alexametrics
32.8 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Komisi V DPR RI Minta Semua Pihak Tunggu Keterangan Resmi KNKT

SUNGAI RAYA —Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengutarakan duka cita mendalam kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Sj 182. Lasarus juga meminta semua pihak untuk menunggu keterangan resmi dari KNKT (komite nasional keselamatan transportasi) terkait penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Sj 182.

“Kita serahkan sepenuhnya dulu prosesnya kepada KNKT terkait penyebab kecelakaan. Dan Kita tunggu keterangan resmi dari KNKT. Meskipun kami telah berkomunikasi dengan KNKT dan Basarnas, tentu kami tidak ingin mengganggunya. Biarkan mereka bekerja terlebih dahulu mengumpulkan data-data yang diperlukan kan. Sehingga bisa memberikn keterangan yang akurat kepada masyarakat,” kata Lasarus, Minggu (10/1) kepada wartawan usaia menghadiri syukuran peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 PDI Perjuangan di Halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Sungai Raya.

Dikesempatan yang sama, Lasarus juga berharap semua potensi yang ada di SAR, serta pendukung-pendukung lain juga dikerahkan untuk mencari kotak hitam pesawat tersebut, serta hal apapun tentang pesawat tersebut yang bisa dijadikan petunjuk. Terutama jika masih ada jenazah para korban yang bisa ditemukan untuk kemudian diidentifikasi.

Baca Juga :  Tangis Duka Sambut Jenazah Dinda¬†

Sebagaimana diberitakan pesawat tersebut sebelumnya sudah mengalami keterlambatan terbang sekitar 30 menit. Meski demikian Lasarus tidak ingin berandai-andai dalam menanggapi kemungkinan tersebut. Menurutnya, pilot yang sudah cukup berpengalaman sejatinya sudah mempertimbangkan situasi cuaca menjadi hal yang utama dalam penerbangan. Karena selain bisa dilihat visual, secara teknologi, BMKG juga selalu memberikan rilis kepada seluruh maskapai penerbangan terkait cuaca di jalur penerbangan. Sehingga Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini meyakini seluruh maskapai penerbangan pasti mengupdate perkembangan cuaca pada saat itu atau di jalur penerbangan ketika mau terbang.

“Kami sendiri belum dapat rilis secara resmi dari BMKG terkait kondisi cuaca saat itu di tempat kejadian. Jadi saya tidak bisa berandai-andai terkait dengan kondisi cuaca saat itu,” ucapnya.

Lasarus juga tidak ingin berspekulasi terkait penyebab kecelakaan yang disebabksn faktor usia pesawat. Pasalnya, Ia menilai jika terkait dengan usia pesawat, pesawat itu sebetulnya kalau dikatakan laik terbang atau tidak laik terbang itu tergantung maintenance-nya. Bagaimana perawatan pesawat itu dilakukan secara temporer, sesuai dengan standard penerbangan kita.

Baca Juga :  Dua Warga Mempawah Tumpangi SJ-182

“Kembali, saya tidak ingin berandai-andai. Namun jika dikatakan berdasarkan usia pesawat itu terpatahkan. Karena banyak pesawat yang usianya jauh lebih tua, namun dengan perawatan temporary yang baik mereka tetap laik terbang. Namun prtanyaannya, apakah pesawat ini dilakukan perawatan secara temporary dengan baik, dengan pengawasan otoritas yang mengawasi? Ya kita tunggu saja hasil KNKT yang hingga saat ini masih bekerja,”paparnya.

Sembari menunggu hasil investigasi KNKT, tidak lupa Legislator dari Dapil Kalimantan Barat II mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya ini.

“Kami masih berharap ada keajaiban. Tetapi melihat proses yang berjalan dimana hampir dipastikan pesawat tersebut mngalami kecelakaan. Dan kecil mungkinan dalam kecelakaan pesawat ada pnumpng yang selamat. Sehingga untuk kemungkinan terburuk itu, saya turut berduka cita yang mendalan, semoga para korban mendapat tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa,”pungkasnya. (ash)

SUNGAI RAYA —Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mengutarakan duka cita mendalam kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Sj 182. Lasarus juga meminta semua pihak untuk menunggu keterangan resmi dari KNKT (komite nasional keselamatan transportasi) terkait penyebab kecelakaan pesawat Sriwijaya Air Sj 182.

“Kita serahkan sepenuhnya dulu prosesnya kepada KNKT terkait penyebab kecelakaan. Dan Kita tunggu keterangan resmi dari KNKT. Meskipun kami telah berkomunikasi dengan KNKT dan Basarnas, tentu kami tidak ingin mengganggunya. Biarkan mereka bekerja terlebih dahulu mengumpulkan data-data yang diperlukan kan. Sehingga bisa memberikn keterangan yang akurat kepada masyarakat,” kata Lasarus, Minggu (10/1) kepada wartawan usaia menghadiri syukuran peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 PDI Perjuangan di Halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Sungai Raya.

Dikesempatan yang sama, Lasarus juga berharap semua potensi yang ada di SAR, serta pendukung-pendukung lain juga dikerahkan untuk mencari kotak hitam pesawat tersebut, serta hal apapun tentang pesawat tersebut yang bisa dijadikan petunjuk. Terutama jika masih ada jenazah para korban yang bisa ditemukan untuk kemudian diidentifikasi.

Baca Juga :  Teliti Soal Peran Perusahaan Dalam Kemandirian Desa

Sebagaimana diberitakan pesawat tersebut sebelumnya sudah mengalami keterlambatan terbang sekitar 30 menit. Meski demikian Lasarus tidak ingin berandai-andai dalam menanggapi kemungkinan tersebut. Menurutnya, pilot yang sudah cukup berpengalaman sejatinya sudah mempertimbangkan situasi cuaca menjadi hal yang utama dalam penerbangan. Karena selain bisa dilihat visual, secara teknologi, BMKG juga selalu memberikan rilis kepada seluruh maskapai penerbangan terkait cuaca di jalur penerbangan. Sehingga Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini meyakini seluruh maskapai penerbangan pasti mengupdate perkembangan cuaca pada saat itu atau di jalur penerbangan ketika mau terbang.

“Kami sendiri belum dapat rilis secara resmi dari BMKG terkait kondisi cuaca saat itu di tempat kejadian. Jadi saya tidak bisa berandai-andai terkait dengan kondisi cuaca saat itu,” ucapnya.

Lasarus juga tidak ingin berspekulasi terkait penyebab kecelakaan yang disebabksn faktor usia pesawat. Pasalnya, Ia menilai jika terkait dengan usia pesawat, pesawat itu sebetulnya kalau dikatakan laik terbang atau tidak laik terbang itu tergantung maintenance-nya. Bagaimana perawatan pesawat itu dilakukan secara temporer, sesuai dengan standard penerbangan kita.

Baca Juga :  Kata Fahutan Untan, Belajar Di Tengah Pandemi Covid-19

“Kembali, saya tidak ingin berandai-andai. Namun jika dikatakan berdasarkan usia pesawat itu terpatahkan. Karena banyak pesawat yang usianya jauh lebih tua, namun dengan perawatan temporary yang baik mereka tetap laik terbang. Namun prtanyaannya, apakah pesawat ini dilakukan perawatan secara temporary dengan baik, dengan pengawasan otoritas yang mengawasi? Ya kita tunggu saja hasil KNKT yang hingga saat ini masih bekerja,”paparnya.

Sembari menunggu hasil investigasi KNKT, tidak lupa Legislator dari Dapil Kalimantan Barat II mengungkapkan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya ini.

“Kami masih berharap ada keajaiban. Tetapi melihat proses yang berjalan dimana hampir dipastikan pesawat tersebut mngalami kecelakaan. Dan kecil mungkinan dalam kecelakaan pesawat ada pnumpng yang selamat. Sehingga untuk kemungkinan terburuk itu, saya turut berduka cita yang mendalan, semoga para korban mendapat tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa,”pungkasnya. (ash)

Most Read

Artikel Terbaru

/