alexametrics
32 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Kunjungan Anggota DPR Dapil Kalbar I, Pemkot Sampaikan Aspirasi Pembangunan Infrastruktur

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan beberapa usulan kepada anggota Komisi V DPR, Boyman Harun saat kunjungan reses, kemarin. Salah satunya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I dan pelebaran jalan.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

UNTUK percepatan pembangunan infrastruktur di Pontianak, sudah saya sampaikan. Di antaranya pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I, termasuk pelebaran Jalan Sultan Hamid II, Jalan Gusti Situt Mahmud, dan Khatulistiwa,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, beberapa usulan yang disampaikan pihaknya antara lain peningkatan Jalan Kom Yos Sudarso, kelanjutan trotoar di Jalan Ahmad Yani, penambahan IPA di Jalan Selat Panjang, kelanjutan promenade dari Kamboja ke PDAM Tirta Khatulistiwa, sumber air baku penepat termasuk pipa transmisinya.

“Kami minta tingkatkan supaya nanti saat kemarau, walaupun air asin, PDAM masih bisa memproduksi air bersih,” ungkap Edi.

Selanjutnya, pembangunan rumah susun di Gang Semut dan Jalan Nipah Kuning Dalam juga menjadi usulan yang disampaikan kepada anggota Komisi V DPR RI yang berkunjung ke Pemkot Pontianak dalam kunjungan reses.

Baca Juga :  Satarudin: Pembangunan JPO Cuma Akal-Akalan Cari Iklan

“Kami juga mendapat program Sistem Pengolah Limbah Skala Kota, kita dorong juga supaya perwakilan DPR dari Komisi V bisa mengawal program ini hingga bisa terlaksana di tahun 2021,” terangnya.

Edi menyebut, seluruh program tersebut merupakan prioritas. Namun yang paling mendesak adalah pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I karena berdampak pada ketidaknyamanan masyarakat terutama yang berada di wilayah Pontianak Timur.

“Dengan adanya perwakilan DPR dari Kalbar, kami berharap infrastruktur di Pontianak maupun Kalbar lebih maju infrastrukturnya,” imbuhnya.

Anggota Komisi V DPR, Boyman Harun mengatakan, apa yang menjadi aspirasi Pemkot Pontianak, terutama pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I secara umum merupakan usulan Pemprov Kalbar. Menurutnya, usulan tersebut merupakan skala prioritas karena kondisi di  daerah ini memang pertambahan penduduknya sudah sangat luar biasa.

Baca Juga :  Terjerat Tali Layangan Pengendara Alami Kecelakaan

“Saya pikir usulan pembangunan Jembatan Kapuas I dan Kapuas III itu sangat layak dan pantas harus segera mungkin dibangun,” jelasnya.

Dijelaskannya, skala prioritas karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, yang mana kemacetan sudah sangat luar biasa di Pontianak. Dalam waktu dekat pihaknya akan membahas hal tersebut. “Kami berharap secepatnya yang menjadi usulan-usulan pemerintah daerah bisa dibangun,” tuturnya.

Boyman menerangkan, Komisi V secara keseluruhan sudah melakukan peninjauan semua fasilitas-fasilitas yang akan dibangun dan dibiayai oleh pemerintah pusat. Selain itu, ia menilai yang sudah dibangun progresnya juga sudah sangat membanggakan. Kemudian yang akan dibangun juga sudah sangat layak untuk segera direalisasikan.

“Salah satu tugas pemerintah daerah untuk pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I adalah pembebasan lahan yang akan menjadi sasaran pembangunan,” tutupnya.(*)

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan beberapa usulan kepada anggota Komisi V DPR, Boyman Harun saat kunjungan reses, kemarin. Salah satunya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I dan pelebaran jalan.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

UNTUK percepatan pembangunan infrastruktur di Pontianak, sudah saya sampaikan. Di antaranya pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I, termasuk pelebaran Jalan Sultan Hamid II, Jalan Gusti Situt Mahmud, dan Khatulistiwa,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, beberapa usulan yang disampaikan pihaknya antara lain peningkatan Jalan Kom Yos Sudarso, kelanjutan trotoar di Jalan Ahmad Yani, penambahan IPA di Jalan Selat Panjang, kelanjutan promenade dari Kamboja ke PDAM Tirta Khatulistiwa, sumber air baku penepat termasuk pipa transmisinya.

“Kami minta tingkatkan supaya nanti saat kemarau, walaupun air asin, PDAM masih bisa memproduksi air bersih,” ungkap Edi.

Selanjutnya, pembangunan rumah susun di Gang Semut dan Jalan Nipah Kuning Dalam juga menjadi usulan yang disampaikan kepada anggota Komisi V DPR RI yang berkunjung ke Pemkot Pontianak dalam kunjungan reses.

Baca Juga :  Produksi Air Bersih Tetap Normal

“Kami juga mendapat program Sistem Pengolah Limbah Skala Kota, kita dorong juga supaya perwakilan DPR dari Komisi V bisa mengawal program ini hingga bisa terlaksana di tahun 2021,” terangnya.

Edi menyebut, seluruh program tersebut merupakan prioritas. Namun yang paling mendesak adalah pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I karena berdampak pada ketidaknyamanan masyarakat terutama yang berada di wilayah Pontianak Timur.

“Dengan adanya perwakilan DPR dari Kalbar, kami berharap infrastruktur di Pontianak maupun Kalbar lebih maju infrastrukturnya,” imbuhnya.

Anggota Komisi V DPR, Boyman Harun mengatakan, apa yang menjadi aspirasi Pemkot Pontianak, terutama pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I secara umum merupakan usulan Pemprov Kalbar. Menurutnya, usulan tersebut merupakan skala prioritas karena kondisi di  daerah ini memang pertambahan penduduknya sudah sangat luar biasa.

Baca Juga :  Kapolres Baru Landak Kunjungi Tiap Polsek

“Saya pikir usulan pembangunan Jembatan Kapuas I dan Kapuas III itu sangat layak dan pantas harus segera mungkin dibangun,” jelasnya.

Dijelaskannya, skala prioritas karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, yang mana kemacetan sudah sangat luar biasa di Pontianak. Dalam waktu dekat pihaknya akan membahas hal tersebut. “Kami berharap secepatnya yang menjadi usulan-usulan pemerintah daerah bisa dibangun,” tuturnya.

Boyman menerangkan, Komisi V secara keseluruhan sudah melakukan peninjauan semua fasilitas-fasilitas yang akan dibangun dan dibiayai oleh pemerintah pusat. Selain itu, ia menilai yang sudah dibangun progresnya juga sudah sangat membanggakan. Kemudian yang akan dibangun juga sudah sangat layak untuk segera direalisasikan.

“Salah satu tugas pemerintah daerah untuk pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I adalah pembebasan lahan yang akan menjadi sasaran pembangunan,” tutupnya.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/