alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Rakorda V Baznas Kota Pontianak; Tingkatkan Peran UPZ Masjid

Baznas Kota Pontianak akan menyelenggarakan Rakorda dengan UPZ masjid Se-Kota Pontianak pada Sabtu (12/3) di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak. Kegiatan bertema: “Meningkatkan Sinergisitas Baznas Kota Pontianak Bersama UPZ Masjid Dalam Pengelolaan Zakat”. Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus masjid.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak Ir. H. Nashrullah Chatib, MT menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergisitas dengan mengupayakan langkah-langkah yang terpadu (integrated) bersama-sama antara Baznas Kota Pontianak dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk di masjid-masjid di wilayah Kota Pontianak dalam pengelolan zakat.

“Kita juga akan sosialisasi dan pelayanan Pengelolaan Zakat, baik secara langsung maupun dengan cara virtual (daring), menggunakan sarana perbankan syari’ah secara optimal dalam pelayanan keuangan pengelolaan zakat. Membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan umat berbazis masjid,” ujar Nashrullah kepada Pontianak Post.

Dalam Rakorda ini akan menampilkan pembicara Ketua Baznas Provinsi Kalbar Uray Muhammad Amin, ST, Ketua Baznas Kota Pontianak  Ir. H. Nashrullah Chatib, MT, dan Wakil Ketua II Baznas Kota Pontianak Sulaiman, S. Sos.I.

Baca Juga :  Baznas Kalbar Diminta Optimalkan ZIS

Nashrullah menjelaskan melalui jaringan UPZ, diharapkan pelaksanaannya  menyentuh secara langsung penggalangan Muzaki. Juga dapat dilakukan penataan data-base mustahik yang up-date setiap tahun, sehingga UPZ Masjid dapat membantu melaksanakan  penyaluran Zakat dan Infak/ Sedekah kepada Mustahik (Penerima manfaat) secara langsung.

Baznas Kota Pontianak telah berhasil menggalang pembentukan 187 UPZ Masjid (55 %) dari sejumlah 343 masjid yang ada di Kota Pontianak. Menggalang pembentukan UPZ lebih dari 36 unit di Kantor instansi Pemerintah/ Swasta, OPD Pemerintah Kota Pontianak dan Kantor Kecamatan; dengan total UPZ yang telah dibentuk sebanyak 223 Unit.

Pengelolaan zakat melalui potensi UPZ ini menjadi andalan utama, yaitu dengan upaya sinergisitas yang maksimal antara Baznas Kota Pontianak dengan  semua UPZ di wilayah Kota Pontianak, baik dari instansi Pemerintah/ Swasta, sekolah-sekolah, dan lain-lain, termasuk UPZ Masjid di lingkungan 6 Kecamatan wilayah Kota Pontianak. Jadi seiring dengan waktu BAZNAS Kota Pontianak akan mengembangkan/ menambah pembentukan UPZ pada institusi-institusi lainnya.

Baca Juga :  RKPD Fokus Pemulihan Ekonomi

Perlu sinergisitas BAZNAS dengan UPZ  di seluruh wilayah Kota Pontianak; kenapa perlu Sinergisitas?. berasal dari bahasa Yunani: Synergos yang berarti bekerja bersama-sama. Sinergi adalah suatu bentuk dari sebuah proses atau interaksi yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimum.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa baku “sinergisitas” yang bermakna kegiatan atau operasi gabungan yang harmonis sehingga hasilnya adalah sesuatu yang optimum.  Dalam hal ini “sesuatu yang optimum” itu adalah pengelolaan zakat yang semakin baik, semakin positif trend-nya; sehingga semakin bersinergi BAZNAS dan UPZ, maka akan menghasilkan pengelolaan zakat yang optimal.**

Baznas Kota Pontianak akan menyelenggarakan Rakorda dengan UPZ masjid Se-Kota Pontianak pada Sabtu (12/3) di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak. Kegiatan bertema: “Meningkatkan Sinergisitas Baznas Kota Pontianak Bersama UPZ Masjid Dalam Pengelolaan Zakat”. Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus masjid.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak Ir. H. Nashrullah Chatib, MT menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergisitas dengan mengupayakan langkah-langkah yang terpadu (integrated) bersama-sama antara Baznas Kota Pontianak dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dibentuk di masjid-masjid di wilayah Kota Pontianak dalam pengelolan zakat.

“Kita juga akan sosialisasi dan pelayanan Pengelolaan Zakat, baik secara langsung maupun dengan cara virtual (daring), menggunakan sarana perbankan syari’ah secara optimal dalam pelayanan keuangan pengelolaan zakat. Membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan umat berbazis masjid,” ujar Nashrullah kepada Pontianak Post.

Dalam Rakorda ini akan menampilkan pembicara Ketua Baznas Provinsi Kalbar Uray Muhammad Amin, ST, Ketua Baznas Kota Pontianak  Ir. H. Nashrullah Chatib, MT, dan Wakil Ketua II Baznas Kota Pontianak Sulaiman, S. Sos.I.

Baca Juga :  Harapkan Pencairan Insentif Nakes Tepat Waktu

Nashrullah menjelaskan melalui jaringan UPZ, diharapkan pelaksanaannya  menyentuh secara langsung penggalangan Muzaki. Juga dapat dilakukan penataan data-base mustahik yang up-date setiap tahun, sehingga UPZ Masjid dapat membantu melaksanakan  penyaluran Zakat dan Infak/ Sedekah kepada Mustahik (Penerima manfaat) secara langsung.

Baznas Kota Pontianak telah berhasil menggalang pembentukan 187 UPZ Masjid (55 %) dari sejumlah 343 masjid yang ada di Kota Pontianak. Menggalang pembentukan UPZ lebih dari 36 unit di Kantor instansi Pemerintah/ Swasta, OPD Pemerintah Kota Pontianak dan Kantor Kecamatan; dengan total UPZ yang telah dibentuk sebanyak 223 Unit.

Pengelolaan zakat melalui potensi UPZ ini menjadi andalan utama, yaitu dengan upaya sinergisitas yang maksimal antara Baznas Kota Pontianak dengan  semua UPZ di wilayah Kota Pontianak, baik dari instansi Pemerintah/ Swasta, sekolah-sekolah, dan lain-lain, termasuk UPZ Masjid di lingkungan 6 Kecamatan wilayah Kota Pontianak. Jadi seiring dengan waktu BAZNAS Kota Pontianak akan mengembangkan/ menambah pembentukan UPZ pada institusi-institusi lainnya.

Baca Juga :  Baznas Kalbar Buka Gerai Zakat di Transmart dan Xingmart, Mudahkan Berzakat

Perlu sinergisitas BAZNAS dengan UPZ  di seluruh wilayah Kota Pontianak; kenapa perlu Sinergisitas?. berasal dari bahasa Yunani: Synergos yang berarti bekerja bersama-sama. Sinergi adalah suatu bentuk dari sebuah proses atau interaksi yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimum.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa baku “sinergisitas” yang bermakna kegiatan atau operasi gabungan yang harmonis sehingga hasilnya adalah sesuatu yang optimum.  Dalam hal ini “sesuatu yang optimum” itu adalah pengelolaan zakat yang semakin baik, semakin positif trend-nya; sehingga semakin bersinergi BAZNAS dan UPZ, maka akan menghasilkan pengelolaan zakat yang optimal.**

Most Read

Artikel Terbaru

/