alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Musisi Asal Sekadau Ahin Saka Naik Daun

Ahin Saka musisi asal Kabupaten Sekadau ketiban durian runtuh. Lagu ciptanya berjudul Jaga Sungai  Kapuas berhasil menjadi lagu terbaik dalam lomba yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak. Sabtu kemarin, lagu serta video klipnya dilaunchingkan. Ajakan jaga sungai ia tuangkan melalui klip.

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

Lagu Jaga Sungai Kapuas milik Ahin Saka, pemuda Asal Kabupaten Sekadau begitu rancak. Iramanya nyaman didengar. Apalagi bagian reff. Ajakan buat menjaga Sungai bagi generasi saat ini dan mendatang begitu lekat di kepala. Kemarin, video klip milik Ahin Saka dilaunchingkan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak. Dari informasinya, sosialisasi bertemakan sungai baru kali pertama dilakukan Balai Wilayah Sungai di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pererat Hubungan Antaretnis, PMP Senjata Ampuh Penghapus Ego dan Adu Domba

Ahin girang. Bahagia sekaligus terharu. Kini lagunya menjadi jawara di level Kalbar. Ia seperti ketiban durian runtuh. Selain juara, lagu beserta video klipnya itu bakal menjadi salah satu cara Balai Wilayah Sungai melakukan sosialisasi menjaga sungai. Musisi Sekadau itupun naik kelas. “Lagu ini saya ciptakan buat Balai Sungai Kalimantan I Pontianak dalam sosialisasi menjaga Sungai Kapuas. Mudah-mudahan dengan penyampaian melalui lagu, masyarakat Kalbar dapat menjaga sungai yang ada di masing-masing wilayahnya,” ujar Ahin. Dalam pembuatan video klipnya. Ahin menggandeng Gertak Film buat menyadurkan idenya ke dalam bentuk visual.

Di tempat sama, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Dwi Agus Kuncoro menjelaskan dalam edukasi menjaga sungai dilakukan dengan sedikit berbeda. Tujuannya, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak ingin sosialisasinya juga dapat sampai pada generasi milenial. Caranya, dengan dibuat lomba cipta lagu dengan tema menjaga sungai. Pelaksanakaan kegiatan ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Hari ini (kemarin) merupakan puncak dari rangkaian acara ini. Dimana lagu milik Ahin Saka dilounchingkan beserta video klipnya.

Baca Juga :  Polita Wisuda 62 Lulusan Kebidanan

Di kesempatannya, ia mengajak masyarakat Kalbar untuk bersama menjaga sungai. Dengan terjaganya kondisi sungai, akan membuat kondisinya baik. Muaranya,  buat generasi mendatang. “Persoalan sungai salah satunya adalah sampah. Oleh sebab itu, masyarakat jangan lagi membuang sampah di sungai,” ajaknya. (**)

Ahin Saka musisi asal Kabupaten Sekadau ketiban durian runtuh. Lagu ciptanya berjudul Jaga Sungai  Kapuas berhasil menjadi lagu terbaik dalam lomba yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak. Sabtu kemarin, lagu serta video klipnya dilaunchingkan. Ajakan jaga sungai ia tuangkan melalui klip.

Mirza Ahmad Muin, Pontianak

Lagu Jaga Sungai Kapuas milik Ahin Saka, pemuda Asal Kabupaten Sekadau begitu rancak. Iramanya nyaman didengar. Apalagi bagian reff. Ajakan buat menjaga Sungai bagi generasi saat ini dan mendatang begitu lekat di kepala. Kemarin, video klip milik Ahin Saka dilaunchingkan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak. Dari informasinya, sosialisasi bertemakan sungai baru kali pertama dilakukan Balai Wilayah Sungai di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pererat Hubungan Antaretnis, PMP Senjata Ampuh Penghapus Ego dan Adu Domba

Ahin girang. Bahagia sekaligus terharu. Kini lagunya menjadi jawara di level Kalbar. Ia seperti ketiban durian runtuh. Selain juara, lagu beserta video klipnya itu bakal menjadi salah satu cara Balai Wilayah Sungai melakukan sosialisasi menjaga sungai. Musisi Sekadau itupun naik kelas. “Lagu ini saya ciptakan buat Balai Sungai Kalimantan I Pontianak dalam sosialisasi menjaga Sungai Kapuas. Mudah-mudahan dengan penyampaian melalui lagu, masyarakat Kalbar dapat menjaga sungai yang ada di masing-masing wilayahnya,” ujar Ahin. Dalam pembuatan video klipnya. Ahin menggandeng Gertak Film buat menyadurkan idenya ke dalam bentuk visual.

Di tempat sama, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Dwi Agus Kuncoro menjelaskan dalam edukasi menjaga sungai dilakukan dengan sedikit berbeda. Tujuannya, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak ingin sosialisasinya juga dapat sampai pada generasi milenial. Caranya, dengan dibuat lomba cipta lagu dengan tema menjaga sungai. Pelaksanakaan kegiatan ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Hari ini (kemarin) merupakan puncak dari rangkaian acara ini. Dimana lagu milik Ahin Saka dilounchingkan beserta video klipnya.

Baca Juga :  Balai Sungai Harus Buat Terobosan Jangka Panjang

Di kesempatannya, ia mengajak masyarakat Kalbar untuk bersama menjaga sungai. Dengan terjaganya kondisi sungai, akan membuat kondisinya baik. Muaranya,  buat generasi mendatang. “Persoalan sungai salah satunya adalah sampah. Oleh sebab itu, masyarakat jangan lagi membuang sampah di sungai,” ajaknya. (**)

Most Read

Artikel Terbaru

/