alexametrics
31 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Pemkot Pontianak Raih Natamukti Award

Motivas bagi Pelaku Usaha agar Mutu Produk lebih Baik

Natamukti, sebuah penghargaan dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia diberikan kepada Pemerintah Pontianak karena telah berhasil memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah. Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, di Bogor pada Senin lalu. Penghargaan ini diharapkan mampu menularkan semangat para pelaku usaha kecil untuk terus meningkatkan kualitas produk.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

PEMBERIAN penghargaan Natamukti kategori kota dari ICSB Indonesia diberikan kepada Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, Senin malam di Bogor. Penghargaan itu diberikan kepada daerah-daerah yang dinilai berhasil mempromosikan UMKM lokal, mendorong kualitas produk UMKM dan membangun ekosistem UMKM di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Manfaatkan Platform Digital, Kerajinan Tangan Berbahan Kulit Kayu Kapuak Terjual Hingga ke Amerika

Bahasan menuturkan bahwa sejak beberapa tahun lalu pengembangan UMKM di Kota Pontianak sudah konsen dilakukan. Dimulai dengan melakukan pendataan jumlah UMKM sampai memberikan segala kemudahan kepengurusan perizinan usaha. Puncaknya, Pemkot Pontianak juga membuat satu gedung UMKM Center.

Di UMKM Center, lanjut Bahasan, bisa ditemukan beragam produk milik pelaku UMKM Pontianak. Jenisnya mulai dari makanan, minuman sampai kerajinan tangan.

Dalam upaya mempromosikan itu, pihaknya dibantu Dekranasda dan PKK Pontianak. Contohnya ketika ada tamu dari luar, salah satu tujuannya pasti selalu bertandang ke gedung UMKM Center ini. Selain mengenalkan Gedung UMKM Center. Produk-produk yang ada di sana juga dibeli para pengunjung.

Bahasan berharap bisa menjadi penyemangat semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM. Tapi diakuinya, ada beberapa permasalahan yang kerap dihadapi pelaku UMKM, diantaranya minimnya regenerasi pelaku usaha, lemahnya permodalan, kurangnya inovasi produk dan terbatasnya jaringan pemasaran.

Baca Juga :  Pangdam Berikan Penghargaan bagi Atlet Berprestasi

“Untuk itulah keberadaan Gedung UMKM Center ini diharapkan menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM,” tutupnya.(*)

Motivas bagi Pelaku Usaha agar Mutu Produk lebih Baik

Natamukti, sebuah penghargaan dari International Council for Small Business (ICSB) Indonesia diberikan kepada Pemerintah Pontianak karena telah berhasil memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah. Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, di Bogor pada Senin lalu. Penghargaan ini diharapkan mampu menularkan semangat para pelaku usaha kecil untuk terus meningkatkan kualitas produk.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

PEMBERIAN penghargaan Natamukti kategori kota dari ICSB Indonesia diberikan kepada Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, Senin malam di Bogor. Penghargaan itu diberikan kepada daerah-daerah yang dinilai berhasil mempromosikan UMKM lokal, mendorong kualitas produk UMKM dan membangun ekosistem UMKM di daerah masing-masing.

Baca Juga :  BP3TKI Raih Predikat WBK

Bahasan menuturkan bahwa sejak beberapa tahun lalu pengembangan UMKM di Kota Pontianak sudah konsen dilakukan. Dimulai dengan melakukan pendataan jumlah UMKM sampai memberikan segala kemudahan kepengurusan perizinan usaha. Puncaknya, Pemkot Pontianak juga membuat satu gedung UMKM Center.

Di UMKM Center, lanjut Bahasan, bisa ditemukan beragam produk milik pelaku UMKM Pontianak. Jenisnya mulai dari makanan, minuman sampai kerajinan tangan.

Dalam upaya mempromosikan itu, pihaknya dibantu Dekranasda dan PKK Pontianak. Contohnya ketika ada tamu dari luar, salah satu tujuannya pasti selalu bertandang ke gedung UMKM Center ini. Selain mengenalkan Gedung UMKM Center. Produk-produk yang ada di sana juga dibeli para pengunjung.

Bahasan berharap bisa menjadi penyemangat semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM. Tapi diakuinya, ada beberapa permasalahan yang kerap dihadapi pelaku UMKM, diantaranya minimnya regenerasi pelaku usaha, lemahnya permodalan, kurangnya inovasi produk dan terbatasnya jaringan pemasaran.

Baca Juga :  Tadarus Alquran Santri Tunanetra

“Untuk itulah keberadaan Gedung UMKM Center ini diharapkan menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM,” tutupnya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/