alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 22, 2022

Masyarakat Sudah Taati PPKM

WALI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memastikan masyarakat sudah menaati aturan dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat yang saat ini tengah berlangsung.

“Saya hampir setiap malam memantau penerapan PPKM. Alhamdulillah sebagian masyarakat sudah mematuhi aturan PPKM,” kata Edi di Pontianak, kemarin.

Ia mencontohkan pada tempat usaha atau tempat-tempat keramaian. Menurutnya sudah hampir sembilan puluh persen mematuhi aturan PPKM, dengan menutup tempat usahanya.

“Memang masih ada yang diizinkan beroperasi. Ketika sudah memasuki pukul 20.00, tempat usahanya mulai ditutup. Begitu juga dengan tempat-tempat kerumuman. Kecuali ambulan atau yang sifatnya penting masih bisa lewat,” sebutnya.

Pemerintah Kota Pontianak menerapkan PPKM mulai tanggal 1 hingga 14 Juli 2021. Penerapan itu untuk menekan kasus Covid-19 di Kota Pontianak. Sebab saat ini Kota Pontianak masuk dalam kategori zona merah atau risiko tinggi untuk penyebaran kasus Covid-19.

Baca Juga :  Mahasiswa Dukung Pemberlakuan PPKM Mikro

Sebelumnya, Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak telah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 1 Juli 2021. Keputusan ini diambil memperhatikan kondisi Kota Pontianak yang terkategori zona merah Covid-19.

Selain itu juga sebagai tindaklanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Mikro, yang ditindaklanjuti Instruksi Satgas Covid-19 Kalbar tentang penanganan Covid-19 pada zona merah di Kota Pontianak.

Adapaun aturan yang diberlakukan selama PPKM Mikro ditetapkan, diantaranya meniadakan pesta pernikahan, menutup sementara taman-taman, destinasi wisata serta ruang publik. Pemberlakuan operasional usaha hingga pukul 20.00 WIB untuk kafe, warkop, restoran, rumah makan dan pusat perbelanjaan. (mse)

WALI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memastikan masyarakat sudah menaati aturan dalam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara ketat yang saat ini tengah berlangsung.

“Saya hampir setiap malam memantau penerapan PPKM. Alhamdulillah sebagian masyarakat sudah mematuhi aturan PPKM,” kata Edi di Pontianak, kemarin.

Ia mencontohkan pada tempat usaha atau tempat-tempat keramaian. Menurutnya sudah hampir sembilan puluh persen mematuhi aturan PPKM, dengan menutup tempat usahanya.

“Memang masih ada yang diizinkan beroperasi. Ketika sudah memasuki pukul 20.00, tempat usahanya mulai ditutup. Begitu juga dengan tempat-tempat kerumuman. Kecuali ambulan atau yang sifatnya penting masih bisa lewat,” sebutnya.

Pemerintah Kota Pontianak menerapkan PPKM mulai tanggal 1 hingga 14 Juli 2021. Penerapan itu untuk menekan kasus Covid-19 di Kota Pontianak. Sebab saat ini Kota Pontianak masuk dalam kategori zona merah atau risiko tinggi untuk penyebaran kasus Covid-19.

Baca Juga :  Misi Kurangi Limbah Plastik, Poscar Bagikan Makanan Kucing Gratis

Sebelumnya, Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak telah memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 1 Juli 2021. Keputusan ini diambil memperhatikan kondisi Kota Pontianak yang terkategori zona merah Covid-19.

Selain itu juga sebagai tindaklanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Mikro, yang ditindaklanjuti Instruksi Satgas Covid-19 Kalbar tentang penanganan Covid-19 pada zona merah di Kota Pontianak.

Adapaun aturan yang diberlakukan selama PPKM Mikro ditetapkan, diantaranya meniadakan pesta pernikahan, menutup sementara taman-taman, destinasi wisata serta ruang publik. Pemberlakuan operasional usaha hingga pukul 20.00 WIB untuk kafe, warkop, restoran, rumah makan dan pusat perbelanjaan. (mse)

Most Read

Artikel Terbaru

/