alexametrics
25 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Wujudkan Generasi Unggul Berkarakter Qurani SDIT Al Mumtaz Wisuda Tahfizh 118 Siswa/i

PONTIANAK – Sebanyak 118 siswa/i Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Mumtaz mengukuti wisuda tahfizh juz 29 dan 30, pada Sabtu (8/2) di Aula Asrama Haji Pontianak. Wisuda edisi pertama di tahun 2020 ini mengangkat tema wujudkan generasi unggul berkarakter qur’ani. Wisuda kali ini diikuti oleh siswa/i kelas 3-6.

Dewan pengawas yayasan Al-Mumtaz, Ustad Harjani Hefni mengatakan, ini sejalan dengan program pemerintah daerah untuk mencetak hafizh. “Jadi ini salah satu program membantu pemerintah daerah,” ucapnya.

Ia menuturkan selalu berharap, jika anak-anak selain dibekali ilmu Al-Quran juga dibekali pengetahuan untuk bisa bersaing menghadapi dunianya. Sehingga bekal ini untuk menghadapi dunia kedepannya yang semakin pelik.

“Mudah-mudahan dengan bekal Al-Quran dan bekal iman ini mereka bisa menghadapi masa depan mereka, tidak hanya kehidupan dunia, melainkan juga kehidupan akhirat,” imbuhnya.

Baca Juga :  KSBSI Gelar Rapat Musyawarah Siap Berikan Advokasi untuk Buruh

Kepala SDTI Al-Mumtaz, Zaenuri menuturkan, wisuda ditahun 2020 akan dilaksanakan sebanyak dua kali. Ini untuk pertama kalinya di tahun 2020 karena sudah banyak yang khatam juz 29 dan 30. Untuk yang kedua nantinya akan dilaksanakan bersamaan dengan wisuda lulusan kelas 6 pada bulan Juni.

“Ini merupakan apresiasi anak-anak yang sudah semangat menghafal Al-Qur’an, dan juga memotivasi yang lainnya agar bersemangat menghafal Al-Qur’an nya,” ucapnya.

Zaenuri mengatakan, pencapaian hafalan sesuai dengan target sekolah, ketika sekolah mentargetkan 3 juz, maka akan dibagi beberapa semester sesuai dengan susunannya seperti bagaimana.

“Setiap anak memang progres hafalannya berbeda-beda, ada yang laju ada juga yang lambat. Namun target reguler yang sudah disusun kita harapkan sama, seperti hafalan klasikal dan hafalan individu,” tuturnya.

Baca Juga :  Bagikan Masker di Pasar Rakyat, Penjual dan Konsumen Sambut Antusias

Ke depannya, ia mengatakan akan selalu evaluasi dan berinovasi yang bisa dilakukan dalam mencapai target.

“Seperti saat ini kita belum ada wadah untuk anak-anak yang berminat di hafalan Al-Qur’an misalnya. Nah nantinya akan kita berikan wadah seperti ini. Untuk sekarang ekskul tahfizh sudah ada. Sekarang sudah ada mukhoyam Qur’an, yang sudah dilaksanakan dari bulan Desember, jadi anak-anak yang ikut ekskul tahfizh ada uji publik disaat  mukhoyam Qur’an,” tutupnya. (var/ser)

PONTIANAK – Sebanyak 118 siswa/i Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Mumtaz mengukuti wisuda tahfizh juz 29 dan 30, pada Sabtu (8/2) di Aula Asrama Haji Pontianak. Wisuda edisi pertama di tahun 2020 ini mengangkat tema wujudkan generasi unggul berkarakter qur’ani. Wisuda kali ini diikuti oleh siswa/i kelas 3-6.

Dewan pengawas yayasan Al-Mumtaz, Ustad Harjani Hefni mengatakan, ini sejalan dengan program pemerintah daerah untuk mencetak hafizh. “Jadi ini salah satu program membantu pemerintah daerah,” ucapnya.

Ia menuturkan selalu berharap, jika anak-anak selain dibekali ilmu Al-Quran juga dibekali pengetahuan untuk bisa bersaing menghadapi dunianya. Sehingga bekal ini untuk menghadapi dunia kedepannya yang semakin pelik.

“Mudah-mudahan dengan bekal Al-Quran dan bekal iman ini mereka bisa menghadapi masa depan mereka, tidak hanya kehidupan dunia, melainkan juga kehidupan akhirat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Keandalan Pasokan Listrik, Dorong Perkembangan Usaha UMKM Paska Pandemi

Kepala SDTI Al-Mumtaz, Zaenuri menuturkan, wisuda ditahun 2020 akan dilaksanakan sebanyak dua kali. Ini untuk pertama kalinya di tahun 2020 karena sudah banyak yang khatam juz 29 dan 30. Untuk yang kedua nantinya akan dilaksanakan bersamaan dengan wisuda lulusan kelas 6 pada bulan Juni.

“Ini merupakan apresiasi anak-anak yang sudah semangat menghafal Al-Qur’an, dan juga memotivasi yang lainnya agar bersemangat menghafal Al-Qur’an nya,” ucapnya.

Zaenuri mengatakan, pencapaian hafalan sesuai dengan target sekolah, ketika sekolah mentargetkan 3 juz, maka akan dibagi beberapa semester sesuai dengan susunannya seperti bagaimana.

“Setiap anak memang progres hafalannya berbeda-beda, ada yang laju ada juga yang lambat. Namun target reguler yang sudah disusun kita harapkan sama, seperti hafalan klasikal dan hafalan individu,” tuturnya.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, Relawan Bergerak Bagikan Sembako Bagi Masyarakat Tak Mampu

Ke depannya, ia mengatakan akan selalu evaluasi dan berinovasi yang bisa dilakukan dalam mencapai target.

“Seperti saat ini kita belum ada wadah untuk anak-anak yang berminat di hafalan Al-Qur’an misalnya. Nah nantinya akan kita berikan wadah seperti ini. Untuk sekarang ekskul tahfizh sudah ada. Sekarang sudah ada mukhoyam Qur’an, yang sudah dilaksanakan dari bulan Desember, jadi anak-anak yang ikut ekskul tahfizh ada uji publik disaat  mukhoyam Qur’an,” tutupnya. (var/ser)

Most Read

Artikel Terbaru

/