alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Waspada Hoaks Catut PT Pelindo II (Persero)/IPC

PONTIANAK – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) /IPC mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan Kabupaten Mempawah pada khususnya, untuk berhati-hati terhadap beredarnya info lowongan pekerjaan PT Pelindo II/IPC di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat.

Adi Sugiri, General Manager PT Pelindo II Cabang Pontianak mengatakan setiap lowongan pekerjaan selalu diinformasikan melalui website resmi Rekrutmen IPC (IPC e-Seleksi) yaitu https://ipc.e-seleksi.com/. Informasinya dapat diakses oleh masyarakat luas dan tanpa biaya apapun.

Adi menegaskan, setiap informasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu mengatasnamakan perseroan merupakan tindakan penipuan. Penyalahgunaan yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi.

Masyarakat diharapkan agar berhati-hati dengan beredarnya informasi palsu lowongan kerja di IPC sehubungan dengan akan beroperasinya Terminal Kijing dalam waktu dekat. Walaupun demikian, peluang menjadi tenaga kerja di Pelabuhan Kijing tetap terbuka. Selain sebagai tenaga kerja langsung seperti TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat), ekpedisi, perusahaan pelayaran dan operator pelabuhan, juga sebagai tenaga kerja penunjang, seperti security, cleaning service, katering dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Kontribusi IPC Cabang Pontianak untuk Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Hanya saja, proses rekrutmen TKBM, ekspedisi dan perusahaan pelayaran bukan di wilayah IPC. TKBM prosesnya melalui Koperasi TKBM. Pegawai ekspedisi ke Forwarder. Sedangkan pegawai pelayaran ke Shipping Line.

Saat ini, Pelabuhan Kijing dalam proses pembangunan fisik secara berkesinambungan. Pelabuhan Kijing yang merupakan proyek strategis nasional ini akan menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia yang dilengkapi dengan terminal peti kemas, terminal multipurpose serta terminal curah cair dan kering yang ditunjang alat bongkar muat dan infrastruktur kepelabuhanan yang andal.

Pengoperasian Pelabuhan Kijing akan menimbulkan multiplier effect. Aktivitas perekonomian yang meningkat akan mendorong pertumbuhan perekonomian itu sendiri. Dampak lain adalah munculnya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya sebatas sebagai pekerja pelabuhan, namun lebih luas lagi akan memberikan peluang usaha untuk menjadi penunjang aktivitas pelabuhan itu sendiri, seperti pergudangan, rumah makan, rumah sakit/ klinik kesehatan, hotel atau penginapan dan transportasi umum. (mrd)

PONTIANAK – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) /IPC mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat pada umumnya dan Kabupaten Mempawah pada khususnya, untuk berhati-hati terhadap beredarnya info lowongan pekerjaan PT Pelindo II/IPC di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat.

Adi Sugiri, General Manager PT Pelindo II Cabang Pontianak mengatakan setiap lowongan pekerjaan selalu diinformasikan melalui website resmi Rekrutmen IPC (IPC e-Seleksi) yaitu https://ipc.e-seleksi.com/. Informasinya dapat diakses oleh masyarakat luas dan tanpa biaya apapun.

Adi menegaskan, setiap informasi yang dilakukan pihak-pihak tertentu mengatasnamakan perseroan merupakan tindakan penipuan. Penyalahgunaan yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan pribadi.

Masyarakat diharapkan agar berhati-hati dengan beredarnya informasi palsu lowongan kerja di IPC sehubungan dengan akan beroperasinya Terminal Kijing dalam waktu dekat. Walaupun demikian, peluang menjadi tenaga kerja di Pelabuhan Kijing tetap terbuka. Selain sebagai tenaga kerja langsung seperti TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat), ekpedisi, perusahaan pelayaran dan operator pelabuhan, juga sebagai tenaga kerja penunjang, seperti security, cleaning service, katering dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Baru 3,5 Persen Penduduk Kalbar Divaksin

Hanya saja, proses rekrutmen TKBM, ekspedisi dan perusahaan pelayaran bukan di wilayah IPC. TKBM prosesnya melalui Koperasi TKBM. Pegawai ekspedisi ke Forwarder. Sedangkan pegawai pelayaran ke Shipping Line.

Saat ini, Pelabuhan Kijing dalam proses pembangunan fisik secara berkesinambungan. Pelabuhan Kijing yang merupakan proyek strategis nasional ini akan menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia yang dilengkapi dengan terminal peti kemas, terminal multipurpose serta terminal curah cair dan kering yang ditunjang alat bongkar muat dan infrastruktur kepelabuhanan yang andal.

Pengoperasian Pelabuhan Kijing akan menimbulkan multiplier effect. Aktivitas perekonomian yang meningkat akan mendorong pertumbuhan perekonomian itu sendiri. Dampak lain adalah munculnya lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya sebatas sebagai pekerja pelabuhan, namun lebih luas lagi akan memberikan peluang usaha untuk menjadi penunjang aktivitas pelabuhan itu sendiri, seperti pergudangan, rumah makan, rumah sakit/ klinik kesehatan, hotel atau penginapan dan transportasi umum. (mrd)

Most Read

Artikel Terbaru

/