alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

200 Pegawai di Kejati Kalbar Vaksinasi

PONTIANAK– Sebanyak 200 pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mengikuti vaksinasi tahap I yang digelar di aula kantor KeJaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Rabu (10/3) pagi.

Pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

“Memang vaksinasi gelombang kedua ini ditujukan kepada Aparatur Negara Kejaksaan sebagai ASN sekaligus pelayanan publik dan hari ini ada 200 pegawai Kejati Kalbar yang mengikuti vaksinasi. Mulai dari pejabat struktural, hingga karyawan lainnya,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Masyhudi.

Sebelum melaksanakan vaksinasi, para peserta harus melaksanakan Rapid antigen. Orang yang dinyatakan negatif Rapid antigen bisa langsung melaksanakan vaksinasi.

“Vaksin Halal dan pilihan terbaik pemerintah untuk melindungi warga masyarakat dari virus Corona yang dan telah melalui uji klinis, data imunogenisitas  dan data efikasi vaksin berdasarkan hasil uji klinis tahap I, tahap II dan tahap III,” kata Masyhudi.

Baca Juga :  Kasus Positif Tersisa Tujuh

Dikatakan Masyhudi, masyarakat tidak perlu cemas, takut, was-was, atau ragu-ragu untuk melaksanakan vaksin ini. Ikuti keputusan dan anjuran pemerintah dan inilah yang terbaik yang dilaksanakan.

“Setelah vaksin kita harus tetap melaksanakan protokoler kesehetan dan melaksanakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” terangnya.

“Jaga kebersihan, jaga kesehatan dengan berolahraga dan makan makanan yang dapat meningkatkan imun tubuh dan istirahat yang cukup,” sambungnya. (arf)

PONTIANAK– Sebanyak 200 pegawai Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mengikuti vaksinasi tahap I yang digelar di aula kantor KeJaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Rabu (10/3) pagi.

Pelaksanaan vaksinasi ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

“Memang vaksinasi gelombang kedua ini ditujukan kepada Aparatur Negara Kejaksaan sebagai ASN sekaligus pelayanan publik dan hari ini ada 200 pegawai Kejati Kalbar yang mengikuti vaksinasi. Mulai dari pejabat struktural, hingga karyawan lainnya,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Masyhudi.

Sebelum melaksanakan vaksinasi, para peserta harus melaksanakan Rapid antigen. Orang yang dinyatakan negatif Rapid antigen bisa langsung melaksanakan vaksinasi.

“Vaksin Halal dan pilihan terbaik pemerintah untuk melindungi warga masyarakat dari virus Corona yang dan telah melalui uji klinis, data imunogenisitas  dan data efikasi vaksin berdasarkan hasil uji klinis tahap I, tahap II dan tahap III,” kata Masyhudi.

Baca Juga :  RS ProMEDIKA Tutup Sementara kegiatan Operasional

Dikatakan Masyhudi, masyarakat tidak perlu cemas, takut, was-was, atau ragu-ragu untuk melaksanakan vaksin ini. Ikuti keputusan dan anjuran pemerintah dan inilah yang terbaik yang dilaksanakan.

“Setelah vaksin kita harus tetap melaksanakan protokoler kesehetan dan melaksanakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” terangnya.

“Jaga kebersihan, jaga kesehatan dengan berolahraga dan makan makanan yang dapat meningkatkan imun tubuh dan istirahat yang cukup,” sambungnya. (arf)

Most Read

Artikel Terbaru

/