alexametrics
27.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Tabrakan Tronton dengan Sepeda Motor Terulang, Ibu-Anak Tewas di Tempat

PONTIANAK – Tabrakan maut antara tronton dan sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (9/12) sore, di Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat. Tepatnya di depan Mako Lantamal XII Pontianak. Akibatnya, dua korban diketahui bernama Endang dan Zaki yang saat kejadian menggunakan sepeda motor tewas di tempat dengan luka parah di bagian kepala.

Dari keterangan seorang saksi sekaligus kerabat korban, Rian, diketahui bahwa sepeda motor yang dikendarai korban maupun tronton berjalan di satu lajur dari arah Pelabuhan Dwikora menuju ke arah Jalan Karet.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Abdullah menjelaskan, kejadian bermula saat tronton yang dikendarai oleh pria bernama Puguh Trianto tersebut baru saja bergerak dari pelabuhan Dwikora menuju lokasi parkir, di pergudangan Gang Pisang.

Sopir tronton, Puguh Trianto sempat menoleh ke spion kendaraan. Dari sisi kanan si sopir tidak melihat adanya kendaraan lain yang hendak menyalip, namun ketika dilirik dari sisi kiri, ia terkejut melihat ada ibu-ibu yang membonceng seorang anak berusaha melewati tronton. Padahal sisi kiri tronton saat itu sangat sempit.

Karena jalan yang sempit itu, sepeda motor yang saat itu sedang dalam kecepatan sedang tiba-tiba mengerem karena diduga hendak menabrak sebuah pohon. Kedua korban kemudian terpental, sepeda motor yang digunakan korban masuk ke dalam parit yang ada di sisi ruas jalan. Sedangkan kedua korban jatuh ke kolong tronton dan terlindas ban bagian kiri mobil besar tersebut.

Baca Juga :  Rem Trailer Blong, Tujuh Tewas

“Sopir mengaku saat kejadian tersebut, ia mendengar suara letusan di bagian belakang sebelah kiri mobilnya. Setelah sopir turun, dia kaget melihat korban, seorang wanita dewasa dan anak kecil sudah tewas terlindas,” jelasnya.

Sontak hal tersebut langsung menggegerkan warga sekitar. Sementara sopir langsung diamankan di Pos jaga Mako Lantaman XII Pontianak untuk menghindari amukan massa. Sedangkan unit tronton beserta sepeda motor korban saat ini sudah diamankan di Mapolsek Pontianak Barat.

“Pelaku langsung diinterogasi, sedangkan kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Mohamad Alkadrie. Namun sayang sesampainya di ruang UGD, kedua korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” timpalnya.

Sementara untuk olah TKP, Abdullah menyatakan sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Pontianak dan rencananya akan dilanjutkan keesokan harinya (10/12). Hal tersebut dikarenakan, ketika hendak dilakukan olah TKP, cuaca di lokasi kejadian sedang tidak mendukung.

“Tadi langsung lihat orang berkerumun dan posisi korban berada di sisi kiri truk dengan kondisi yang mengenaskan,” tuturnya.

Selain itu, ia pun mengungkapkan bahwa dua korban yang merupakan ibu dan anak tersebut merupakan warga sekitar yang tinggal di Gang Delima Dua, Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat.

“Tidak jauh dari rumahnya, paling dari lokasi (TKP tabrakan) cuma berjarak 150 sampai 200 meter,” katanya.

Sementara itu, Kompol Syarifaf Salbiah mengatakan, kejadian tabrakan antara tronton dan sepeda motor ini sudah ditangani oleh Satlantas Polresta Pontianak. Sementara untuk kedua korban yang dinyatakan meninggal di tempat kemudian saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat.

Baca Juga :  Ngantuk, Pikap Bermuatan Kelapa Terbalik

Saat ditanyai terkait kronologis lengkap, dia mengatakan masih belum dapat memberikan jawaban pasti terkait peristiwa tabrakan tersebut. Dia mengatakan hal ini masih dalam proses lidik Satlantas Polresta Pontianak. Sementara untuk olah TKP masih urung dilakukan mengingat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan (hujan).

“Sesudah kita cek kondisi korban, kita rencananya akan melakukan olah TKP. Semoga cuaca terang (tidak hujan),” paparnya.

Langkah pertama, kata dia, pihaknya mengutamakan membantu korban terlebih dahulu. Karena hal tersebut sesuai dengan pedoman penanganan lakalantas, hal yang harus didahulukan adalah menolong korban.

“Tapi nyatanya kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Langkah ke depan adalah melakukan visum baru kemudian dijelaskan kepada keluarga korban bahwa kejadian hal ini sudah ditangani,” timpalnya.

Sementara untuk pengemudi tronton yang terlibat dalam kejadian nahas tersebut, kata Salbiah, saat ini sudah diamankan bersama dengan unit kendaraan baik tronton maupun sepeda motor yang digunakan oleh korban. Selain itu, sambungnya, untuk menentukan kejadian disebabkan oleh kelalaian atau sebagainya, dia mengatakan masih butuh pendalam untuk hal tersebut.

“Kita harus tahu fakta lapangan. Seperti keterangan dari saksi-saksi di lapangan, baru kemudian kita bisa menentukan dan itupun harus melalui gelar perkara. Dan dari itu baru bisa diketahui apa faktornya,” pungkasnya. (Sig)

PONTIANAK – Tabrakan maut antara tronton dan sepeda motor kembali terjadi di wilayah Kota Pontianak. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (9/12) sore, di Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat. Tepatnya di depan Mako Lantamal XII Pontianak. Akibatnya, dua korban diketahui bernama Endang dan Zaki yang saat kejadian menggunakan sepeda motor tewas di tempat dengan luka parah di bagian kepala.

Dari keterangan seorang saksi sekaligus kerabat korban, Rian, diketahui bahwa sepeda motor yang dikendarai korban maupun tronton berjalan di satu lajur dari arah Pelabuhan Dwikora menuju ke arah Jalan Karet.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Abdullah menjelaskan, kejadian bermula saat tronton yang dikendarai oleh pria bernama Puguh Trianto tersebut baru saja bergerak dari pelabuhan Dwikora menuju lokasi parkir, di pergudangan Gang Pisang.

Sopir tronton, Puguh Trianto sempat menoleh ke spion kendaraan. Dari sisi kanan si sopir tidak melihat adanya kendaraan lain yang hendak menyalip, namun ketika dilirik dari sisi kiri, ia terkejut melihat ada ibu-ibu yang membonceng seorang anak berusaha melewati tronton. Padahal sisi kiri tronton saat itu sangat sempit.

Karena jalan yang sempit itu, sepeda motor yang saat itu sedang dalam kecepatan sedang tiba-tiba mengerem karena diduga hendak menabrak sebuah pohon. Kedua korban kemudian terpental, sepeda motor yang digunakan korban masuk ke dalam parit yang ada di sisi ruas jalan. Sedangkan kedua korban jatuh ke kolong tronton dan terlindas ban bagian kiri mobil besar tersebut.

Baca Juga :  Tikungan Maut Lengkenat Makan Korban

“Sopir mengaku saat kejadian tersebut, ia mendengar suara letusan di bagian belakang sebelah kiri mobilnya. Setelah sopir turun, dia kaget melihat korban, seorang wanita dewasa dan anak kecil sudah tewas terlindas,” jelasnya.

Sontak hal tersebut langsung menggegerkan warga sekitar. Sementara sopir langsung diamankan di Pos jaga Mako Lantaman XII Pontianak untuk menghindari amukan massa. Sedangkan unit tronton beserta sepeda motor korban saat ini sudah diamankan di Mapolsek Pontianak Barat.

“Pelaku langsung diinterogasi, sedangkan kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Mohamad Alkadrie. Namun sayang sesampainya di ruang UGD, kedua korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” timpalnya.

Sementara untuk olah TKP, Abdullah menyatakan sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Pontianak dan rencananya akan dilanjutkan keesokan harinya (10/12). Hal tersebut dikarenakan, ketika hendak dilakukan olah TKP, cuaca di lokasi kejadian sedang tidak mendukung.

“Tadi langsung lihat orang berkerumun dan posisi korban berada di sisi kiri truk dengan kondisi yang mengenaskan,” tuturnya.

Selain itu, ia pun mengungkapkan bahwa dua korban yang merupakan ibu dan anak tersebut merupakan warga sekitar yang tinggal di Gang Delima Dua, Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat.

“Tidak jauh dari rumahnya, paling dari lokasi (TKP tabrakan) cuma berjarak 150 sampai 200 meter,” katanya.

Sementara itu, Kompol Syarifaf Salbiah mengatakan, kejadian tabrakan antara tronton dan sepeda motor ini sudah ditangani oleh Satlantas Polresta Pontianak. Sementara untuk kedua korban yang dinyatakan meninggal di tempat kemudian saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Jalan Komyos Sudarso, Pontianak Barat.

Baca Juga :  Nasutiun Usman Tutup Usia

Saat ditanyai terkait kronologis lengkap, dia mengatakan masih belum dapat memberikan jawaban pasti terkait peristiwa tabrakan tersebut. Dia mengatakan hal ini masih dalam proses lidik Satlantas Polresta Pontianak. Sementara untuk olah TKP masih urung dilakukan mengingat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan (hujan).

“Sesudah kita cek kondisi korban, kita rencananya akan melakukan olah TKP. Semoga cuaca terang (tidak hujan),” paparnya.

Langkah pertama, kata dia, pihaknya mengutamakan membantu korban terlebih dahulu. Karena hal tersebut sesuai dengan pedoman penanganan lakalantas, hal yang harus didahulukan adalah menolong korban.

“Tapi nyatanya kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Langkah ke depan adalah melakukan visum baru kemudian dijelaskan kepada keluarga korban bahwa kejadian hal ini sudah ditangani,” timpalnya.

Sementara untuk pengemudi tronton yang terlibat dalam kejadian nahas tersebut, kata Salbiah, saat ini sudah diamankan bersama dengan unit kendaraan baik tronton maupun sepeda motor yang digunakan oleh korban. Selain itu, sambungnya, untuk menentukan kejadian disebabkan oleh kelalaian atau sebagainya, dia mengatakan masih butuh pendalam untuk hal tersebut.

“Kita harus tahu fakta lapangan. Seperti keterangan dari saksi-saksi di lapangan, baru kemudian kita bisa menentukan dan itupun harus melalui gelar perkara. Dan dari itu baru bisa diketahui apa faktornya,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Cari Makanan Korea? Di K-Food Saja

Rahasia Nonton DraKor Lebih Seru

Bagikan APD Dihari Pelanggan

Artikel Terbaru

/