian dilengkapi juga dengan atraksi naga. Sang pendiri, Julius dan keluarganya, selalu memiliki minat yang tinggi akan seni barongsai dan naga.

“Sejak tahun 2013, Kelompok Naga Sinar Surya tidak pernah absen memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak. H-30 setiap tahun sebelum perayaan Tahun Baru Cina, kami sudah mulai berlatih secara intens untuk memeriahkan festival Cap Go Meh. Mulai dari ritual buka mata naga hingga ritual bakar naga di akhir perayaan Cap Go Meh,” tutur Julius, kemarin.

Baca Juga :  larang perayaan cap Go meh

Di tahun 2019, Kelompok Naga Sinar Surya kompak bermain dengan elok dan menarik mata masyarakat Kota Pontianak, dengan lampu-lampunya yang cantik. Naga Sinar Surya pun diberikan penghargaan sebagai juara I Naga Bersinar. Di tahun 2020 ini, walaupun tidak memiliki target tertentu, segenap tim yang terdiri dari pemain berusia 16 – 30 tahun ini, memiliki keinginan untuk mempertahankan gelar juara tersebut sebaik mungkin.

Prestasi tersebut tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya adalah Wismilak Foundation. Dukungan yang diberikan oleh yayasan tersebut, dalam bentuk moril maupun materil. Kerja sama yang terjalin antara keduanya, terjadi karena kesamaan visi dan misi untuk menjaga dan melestarikan budaya, sesuai dengan salah satu pilar Wismilak Foundation, yaitu Peduli Budaya. Adapun, dukungan yang diberikan oleh Wismilak Foundation, dalam bentuk penyediaan sarana hingga dukungan untuk pembinaan dan latihan peserta.

“Misi pelestarian budaya yang kami sampaikan ini dapat diperlihatkan dengan sangat baik oleh para pemain naga, serta segenap pelatih dan pengurus Kelompok Naga Sinar Surya. Prestasi yang diraih pun kami anggap sebagai apresiasi atas kerja keras tim, dan Wismilak Foundation sangat berterima kasih atas kerja sama ini,” ujar perwakilan Wismilak Foundation, Jaya Siddhi Gantama.

Baca Juga :  Awas! Penularan Kluster Keluarga Mendominasi di Kalbar

Dia melanjutkan, tahun ini merupakan tahun ke-13 di mana Wismilak Foundation konsisten dan berperan aktif mendukung perayaan Cap Go Meh yang berfokus di Pontianak. Selain akan mendukung kegiatan Pawai Naga Berseri melalui kerja samanya dengan Kelompok Naga Sinar Surya, Wismilak Foundation juga telah memberikan dukungan pemeliharaan bangunan budaya dan ikonik di Singkawang dan Pontianak.

“Tidak banyak orang yang rela berkorban demi melestarikan kebudayaan seperti Kelompok Naga Sinar Surya ini, yang terus mencintai seni dan olahraga barongsai serta naga, bahkan memiliki misi untuk menurunkan kepedulian ini pada generasi muda,” kata Ketua Yayasan Wismilak Foundation, Henry Najoan.

Karena itu, ditegaskan dia, sudah sepatutnya Wismilak Foundation memberikan dukungan melalui pilar Peduli Budaya yang terus dijalankan secara konsisten. Dia harap, kerja sama yang terjalin akan semakin solid, dan akan semakin banyak anak tertarik dan ikut giat melestarikan kebudayaan ini di masa depan. (*)

Dukungan Wismilak Foundation kepada Kelompok Naga Sinar Surya

Lahir dari rasa cinta dan kepedulian untuk melestarikan kebudayaan, Julius dan keluarganya mendirikan Kelompok Naga Sinar Surya pada 2013 lalu. Upaya itu juga dilakukan untuk menurunkan pengetahuan budaya ini kepada generasi yang lebih muda. Hingga saat ini, kelompok ini rutin berpartisipasi dalam memeriahkan pawai naga pada perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak.

SITI SULBIYAH, Pontianak

KELOMPOK Sinar Surya didirikan pada 2013 lalu sebagai usaha untuk melestarikan kebudayaan komunitas Tionghoa, dalam bentuk olahraga dan permainan barongsai, yang kemudian dilengkapi juga dengan atraksi naga. Sang pendiri, Julius dan keluarganya, selalu memiliki minat yang tinggi akan seni barongsai dan naga.

“Sejak tahun 2013, Kelompok Naga Sinar Surya tidak pernah absen memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kota Pontianak. H-30 setiap tahun sebelum perayaan Tahun Baru Cina, kami sudah mulai berlatih secara intens untuk memeriahkan festival Cap Go Meh. Mulai dari ritual buka mata naga hingga ritual bakar naga di akhir perayaan Cap Go Meh,” tutur Julius, kemarin.

Baca Juga :  Awas! Penularan Kluster Keluarga Mendominasi di Kalbar

Di tahun 2019, Kelompok Naga Sinar Surya kompak bermain dengan elok dan menarik mata masyarakat Kota Pontianak, dengan lampu-lampunya yang cantik. Naga Sinar Surya pun diberikan penghargaan sebagai juara I Naga Bersinar. Di tahun 2020 ini, walaupun tidak memiliki target tertentu, segenap tim yang terdiri dari pemain berusia 16 – 30 tahun ini, memiliki keinginan untuk mempertahankan gelar juara tersebut sebaik mungkin.

Prestasi tersebut tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya adalah Wismilak Foundation. Dukungan yang diberikan oleh yayasan tersebut, dalam bentuk moril maupun materil. Kerja sama yang terjalin antara keduanya, terjadi karena kesamaan visi dan misi untuk menjaga dan melestarikan budaya, sesuai dengan salah satu pilar Wismilak Foundation, yaitu Peduli Budaya. Adapun, dukungan yang diberikan oleh Wismilak Foundation, dalam bentuk penyediaan sarana hingga dukungan untuk pembinaan dan latihan peserta.

“Misi pelestarian budaya yang kami sampaikan ini dapat diperlihatkan dengan sangat baik oleh para pemain naga, serta segenap pelatih dan pengurus Kelompok Naga Sinar Surya. Prestasi yang diraih pun kami anggap sebagai apresiasi atas kerja keras tim, dan Wismilak Foundation sangat berterima kasih atas kerja sama ini,” ujar perwakilan Wismilak Foundation, Jaya Siddhi Gantama.

Baca Juga :  Tiket Stabil, CGM Diprediksi Lebih Ramai

Dia melanjutkan, tahun ini merupakan tahun ke-13 di mana Wismilak Foundation konsisten dan berperan aktif mendukung perayaan Cap Go Meh yang berfokus di Pontianak. Selain akan mendukung kegiatan Pawai Naga Berseri melalui kerja samanya dengan Kelompok Naga Sinar Surya, Wismilak Foundation juga telah memberikan dukungan pemeliharaan bangunan budaya dan ikonik di Singkawang dan Pontianak.

“Tidak banyak orang yang rela berkorban demi melestarikan kebudayaan seperti Kelompok Naga Sinar Surya ini, yang terus mencintai seni dan olahraga barongsai serta naga, bahkan memiliki misi untuk menurunkan kepedulian ini pada generasi muda,” kata Ketua Yayasan Wismilak Foundation, Henry Najoan.

Karena itu, ditegaskan dia, sudah sepatutnya Wismilak Foundation memberikan dukungan melalui pilar Peduli Budaya yang terus dijalankan secara konsisten. Dia harap, kerja sama yang terjalin akan semakin solid, dan akan semakin banyak anak tertarik dan ikut giat melestarikan kebudayaan ini di masa depan. (*)

Most Read

Luruskan Persepsi Soal PPPK

Cukong Illegal Loging Dipenjara

Tahapan Pilkada Belum Dipahami

Artikel Terbaru

/