alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Sompak Transmisi Lokal Hoaks

NGABANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri mengatakan kabar yang menyatakan telah terjadi transmisi lokal kasus Covid-19 di Kecamatan Sompak adalah hoaks.

Ia menegaskan bahwa di wilayahnya belum ada transmisi lokal meski kasus positif Covid-19 meningkat menjadi lima orang.

“Tidak benar itu. Di Landak tidak ada transmisi lokal,” katanya dikonfirmasi Pontianak Post, Senin (11/5).

Ia menegaskan, semua pasien positif covid-19 di Kabupaten Landak adalah mereka yang pernah bepergian ke zona merah. Dan, belum terjadi penularan secara lokal, kepada keluarga atau kerabat dekat pasien.

“Untuk menyatakan zona merah itu perlu identifikasi khusus,” katanya.

Meski begitu, ia membenarkan mengenai adanya satu orang keluarga pasien dan sejumlah tenaga medis di Puskesmas yang memiliki hasil rapid test reaktif. Total, tujuh Orang Tanpa Gejala (OTG) di Sompak.

Baca Juga :  Minat Perhiasan Premium Masyarakat Pontianak Tinggi

Para OTG tersebut sedang menjalani isolasi secara mandiri di rumah masing-masing. Mereka, kata Subanri tidak memberlihatkan gejala klinis yang berhubungan dengan covid-19.

Pihaknya juga telah mengambil sampel swab tenggorokan mereka. Nantinya hasil tes menggunakan RT-PCR yang akan menentukan seseorang mengidap Covid-19.
“Yang mentukan dia positif itu hasil swab-nya nanti. Rapid test ini hanya untuk screening awal saja,” katanya.

Namun, peningkatan angka OTG tersebut tetap menjadi atensi pihaknya. “Warga tak perlu panik. Cukup perhatikan protokol kesehatan yang diimbau oleh pemerintah,” katanya. (mif)

NGABANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri mengatakan kabar yang menyatakan telah terjadi transmisi lokal kasus Covid-19 di Kecamatan Sompak adalah hoaks.

Ia menegaskan bahwa di wilayahnya belum ada transmisi lokal meski kasus positif Covid-19 meningkat menjadi lima orang.

“Tidak benar itu. Di Landak tidak ada transmisi lokal,” katanya dikonfirmasi Pontianak Post, Senin (11/5).

Ia menegaskan, semua pasien positif covid-19 di Kabupaten Landak adalah mereka yang pernah bepergian ke zona merah. Dan, belum terjadi penularan secara lokal, kepada keluarga atau kerabat dekat pasien.

“Untuk menyatakan zona merah itu perlu identifikasi khusus,” katanya.

Meski begitu, ia membenarkan mengenai adanya satu orang keluarga pasien dan sejumlah tenaga medis di Puskesmas yang memiliki hasil rapid test reaktif. Total, tujuh Orang Tanpa Gejala (OTG) di Sompak.

Baca Juga :  Hadiri Musrenbang Kecamatan Sebangki, Dewan Landak Harap Angka Stunting Turun

Para OTG tersebut sedang menjalani isolasi secara mandiri di rumah masing-masing. Mereka, kata Subanri tidak memberlihatkan gejala klinis yang berhubungan dengan covid-19.

Pihaknya juga telah mengambil sampel swab tenggorokan mereka. Nantinya hasil tes menggunakan RT-PCR yang akan menentukan seseorang mengidap Covid-19.
“Yang mentukan dia positif itu hasil swab-nya nanti. Rapid test ini hanya untuk screening awal saja,” katanya.

Namun, peningkatan angka OTG tersebut tetap menjadi atensi pihaknya. “Warga tak perlu panik. Cukup perhatikan protokol kesehatan yang diimbau oleh pemerintah,” katanya. (mif)

Most Read

Artikel Terbaru

/