alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, May 16, 2022

Masyarakat Diingatkan Tetap Terapkan Prokes saat Berlebaran

PONTIANAK – Masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketika bersilaturahmi ke rumah kerabat selama perayaan Idulfitri tahun ini mengingat pandemi covid-19 belum berakhir. 

“Masyarakat semestinya sudah memahami covid-19 sebab sudah banyak yang terpapar, bahkan sudah ada yang meninggal. Maka sudah seharusnya masyarakat lebih bijak dalam berlebaran,” ungkap Akademisi Poltekkes Kemenkes Pontianak, Dahliansyah.

Menurutnya, masyarakat wajib membantu upaya untuk menekan angka keterjangkitan covid-19 dengan mengurangi aktivitas yang mengundang keramaian. Dia menilai fenomena saat ini masyarakat sudah mulai jenuh dengan kondisi pandemi dan mulai abai dengan penerapan 3M.

Momen lebaran, biasanya menjadi momen yang mengundang keramaian, mulai dari acara takbiran, salat id, hingga bersilaturahmi dengan keluarga. Menurutnya boleh saja berpawtisipasi dalam memeriahkan momen-momen tersebut, dengan catatan mengedepankan protokol kesehatan. 

Baca Juga :  Polda Tangkap Penyebar Hoaks dan Provokator

“Misalnya tidak melalukan takbir keliling dan takbiran bisa dilaksanakan di masjid saja. Begitu juga dengan salat id, bisa dilakukan dengan mengatur jarak antar jemaah agar tidak berdekatan, serta tersedianya fasilitas protokol kesehatan,” tuturnya. 

Untuk bersilaturahmi selama lebaran, dia menilai hal itu juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan platform digital yang melayani sambungan panggilan video. “Kita tetap bisa menjaga silaturahmi, dengan cara telponan Ataúlfos video call misalnya,” ucapnya.

Apabila harus melakukan kunjungan ke rumah-rumah, maka dirinya menyarankan untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. “Ada baiknya untuk saat ini sudah dipersiapkan sarana protokol kesehatan, seperti menyediakan masker, hand sanitizer, dan tempat mencuci tangan,” katanya. (sti)

Baca Juga :  Taat Prokes Meski Sudah Divaksinasi

PONTIANAK – Masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketika bersilaturahmi ke rumah kerabat selama perayaan Idulfitri tahun ini mengingat pandemi covid-19 belum berakhir. 

“Masyarakat semestinya sudah memahami covid-19 sebab sudah banyak yang terpapar, bahkan sudah ada yang meninggal. Maka sudah seharusnya masyarakat lebih bijak dalam berlebaran,” ungkap Akademisi Poltekkes Kemenkes Pontianak, Dahliansyah.

Menurutnya, masyarakat wajib membantu upaya untuk menekan angka keterjangkitan covid-19 dengan mengurangi aktivitas yang mengundang keramaian. Dia menilai fenomena saat ini masyarakat sudah mulai jenuh dengan kondisi pandemi dan mulai abai dengan penerapan 3M.

Momen lebaran, biasanya menjadi momen yang mengundang keramaian, mulai dari acara takbiran, salat id, hingga bersilaturahmi dengan keluarga. Menurutnya boleh saja berpawtisipasi dalam memeriahkan momen-momen tersebut, dengan catatan mengedepankan protokol kesehatan. 

Baca Juga :  Peradi Gelar Ujian Profesi Advokat Serentak se-Indonesia

“Misalnya tidak melalukan takbir keliling dan takbiran bisa dilaksanakan di masjid saja. Begitu juga dengan salat id, bisa dilakukan dengan mengatur jarak antar jemaah agar tidak berdekatan, serta tersedianya fasilitas protokol kesehatan,” tuturnya. 

Untuk bersilaturahmi selama lebaran, dia menilai hal itu juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan platform digital yang melayani sambungan panggilan video. “Kita tetap bisa menjaga silaturahmi, dengan cara telponan Ataúlfos video call misalnya,” ucapnya.

Apabila harus melakukan kunjungan ke rumah-rumah, maka dirinya menyarankan untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. “Ada baiknya untuk saat ini sudah dipersiapkan sarana protokol kesehatan, seperti menyediakan masker, hand sanitizer, dan tempat mencuci tangan,” katanya. (sti)

Baca Juga :  Taat Prokes Meski Sudah Divaksinasi

Most Read

Artikel Terbaru

/