alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Rakerwil PKS Persiapan Pemilu 2024

PONTIANAK – Ketua DPW PKS Kalimantan Barat Arif Joni Prasetyo menyatakan pihaknya menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu juga yang dibahas dalam rapat kerja wilayah (Rakerwil) 2022 yang digelar selama dua hari berturut-turut. Sabtu (5/3) dan Minggu (6/3).

“Karena memang persiapan Pemilu 2024, segala upaya menunda Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, kami tolak,” kata Arif Joni di Pontianak, kemarin.

Ia mengatakan Rakerwil yang digelar juga menjadi bagian dari persiapan Pemilu 2024. Para kader PKS mesti memiliki program yang tajam dan terukur serta berbasis pada kenaikan elektabilitas partai menjelang Pemilu 2024.

“Muaranya tetap kesana, sehingga soliditas menjadi dasarnya,” kata Arif.

Arif melanjutkan para kader yang duduk di legislatif harus bekerja keras untuk masyarakat. Para kader mesti menunjukkan kehadirannya dalam bentuk program-program kerja bagi konstituen.

Baca Juga :  Tarif Parkir Batal Naik

“Kehadiran bukan hanya fisik tapi juga mengadvokasi program,” jelas Arif.

Arif menyebutkan PKS mesti menjadi partai yang memperjuangkan aspirasi rakyat. Memperbaiki kinerja, manajemen dan hubungan ke masyarakat.

Pihaknya ingin menjadikan PKS sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi semuanya.

“Hendaknya jajaran PKS sampai ke tingkat desa dan kelurahan membangun kolaborasi untuk Kalimantan Barat,” kata dia.

Sementara tema Rakerwil itu semangat transformasi dan kolaborasi. Bersamaan juga dilantik Dewan Penasihat PKS Kalimantan Barat.

Sementara itu Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar berharap para Pengurus PKS baik yang berada di legislatif tingkat kabupaten/kota hingga provinsi untuk mendukung dan bersinergi mensukseskan program pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran.

Baca Juga :  MPC PP Kota Pontianak Gelar Donor Darah, Sehari Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah

Lanjutnya, Sutarmidji juga menjabarkan program pembangunan di provinsi kini mulai perlahan terselesaikan sesuai dengan target yang diharapkan.

“Saya juga menyampaikan bahwa Kalbar ini kalau pembangunan infrastruktur atau infrastruktur pelayanan saya anggap selesai tahun ini. Artinya kenyamanan dalam proses memberikan pelayanan kepada masyarakat tahun ini selesai,” ujarnya.

Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso yang yang memiliki fasilitas 6 lantai dan bisa menampung 275 tempat tidur serta ditunjang 14 ruang operasi yang tak lama lagi akan segera rampung.

“Dibangun juga ruang radiologi dan ruang hemodialisa juga sudah selesai serta rumah sakit infeksius juga hampir selesai,” kata Sutarmidji.

“Jadi ada empat bangunan yang bersamaan selesai semua, sehingga kedepan tinggal bagaimana melengkapi infrastruktur pendidikan serta infrastruktur jalan dan jembatan,” sambung Sutarmidji. (mse)

PONTIANAK – Ketua DPW PKS Kalimantan Barat Arif Joni Prasetyo menyatakan pihaknya menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu juga yang dibahas dalam rapat kerja wilayah (Rakerwil) 2022 yang digelar selama dua hari berturut-turut. Sabtu (5/3) dan Minggu (6/3).

“Karena memang persiapan Pemilu 2024, segala upaya menunda Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, kami tolak,” kata Arif Joni di Pontianak, kemarin.

Ia mengatakan Rakerwil yang digelar juga menjadi bagian dari persiapan Pemilu 2024. Para kader PKS mesti memiliki program yang tajam dan terukur serta berbasis pada kenaikan elektabilitas partai menjelang Pemilu 2024.

“Muaranya tetap kesana, sehingga soliditas menjadi dasarnya,” kata Arif.

Arif melanjutkan para kader yang duduk di legislatif harus bekerja keras untuk masyarakat. Para kader mesti menunjukkan kehadirannya dalam bentuk program-program kerja bagi konstituen.

Baca Juga :  Atbah Kembali Pimpin PKS

“Kehadiran bukan hanya fisik tapi juga mengadvokasi program,” jelas Arif.

Arif menyebutkan PKS mesti menjadi partai yang memperjuangkan aspirasi rakyat. Memperbaiki kinerja, manajemen dan hubungan ke masyarakat.

Pihaknya ingin menjadikan PKS sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi semuanya.

“Hendaknya jajaran PKS sampai ke tingkat desa dan kelurahan membangun kolaborasi untuk Kalimantan Barat,” kata dia.

Sementara tema Rakerwil itu semangat transformasi dan kolaborasi. Bersamaan juga dilantik Dewan Penasihat PKS Kalimantan Barat.

Sementara itu Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar berharap para Pengurus PKS baik yang berada di legislatif tingkat kabupaten/kota hingga provinsi untuk mendukung dan bersinergi mensukseskan program pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan dan penganggaran.

Baca Juga :  Partai NasDem Landak Target Menang Pemilu 2024, Tambah Kursi di Legislatif

Lanjutnya, Sutarmidji juga menjabarkan program pembangunan di provinsi kini mulai perlahan terselesaikan sesuai dengan target yang diharapkan.

“Saya juga menyampaikan bahwa Kalbar ini kalau pembangunan infrastruktur atau infrastruktur pelayanan saya anggap selesai tahun ini. Artinya kenyamanan dalam proses memberikan pelayanan kepada masyarakat tahun ini selesai,” ujarnya.

Salah satunya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedarso yang yang memiliki fasilitas 6 lantai dan bisa menampung 275 tempat tidur serta ditunjang 14 ruang operasi yang tak lama lagi akan segera rampung.

“Dibangun juga ruang radiologi dan ruang hemodialisa juga sudah selesai serta rumah sakit infeksius juga hampir selesai,” kata Sutarmidji.

“Jadi ada empat bangunan yang bersamaan selesai semua, sehingga kedepan tinggal bagaimana melengkapi infrastruktur pendidikan serta infrastruktur jalan dan jembatan,” sambung Sutarmidji. (mse)

Most Read

Artikel Terbaru

/