alexametrics
28 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Edi Ajak Masyarakat Pontianak Sukseskan Pendataan Keluarga

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat untuk mensukseskan kegiatan Pendataan Keluarga di 1 April mendatang. Ketika petugas pendataan datang, berilah data dengan lengkap.

“Sebagai warga Pontianak wajib mendukung pelaksanaan Pendataan Keluarga yang di selenggarakan BKKBN Provinsi Kalbar pada 1 April hingga 31 Mei mendatang. Nanti ada kader-kader pada setiap RT akan melakukan pendataan keluarga,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Rabu (10/2).

Saat petugas Pendataan Keluary dilakukan, pesan Edi berilah data secara benar. Karena ini sangat penting untuk mengetahui dan membuat program. “Tentunya hal ini akan kembali pada usaha untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Penggunaan data ini akan disinergisikan dengan dinas terkait. Dalam proses Pendataan Keluarga nanti akan diketahui kondisi dan jumlah anggota keluarga. Kemudian dari data tersebut bisa mendapatkan indeks kebahagiaan warga Kota Pontianak.

Baca Juga :  Bakar Lahan dengan Sengaja Bakal Disanksi

Sementara itu Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton mengatakan di 2021, BKKBN memiliki berbagai program di bidang Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Beberapa program lain diantaranya adalah Pendataan Keluarga 2021 dan Proyek Prioritas Nasional Promosi serta KIE Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam rangka Pencegahan Stunting.

“Pendataan Keluarga 2021 adalah kegiatan strategis Program Bangga Kencana yang diharapkan dapat menyediakan data basis keluarga yang dapat digunakan dalam intervensi program,” ucap Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton.

Ia menambahkan pendataan keluarga juga diharapkan mampu menyediakan data individu by name by address yang kemudian menjadi peta sasaran intervensi program di tingkat pusat, provinsi, kabupaten kota, kecamatan, desa, sampai RW dan RT. Data dan indikator yang akan dikumpulkan dalam pendataan keluarga terbagi menjadi tiga indikator utama.

Baca Juga :  Jembatan Ambruk, Bagaimana Tanggung Jawab TP4D Sintang

“Indikator kependudukan, keluarga berencana dan Pembangunan Keluarga serta indikator tambahan yaitu stunting dalam formulir berbeda,” tutup Tenny.(iza)

PONTIANAK-Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat untuk mensukseskan kegiatan Pendataan Keluarga di 1 April mendatang. Ketika petugas pendataan datang, berilah data dengan lengkap.

“Sebagai warga Pontianak wajib mendukung pelaksanaan Pendataan Keluarga yang di selenggarakan BKKBN Provinsi Kalbar pada 1 April hingga 31 Mei mendatang. Nanti ada kader-kader pada setiap RT akan melakukan pendataan keluarga,” ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Rabu (10/2).

Saat petugas Pendataan Keluary dilakukan, pesan Edi berilah data secara benar. Karena ini sangat penting untuk mengetahui dan membuat program. “Tentunya hal ini akan kembali pada usaha untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Penggunaan data ini akan disinergisikan dengan dinas terkait. Dalam proses Pendataan Keluarga nanti akan diketahui kondisi dan jumlah anggota keluarga. Kemudian dari data tersebut bisa mendapatkan indeks kebahagiaan warga Kota Pontianak.

Baca Juga :  Gerakan Donasi Sembako Sasar Warga Sungai Kupah dan Sungai Rengas

Sementara itu Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton mengatakan di 2021, BKKBN memiliki berbagai program di bidang Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Beberapa program lain diantaranya adalah Pendataan Keluarga 2021 dan Proyek Prioritas Nasional Promosi serta KIE Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam rangka Pencegahan Stunting.

“Pendataan Keluarga 2021 adalah kegiatan strategis Program Bangga Kencana yang diharapkan dapat menyediakan data basis keluarga yang dapat digunakan dalam intervensi program,” ucap Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton.

Ia menambahkan pendataan keluarga juga diharapkan mampu menyediakan data individu by name by address yang kemudian menjadi peta sasaran intervensi program di tingkat pusat, provinsi, kabupaten kota, kecamatan, desa, sampai RW dan RT. Data dan indikator yang akan dikumpulkan dalam pendataan keluarga terbagi menjadi tiga indikator utama.

Baca Juga :  Upacara di Kebun Langsat

“Indikator kependudukan, keluarga berencana dan Pembangunan Keluarga serta indikator tambahan yaitu stunting dalam formulir berbeda,” tutup Tenny.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/