alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Sinergitas BUMN/BUMD dan Dekranasda; Dorong UMKM Naik Kelas

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pelaku usaha mikro pemula masih membutuhkan pembinaan dan pendampingan agar mereka bisa mandiri dan meningkat kelasnya. Ia mengakui, kendala yang kerap dihadapi pelaku usaha mikro adalah soal permodalan dan pengetahuan manajemen. Oleh karena itu, ia mengapresiasi upaya pembinaan yang dilakukan BUMN/BUMD dan dekranasda.

“Langkah Bank Indonesia melalui kegiatan inkubator bisnis ini merupakan salah satu bentuk upaya pembinaan terhadap pelaku usaha mikro pemula,” ujarnya saat membuka ramah tamah dan sinergi membangun UMKM Unggul di Gedung UMKM Center, Jumat (10/1).

Pembinaan itu dilakukan mulai dari produksi hingga pemasaran. Selain itu, pelaku usaha mikro menurutnya pasti membutuhkan bahan baku yang dipergunakan sehari-hari. Untuk itu, dirinya berharap pengusaha grosir membantu dalam mempermudah pelaku usaha mikro untuk mendapatkan bahan baku yang murah dan terjangkau. “Saya juga mengajak para pelaku usaha Indogrosir agar bisa menopang pelaku usaha terutama di bidang kuliner,” kata Edi.

Baca Juga :  Kalbar Fokus Kembangkan Warung Desa, Tingkatkan Kapasitas UMKM

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono mengatakan, sinergitas antara BUMN dan Dekranasda bisa meningkatkan UMKM hingga bisa naik kelas. Bahkan satu di antara UMKM yang ada di Kota Pontianak saat ini sudah bisa menyuplai minuman di Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia. “Setiap UMKM memiliki peluang, tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang itu,” ungkapnya.

Ia meminta semua pihak harus terus mendorong UMKM agar berkembang. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan BUMN dan BUMD bisa membantu permodalan UMKM di Kota Pontianak. Diakuinya BUMN dan BUMD yang hadir siap bersinergi untuk meningkatkan dan mengedukasi pelaku usaha. Untuk tahun 2020, Dekranasda Kota Pontianak akan membentuk kampung tenun di enam kecamatan. “Kami akan membagikan mesin-mesin tenun di enam kecamatan di Kota Pontianak,” pungkasnya.(iza/r)

PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pelaku usaha mikro pemula masih membutuhkan pembinaan dan pendampingan agar mereka bisa mandiri dan meningkat kelasnya. Ia mengakui, kendala yang kerap dihadapi pelaku usaha mikro adalah soal permodalan dan pengetahuan manajemen. Oleh karena itu, ia mengapresiasi upaya pembinaan yang dilakukan BUMN/BUMD dan dekranasda.

“Langkah Bank Indonesia melalui kegiatan inkubator bisnis ini merupakan salah satu bentuk upaya pembinaan terhadap pelaku usaha mikro pemula,” ujarnya saat membuka ramah tamah dan sinergi membangun UMKM Unggul di Gedung UMKM Center, Jumat (10/1).

Pembinaan itu dilakukan mulai dari produksi hingga pemasaran. Selain itu, pelaku usaha mikro menurutnya pasti membutuhkan bahan baku yang dipergunakan sehari-hari. Untuk itu, dirinya berharap pengusaha grosir membantu dalam mempermudah pelaku usaha mikro untuk mendapatkan bahan baku yang murah dan terjangkau. “Saya juga mengajak para pelaku usaha Indogrosir agar bisa menopang pelaku usaha terutama di bidang kuliner,” kata Edi.

Baca Juga :  Zona Tata Ruang Kian Kabur

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono mengatakan, sinergitas antara BUMN dan Dekranasda bisa meningkatkan UMKM hingga bisa naik kelas. Bahkan satu di antara UMKM yang ada di Kota Pontianak saat ini sudah bisa menyuplai minuman di Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia. “Setiap UMKM memiliki peluang, tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang itu,” ungkapnya.

Ia meminta semua pihak harus terus mendorong UMKM agar berkembang. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan BUMN dan BUMD bisa membantu permodalan UMKM di Kota Pontianak. Diakuinya BUMN dan BUMD yang hadir siap bersinergi untuk meningkatkan dan mengedukasi pelaku usaha. Untuk tahun 2020, Dekranasda Kota Pontianak akan membentuk kampung tenun di enam kecamatan. “Kami akan membagikan mesin-mesin tenun di enam kecamatan di Kota Pontianak,” pungkasnya.(iza/r)

Most Read

Atbah-Hairiah Bersama Kembali?

Salurkan 500 Paket Sembako

Penduduk Miskin Turun Satu Persen

Bupati Landak Sampaikan 3 Raperda

Artikel Terbaru

/