alexametrics
29 C
Pontianak
Thursday, May 26, 2022

Ratusan Massa BPM Datangi Gedung Kejati Kalbar, Pertanyakan Dugaan Kasus Korupsi Navigasi

PONTIANAK – Ratusan massa dari Non Goverment Organitation (NGO) Badan Barisan Melayu (BPM) Kalbar mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Kalbar di Jalan Ahmad Yani Selasa pagi (9/11). Mereka menggelar aksi damai melawan para pelaku korupsi yang merugikan uang negara.

Pantauan Pontianak Post, sebagian massa berorasi dengan membawa banner, kertas karton bertuliskan berbagai kalimat nada pengingat. Beberapa di antaranya “Kasus Dugaan Korupsi Navigasi sampai dimana. Segera tindaklanjuti. Ada juga banner bertuliskan Kejati Kalbar jangan coba-coba bermain dengan dugaan kasus korupsi. Tegakan reformasi hhukum di Kalbar dan lain-lain.

Di lapangan, koordinator aksi Denni menyampaikan bahwa kedatangan ormas BPM bersama rekan-rekan betujuan menggelar aksi damai dalam rangka melawan para koruptor di Kalimantan Barat.

Baca Juga :  TNI AL Amankan Kapal Bawa Satwa Lindung

“Tidak ada pelaku koruptor kebal hukum di bumi ini, khususnya di Kalimantan Barat. Ingat negara jangan mau dikalahkan dengan para koruptor,” ujarnya.

BPM adalah ormas berbuat kebajikan dan bermanfaat khususnya bagi masyarakat melayu, dan masyarakat Kalbar pada umumnya.

“Kami datang ke Gedung Kejati megah ini adalah untuk mempertanyakan kasus-kasus dugaan korupsi yang selama ini terkesan berjalan di tempat. Misalnya saja kasus dugaan korupsi navigasi. Kerugiaan negara mencapai miliaran rupiah,” ucapnya.

Deni meminta Kejati Kalbar tidak hanya fokus pada masalah kasus-kasus kecil saja.

“Ayo pak Kajati Kalbar harapan masyarakat supaya berani menindak tegas dugaan kasus korupsi besar,” tukasnya.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan agar tidak bermain-main dengan dugaan kasus korupsi.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Tiga Kota di Kalbar Kompak Inflasi

“Semoga aksi damai yang kami lakukan hari ini (kemarin) segera ditindaklanjuti, karena jika tidak maka kami dari BPM akan kembali mendatangi gedung Kejati Kalbar dengan jumlah massa yang lebih besar dari hari ini,” teriaknya.

Aksi damai BPM sendiri disertakan dengan menyerahkan sejumlah berkas atau bukti pelaporan kasus-kasus dugaan korupsi yang diterima langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Dr. Masyhudi, SH. M.Hum mengatakan tetap berkomitmen membongkar kasus-kasus dugaan korupsi di Kalimantan Barat.

“Berkas laporan yang saya terima hari ini. akan segara kamis jadikan bukti tambahan kasus korupsi yang sedang kami tangani,” janjinya. (den)

PONTIANAK – Ratusan massa dari Non Goverment Organitation (NGO) Badan Barisan Melayu (BPM) Kalbar mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Kalbar di Jalan Ahmad Yani Selasa pagi (9/11). Mereka menggelar aksi damai melawan para pelaku korupsi yang merugikan uang negara.

Pantauan Pontianak Post, sebagian massa berorasi dengan membawa banner, kertas karton bertuliskan berbagai kalimat nada pengingat. Beberapa di antaranya “Kasus Dugaan Korupsi Navigasi sampai dimana. Segera tindaklanjuti. Ada juga banner bertuliskan Kejati Kalbar jangan coba-coba bermain dengan dugaan kasus korupsi. Tegakan reformasi hhukum di Kalbar dan lain-lain.

Di lapangan, koordinator aksi Denni menyampaikan bahwa kedatangan ormas BPM bersama rekan-rekan betujuan menggelar aksi damai dalam rangka melawan para koruptor di Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Cegah Korupsi, Perbaiki Sistem Tataran Birokrat

“Tidak ada pelaku koruptor kebal hukum di bumi ini, khususnya di Kalimantan Barat. Ingat negara jangan mau dikalahkan dengan para koruptor,” ujarnya.

BPM adalah ormas berbuat kebajikan dan bermanfaat khususnya bagi masyarakat melayu, dan masyarakat Kalbar pada umumnya.

“Kami datang ke Gedung Kejati megah ini adalah untuk mempertanyakan kasus-kasus dugaan korupsi yang selama ini terkesan berjalan di tempat. Misalnya saja kasus dugaan korupsi navigasi. Kerugiaan negara mencapai miliaran rupiah,” ucapnya.

Deni meminta Kejati Kalbar tidak hanya fokus pada masalah kasus-kasus kecil saja.

“Ayo pak Kajati Kalbar harapan masyarakat supaya berani menindak tegas dugaan kasus korupsi besar,” tukasnya.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan agar tidak bermain-main dengan dugaan kasus korupsi.

Baca Juga :  Perkara Korupsi di PTPN XIII Siap Disidangkan

“Semoga aksi damai yang kami lakukan hari ini (kemarin) segera ditindaklanjuti, karena jika tidak maka kami dari BPM akan kembali mendatangi gedung Kejati Kalbar dengan jumlah massa yang lebih besar dari hari ini,” teriaknya.

Aksi damai BPM sendiri disertakan dengan menyerahkan sejumlah berkas atau bukti pelaporan kasus-kasus dugaan korupsi yang diterima langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Dr. Masyhudi, SH. M.Hum mengatakan tetap berkomitmen membongkar kasus-kasus dugaan korupsi di Kalimantan Barat.

“Berkas laporan yang saya terima hari ini. akan segara kamis jadikan bukti tambahan kasus korupsi yang sedang kami tangani,” janjinya. (den)

Most Read

Artikel Terbaru

/