alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Midji Dorong Inovasi Hadapi Pandemi

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menekankan kepada seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar untuk berinovasi menghadapi kondisi pandemi Covid-19. Dengan keterbatasan yang ada inovasi penting dilakukan agar tata kelola pemerintahan tetap berjalan dengan baik.

“Bagaimana kita menangani pandemi dengan berinovasi, dan satu sisi bagaimana kita berinovasi agar tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik,” ungkapnya saat menjadi pembicara dialog interaktif rangkaian kegiatan HUT ke-64 Pemprov Kalbar, Rabu (10/2).  Inovasi lanjut dia, adalah bagaimana bisa beraktivitas seperti biasa meski di tengah kondisi pandemi. Solusi itu harus dicari supayasemua pihak bisa tetap eksis dalam memberikan pelayananserta menjalankantugas pokok dan fungsi (tupoksi) sehari-hari.

“Saya rasa dalam inovasi penanganan Covid-19 (sudah) bagus, kemudian inovasi kami dalam tata kelola pemerintah semakin baik. Banyak melahirkan inovasi-inovasi yang efektif, terus lakukan agar kita bisa keluar dari pandemi ini dengan baik,” harapnya.

Baca Juga :  Tantang Inovasi Pengelolaan Sampah Buah

Seperti dicontohkan untuk kegiatan belajar mengajar, meski masih secara daring, guru-guru dituntut mampu berinovasi. Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, yakni dengan memberikan flashdisk berisi materi pembelajaran kepada para pelajar. “Materi pengajaran itu dibagi ke siswa seperti flashdisk dan kami Pemprov Kalbar siap membantu,” katanya.

Ia berharap para pelajar bisa diberikan materi dalam bentuk flashdisk untuk pembekalan pembelajaranper semester. Sehingga ketika suatu waktu pembelajaran tatap muka bisa dijalankan kondisinya sudah lebih baik.  Pembelajaran melalui media video yang diberikan oleh guru ke pelajar lewat flashdisk itu dinilai lebih efektif dibanding pembelajaran daring. Itu karena pelajar bisa mengulang materi yang dianggap belum dipahami. “Jika diberikan flashdisk ke setiap siswa,maka siswa tidak tergantung lagi dengan jaringan internet,” paparnya.

Baca Juga :  Syarif; Siapapun Berbuat Intoleransi Harus Ditindak

Sementara mengenai penanggulangan Covid-19 di Kalbar, sejauh ini ia melihat kondisinya sudah jauh lebih baik. Dimana angka kesembuhan di Kalbarsudah di atas 90 persen dan yang meninggal dunia ada32 orang.  “(yang meninggal) Itu akibat daerah kurang melakukan tracing dan testing,akhirnya ketika tahu orang itu viral load-nya sudah tinggi dan sudah bergejala, akhirnya dirawat di rumah sakit, punya komorbid ya sudah, repot,” pungkasnya.(bar)

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menekankan kepada seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar untuk berinovasi menghadapi kondisi pandemi Covid-19. Dengan keterbatasan yang ada inovasi penting dilakukan agar tata kelola pemerintahan tetap berjalan dengan baik.

“Bagaimana kita menangani pandemi dengan berinovasi, dan satu sisi bagaimana kita berinovasi agar tata kelola pemerintahan berjalan dengan baik,” ungkapnya saat menjadi pembicara dialog interaktif rangkaian kegiatan HUT ke-64 Pemprov Kalbar, Rabu (10/2).  Inovasi lanjut dia, adalah bagaimana bisa beraktivitas seperti biasa meski di tengah kondisi pandemi. Solusi itu harus dicari supayasemua pihak bisa tetap eksis dalam memberikan pelayananserta menjalankantugas pokok dan fungsi (tupoksi) sehari-hari.

“Saya rasa dalam inovasi penanganan Covid-19 (sudah) bagus, kemudian inovasi kami dalam tata kelola pemerintah semakin baik. Banyak melahirkan inovasi-inovasi yang efektif, terus lakukan agar kita bisa keluar dari pandemi ini dengan baik,” harapnya.

Baca Juga :  Pemkot Pontianak Dukung Pengembangan Tahfiz Quran

Seperti dicontohkan untuk kegiatan belajar mengajar, meski masih secara daring, guru-guru dituntut mampu berinovasi. Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar, yakni dengan memberikan flashdisk berisi materi pembelajaran kepada para pelajar. “Materi pengajaran itu dibagi ke siswa seperti flashdisk dan kami Pemprov Kalbar siap membantu,” katanya.

Ia berharap para pelajar bisa diberikan materi dalam bentuk flashdisk untuk pembekalan pembelajaranper semester. Sehingga ketika suatu waktu pembelajaran tatap muka bisa dijalankan kondisinya sudah lebih baik.  Pembelajaran melalui media video yang diberikan oleh guru ke pelajar lewat flashdisk itu dinilai lebih efektif dibanding pembelajaran daring. Itu karena pelajar bisa mengulang materi yang dianggap belum dipahami. “Jika diberikan flashdisk ke setiap siswa,maka siswa tidak tergantung lagi dengan jaringan internet,” paparnya.

Baca Juga :  Cegah si Manis Berujung Kronis Masuk Top 99 Inovasi Terbaik 

Sementara mengenai penanggulangan Covid-19 di Kalbar, sejauh ini ia melihat kondisinya sudah jauh lebih baik. Dimana angka kesembuhan di Kalbarsudah di atas 90 persen dan yang meninggal dunia ada32 orang.  “(yang meninggal) Itu akibat daerah kurang melakukan tracing dan testing,akhirnya ketika tahu orang itu viral load-nya sudah tinggi dan sudah bergejala, akhirnya dirawat di rumah sakit, punya komorbid ya sudah, repot,” pungkasnya.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/