alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

YBM PLN Kalbar Kembali Serahkan Bantuan Sembako Senilai Rp. 288 Juta Untuk Warga Kurang Mampu di Kalbar

Setelah berhasil menyalurkan 800 bantuan paket sembako pada bulan April lalu, Karyawan PLN Kalbar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) kembali serahkan 1.441 bantuan paket sembako senilai Rp. 288 juta rupiah untuk warga kurang mampu di beberapa daerah di Kalimantan Barat.

Mengawali kegiatan tersebut General Manager PLN Kalbar menyerahkan bantuan paket sembako kepada para Penyandang Disabilitas yang ada di Kota Pontianak dan warga Mualaf daerah Gunung Tawang Kabupaten Kubu Raya.

Menurut Agung, bantuan tahap kedua sebanyak 1.000 paket sembako akan didistribusikan ke beberapa kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, sementara sisanya akan dibagikan untuk warga kurang mampu di Kota Pontianak dan sekitarnya. Untuk mekanisme penyerahan bantuan juga dilakukan dengan cara yang sama seperti bantuan sebelumnya.

Agung juga menjelaskan, masing-masing paket sembako senilai 200 ribu rupiah terdiri dari beras, mie instan, gula, minyak goreng, masker kain dan bahan makanan lainnya.

“Kami merasa berempati dengan kondisi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 yang saat ini masih berlangsung . Bantuan ini adalah amanah seluruh karyawan yang berasal dari zakat, infak, dan sodaqoh seluruh karyawan muslim PLN Kalbar yang dipungut setiap bulannya. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang memang sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ungkap Agung penuh haru.

Baca Juga :  Andi Musa Pimpin LPTQ Kalbar

Selanjutnya Agung berharap para penerima bantuan turut mendo’akan seluruh Karyawan PLN di Kalbar agar mendapatkan kemurahan dan kemudahan dari Allah Azza wa Jalla selama melaksanakan tugas melayani kebutuhan listrik masyarakat.

Sementara itu menurut Fauzi, Sekretaris DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Pontianak, bantuan paket sembako dari YBM PLN ini tentunya sangat membantu anggota PPDI dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi ekonomi kami. Jangankan kami para penyandang disabilitas, orang yang memiliki anggota tubuh yang lengkap saja banyak yang susah, apalagi kami yang sehari-harinya menggantungkan hidup melalui kerja serabutan dengan penghasilan harian, beban hidup terasa semakin berat. Alhamdulillah, bantuan paket sembako dari YBM PLN ini sangat membantu kami. Semoga seluruh karyawan PLN diberkahi rezeki yang berlimpah, kesehatan serta keselamatan dalam menjalankan tugas mulia melayani kebutuhan listrik masyarakat,” ungkap Fauzi.

Baca Juga :  PLN Siapkan Tiga Fase Jalankan Prosedur Kerja New Normal

Ketua YBM PLN Kalbar, Andang Triwahyudi mengatakan, selain bantuan paket sembako pihaknya juga telah menyerahkan bantuan pengobatan untuk warga kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan hasil kerjasama dengan Baznas Provinsi Kalbar.

“Selain bantuan paket sembako, santunan berupa biaya pengobatan bagi keluarga kurang mampu juga menjadi prioritas kami, terutama dimasa pandemi covid-19 ini, dimana kebutuhan layanan kesehatan juga sangat diperlukan. Kami berharap bantuan yang diberikan juga dapat meringankan beban mereka yang sakit dan perlu dirawat namun tidak memiliki biaya untuk berobat,” kata Andang.

Pendistribusian bantuan paket sembako juga dilakukan oleh komunitas Karyawan Milenial PLN Kalbar. Komunitas yang eksis pada kegiatan-kegiatan sosial sejak 5 tahun lalu ini akan bergerak dan mensasar lokasi tempat tinggal warga kurang mampu di beberapa kecamatan di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Keterliban Komunitas Pegawai Milenial dalam kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian generasi muda PLN terhadap lingkungan.**

Foto dan berita Humas PLN Kalbar

Setelah berhasil menyalurkan 800 bantuan paket sembako pada bulan April lalu, Karyawan PLN Kalbar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) kembali serahkan 1.441 bantuan paket sembako senilai Rp. 288 juta rupiah untuk warga kurang mampu di beberapa daerah di Kalimantan Barat.

Mengawali kegiatan tersebut General Manager PLN Kalbar menyerahkan bantuan paket sembako kepada para Penyandang Disabilitas yang ada di Kota Pontianak dan warga Mualaf daerah Gunung Tawang Kabupaten Kubu Raya.

Menurut Agung, bantuan tahap kedua sebanyak 1.000 paket sembako akan didistribusikan ke beberapa kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, sementara sisanya akan dibagikan untuk warga kurang mampu di Kota Pontianak dan sekitarnya. Untuk mekanisme penyerahan bantuan juga dilakukan dengan cara yang sama seperti bantuan sebelumnya.

Agung juga menjelaskan, masing-masing paket sembako senilai 200 ribu rupiah terdiri dari beras, mie instan, gula, minyak goreng, masker kain dan bahan makanan lainnya.

“Kami merasa berempati dengan kondisi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 yang saat ini masih berlangsung . Bantuan ini adalah amanah seluruh karyawan yang berasal dari zakat, infak, dan sodaqoh seluruh karyawan muslim PLN Kalbar yang dipungut setiap bulannya. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang memang sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ungkap Agung penuh haru.

Baca Juga :  Andi Musa Pimpin LPTQ Kalbar

Selanjutnya Agung berharap para penerima bantuan turut mendo’akan seluruh Karyawan PLN di Kalbar agar mendapatkan kemurahan dan kemudahan dari Allah Azza wa Jalla selama melaksanakan tugas melayani kebutuhan listrik masyarakat.

Sementara itu menurut Fauzi, Sekretaris DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Pontianak, bantuan paket sembako dari YBM PLN ini tentunya sangat membantu anggota PPDI dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi ekonomi kami. Jangankan kami para penyandang disabilitas, orang yang memiliki anggota tubuh yang lengkap saja banyak yang susah, apalagi kami yang sehari-harinya menggantungkan hidup melalui kerja serabutan dengan penghasilan harian, beban hidup terasa semakin berat. Alhamdulillah, bantuan paket sembako dari YBM PLN ini sangat membantu kami. Semoga seluruh karyawan PLN diberkahi rezeki yang berlimpah, kesehatan serta keselamatan dalam menjalankan tugas mulia melayani kebutuhan listrik masyarakat,” ungkap Fauzi.

Baca Juga :  Ketua Formatur PAN Pontianak Sambangi NU Pontianak

Ketua YBM PLN Kalbar, Andang Triwahyudi mengatakan, selain bantuan paket sembako pihaknya juga telah menyerahkan bantuan pengobatan untuk warga kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan hasil kerjasama dengan Baznas Provinsi Kalbar.

“Selain bantuan paket sembako, santunan berupa biaya pengobatan bagi keluarga kurang mampu juga menjadi prioritas kami, terutama dimasa pandemi covid-19 ini, dimana kebutuhan layanan kesehatan juga sangat diperlukan. Kami berharap bantuan yang diberikan juga dapat meringankan beban mereka yang sakit dan perlu dirawat namun tidak memiliki biaya untuk berobat,” kata Andang.

Pendistribusian bantuan paket sembako juga dilakukan oleh komunitas Karyawan Milenial PLN Kalbar. Komunitas yang eksis pada kegiatan-kegiatan sosial sejak 5 tahun lalu ini akan bergerak dan mensasar lokasi tempat tinggal warga kurang mampu di beberapa kecamatan di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Keterliban Komunitas Pegawai Milenial dalam kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian generasi muda PLN terhadap lingkungan.**

Foto dan berita Humas PLN Kalbar

Most Read

Artikel Terbaru

/