alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Akademi Farmasi Pontianak Bidik Direktur Baru

PONTIANAK – Akademi Farmasi Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Pontianak akan menentukan Direktur baru setelah masa bakti Direktur Akfar Yarsi sebelumnya akan berakhir pada akhir Juni 2020 ini. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Suhadi SW, belum lama ini.

Suhadi mengatakan, dalam upaya peningkatan kwalitas pendidikan Akademi Farmasi Yarsi Pontianak, pihaknya melakukan seleksi dengan mengutamakan Profesionalisme calon Direktur Akfar kedepannya.“Karena memang masa bakti Direktur Akademi Farmasi akan berakhir maka kita akan lakukan seleksi yang bertahap,” kata dia.

Sementara itu Ketua Panitia Seleksi, Gusti Hardiansyah mengatakan, dalam rangka menyiapkan Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak yang saat ini menjadi satu-satunya di Kalimantan Barat dengan Akreditasi B, melakukan tahapan-tahapan seleksi yang harus dilakukan oleh bakal calon Direktur Akfar Yarsi Pontianak.

Baca Juga :  Antusias Lansia Sadar Vaksin COVID-19

“Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak akan berakhir Juni 2020 ini, maka mesti dilakukan seleksi Direktur Akfar Masa Bakti berikutnya, yaitu masa bakti 2020-2024,” terangnya.

Dalam upaya mendapatkan Direktur yang berkualitas, maka Panitia Seleksi Bakal Calon Direktur Akfar telah menentukan Persyaratan dengan tetap menjunjung tinggi Profesionalisme kerja.“Kami telah menyiapkan persyaratan yang nantinya juga akan kita sampaikan kepada publik sehingga asas keterbukaan publik tetap kami penuhi sehingga masyarakat juga bisa menilai Akademi Farmasi Yarsi kedepannya,” pungkas dia. (/r)

PONTIANAK – Akademi Farmasi Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Pontianak akan menentukan Direktur baru setelah masa bakti Direktur Akfar Yarsi sebelumnya akan berakhir pada akhir Juni 2020 ini. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Suhadi SW, belum lama ini.

Suhadi mengatakan, dalam upaya peningkatan kwalitas pendidikan Akademi Farmasi Yarsi Pontianak, pihaknya melakukan seleksi dengan mengutamakan Profesionalisme calon Direktur Akfar kedepannya.“Karena memang masa bakti Direktur Akademi Farmasi akan berakhir maka kita akan lakukan seleksi yang bertahap,” kata dia.

Sementara itu Ketua Panitia Seleksi, Gusti Hardiansyah mengatakan, dalam rangka menyiapkan Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak yang saat ini menjadi satu-satunya di Kalimantan Barat dengan Akreditasi B, melakukan tahapan-tahapan seleksi yang harus dilakukan oleh bakal calon Direktur Akfar Yarsi Pontianak.

Baca Juga :  STIKes Yarsi Pontianak Lantik Ketua Baru

“Direktur Akademi Farmasi Yarsi Pontianak akan berakhir Juni 2020 ini, maka mesti dilakukan seleksi Direktur Akfar Masa Bakti berikutnya, yaitu masa bakti 2020-2024,” terangnya.

Dalam upaya mendapatkan Direktur yang berkualitas, maka Panitia Seleksi Bakal Calon Direktur Akfar telah menentukan Persyaratan dengan tetap menjunjung tinggi Profesionalisme kerja.“Kami telah menyiapkan persyaratan yang nantinya juga akan kita sampaikan kepada publik sehingga asas keterbukaan publik tetap kami penuhi sehingga masyarakat juga bisa menilai Akademi Farmasi Yarsi kedepannya,” pungkas dia. (/r)

Most Read

Artikel Terbaru

/