alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Kafilah Jalani Uji Usap Sebelum Berangkat

PONTIANAK – Kafilah Kalbar yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Nasional di Padang mengikuti tes uji usap, Senin (9/11). Sebanyak 90 orang terdiri dari 45 peserta, 34 pendamping dan 11 dari Kanwil Kemenag Kalbar melakukan uji usap di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar.

Andi Musa, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalbar mengatakan rombongan kafilah wajib mematuhi protokol kesehatan dan diminta mempersiapkan sebelum keberangkatan, diantaranya melakukan uji usap. “Ini juga untuk memastikan kesehatan kafilah Kalbar aman dari Covid-19,” jelasnya.

Saat keberangkatan,lanjut dia nantinya akan didampingi satu dokter. Ini sebagai upaya agar kesehatan kafilah tetap dalam pantauan. Termasuk bekal obat-obatan yang nantinya dibutuhkan.

“Ini salah satu upaya kita. Ikhtiar kita. Ini lagi situasi pandemi covid ini, kita minta satu dokter. Sebenarnya nanti dua dokter. Kebetulan Kepala Biro Kesra itu dokter gigi,” jelas Andi.

Dokter yang mendampingi kafilah ini, kata Andi sudah berpengalaman mendampingi jemaah haji tahun lalu. “Jadi, sudah biasa menghadapi situasi ramai. Saya berterima kasih sekali ini didukung Dinas Kesehatan. Termasuk alat pelindung diri dengan masker, hand sanitizer dan sarung tangan. InsyaAllah ini akan kami ingatkan terus rombongan dan anak kita,” jelas Andi.

Baca Juga :  Pengusaha Elektronik di Jalan Danau Sentarum Tutup Akses Jalan Gang

Di Padang nanti, Pengurus LPTQ Kalbar sudah antisipasi penginapan. Tempat yang dipilih tidak bergabung dengan provinsi lain. “Jumlah kamar hotel itu tidak sampai seratus. Itu rumah besar yang dijadikan hotel,” tambahnya.

Tentunya, kata Andi kafilah harus menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat saat berada di lokasi lomba. “Saya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, jika pulang kami perlu di SWAB kami siap. Ini untuk memastikan kesehatan dan melindungi keluarga,” katanya.

Andi mengungkapkan, sejak dilantik pada Desember 2019 lalu, dirinya bersama jajaran pengurus LPTQ Kalbar langsung melakukan pemetaan potensi. Dari hasil pemetaan tersebut, ada dua cabang lomba yang memiliki potensi besar untuk juara dari total enam cabang lomba yang bakal dipertandingkan di MTQ Nasional. “Sebenanrya kita (Kalbar) punya potensi untuk meraih juara, karena namanya lomba kita harus persiapkan untuk meraih prestasi,” katanya.

Pertama adalah di cabang tilawah. Seperti diketahui sejarah sudah membuktikan Kalbar pernah berjaya di bidang tilawah ini. Di era tahun 60-an sampai 80-an beberapa qari dan qariah asal Kalbar sukses menjadi juara nasional bahkan internasional. “Setelah itu kita (Kalbar) sepi. Inilah sekarang kami LPTQ Kalbar didukung kepala daerah Pak Gubernur, bagaimana meraih kembali kejayaan masa lalu di bidnag tilawah,” harapnya.

Baca Juga :  Sungai Kakap Raih Juara Umum

Kemudian yang kedua di cabang tahfiz atau hafalan Alquran. Agar lebih maksimal, untuk kedua cabang lomba ini sudah dilaksanakan pelatihan secara intensif. “Sudah ada kami pelatihan dari hasil pemetaan, kemudian untuk tindak lanjut hasil MTQ di Sekadau sudah kami laksanakan TC (pemusatan pelatihan) tahap satu, sekarang masuk TC tahap dua,” katanya.

Rencananya kafilah Kalbar akan berangkat ke Padang pada 12 November nanti. Sebelum itu pada 11 November bakal ada acara pelepasan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji. Andi Musa menambahkan untuk pelaksanaan MTQ Nasional nanti Kalbar bakal mengikuti lima cabang dari enam cabang yang dilombakan.

Selain dua cabang tilawah dan tahfiz, juga cabang tartil, fahmil dan syarhil. “Insyallah potensi kita (Kalbar) di dua cabang itu (tilawah dan tahfiz), tanpa mengurangi (cabang) yang lain, mudah-mudahan yang lain juga bisa juara,” pungkasnya.(mrd/bar)

 

PONTIANAK – Kafilah Kalbar yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Nasional di Padang mengikuti tes uji usap, Senin (9/11). Sebanyak 90 orang terdiri dari 45 peserta, 34 pendamping dan 11 dari Kanwil Kemenag Kalbar melakukan uji usap di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar.

Andi Musa, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalbar mengatakan rombongan kafilah wajib mematuhi protokol kesehatan dan diminta mempersiapkan sebelum keberangkatan, diantaranya melakukan uji usap. “Ini juga untuk memastikan kesehatan kafilah Kalbar aman dari Covid-19,” jelasnya.

Saat keberangkatan,lanjut dia nantinya akan didampingi satu dokter. Ini sebagai upaya agar kesehatan kafilah tetap dalam pantauan. Termasuk bekal obat-obatan yang nantinya dibutuhkan.

“Ini salah satu upaya kita. Ikhtiar kita. Ini lagi situasi pandemi covid ini, kita minta satu dokter. Sebenarnya nanti dua dokter. Kebetulan Kepala Biro Kesra itu dokter gigi,” jelas Andi.

Dokter yang mendampingi kafilah ini, kata Andi sudah berpengalaman mendampingi jemaah haji tahun lalu. “Jadi, sudah biasa menghadapi situasi ramai. Saya berterima kasih sekali ini didukung Dinas Kesehatan. Termasuk alat pelindung diri dengan masker, hand sanitizer dan sarung tangan. InsyaAllah ini akan kami ingatkan terus rombongan dan anak kita,” jelas Andi.

Baca Juga :  Persiapkan Generasi Milenial Qur’ani

Di Padang nanti, Pengurus LPTQ Kalbar sudah antisipasi penginapan. Tempat yang dipilih tidak bergabung dengan provinsi lain. “Jumlah kamar hotel itu tidak sampai seratus. Itu rumah besar yang dijadikan hotel,” tambahnya.

Tentunya, kata Andi kafilah harus menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat saat berada di lokasi lomba. “Saya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, jika pulang kami perlu di SWAB kami siap. Ini untuk memastikan kesehatan dan melindungi keluarga,” katanya.

Andi mengungkapkan, sejak dilantik pada Desember 2019 lalu, dirinya bersama jajaran pengurus LPTQ Kalbar langsung melakukan pemetaan potensi. Dari hasil pemetaan tersebut, ada dua cabang lomba yang memiliki potensi besar untuk juara dari total enam cabang lomba yang bakal dipertandingkan di MTQ Nasional. “Sebenanrya kita (Kalbar) punya potensi untuk meraih juara, karena namanya lomba kita harus persiapkan untuk meraih prestasi,” katanya.

Pertama adalah di cabang tilawah. Seperti diketahui sejarah sudah membuktikan Kalbar pernah berjaya di bidang tilawah ini. Di era tahun 60-an sampai 80-an beberapa qari dan qariah asal Kalbar sukses menjadi juara nasional bahkan internasional. “Setelah itu kita (Kalbar) sepi. Inilah sekarang kami LPTQ Kalbar didukung kepala daerah Pak Gubernur, bagaimana meraih kembali kejayaan masa lalu di bidnag tilawah,” harapnya.

Baca Juga :  Midji Minta Maaf di Perayaan Ultahnya

Kemudian yang kedua di cabang tahfiz atau hafalan Alquran. Agar lebih maksimal, untuk kedua cabang lomba ini sudah dilaksanakan pelatihan secara intensif. “Sudah ada kami pelatihan dari hasil pemetaan, kemudian untuk tindak lanjut hasil MTQ di Sekadau sudah kami laksanakan TC (pemusatan pelatihan) tahap satu, sekarang masuk TC tahap dua,” katanya.

Rencananya kafilah Kalbar akan berangkat ke Padang pada 12 November nanti. Sebelum itu pada 11 November bakal ada acara pelepasan oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji. Andi Musa menambahkan untuk pelaksanaan MTQ Nasional nanti Kalbar bakal mengikuti lima cabang dari enam cabang yang dilombakan.

Selain dua cabang tilawah dan tahfiz, juga cabang tartil, fahmil dan syarhil. “Insyallah potensi kita (Kalbar) di dua cabang itu (tilawah dan tahfiz), tanpa mengurangi (cabang) yang lain, mudah-mudahan yang lain juga bisa juara,” pungkasnya.(mrd/bar)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/