alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Gotong Royong Perbaiki Rumah Nenek Halifah

PONTIANAK-Belum lama ini kisah kehidupan nenek Halifah bersama sang cucu Andika Pratama (17) sempat ramai diperbincangkan. Pasalnya rumah yang mereka huni sudah tak layak. Belum lagi kondisi Halifah mulai sakit-sakitan. Sementara Andika terpaksa putus sekolah lantaran tak ada biaya dan demi bisa merawat sang nenek.

Melihat kondisi mereka yang hanya tinggal berdua itu membuat banyak pihak bersimpati. Salah satunya tokoh masyarakat Pontianak Barat Widodo yang berinisiatif membantu perbaikan rumah nenek Halifah.

Ia membantu dengan cara membelikan semua kebutuhan material bangunan, sementara masyarakat sekitar yang terlibat mengerjakan secara gotong royong. “Saya terima kasih ke kawan-kawan (media) karena sudah memberikan informasi yang benar, sehingga masyarakat yang tadinya belum tahu kini sudah tahu kondisi sebenarnya,” ungkap Widodo saat mengunjungi kediaman nenek Halifah, Sabtu (11/1).

Baca Juga :  Difteri Jadi Ancaman Serius, Pontianak dan Singkawang Kasus Terbanyak

Widodo yang juga anggota DPRD Kota Pontianak itu melihat kepedulian masyarakat sangat tinggi untuk membantu meringankan beban nenek Halifah dan Andika. Sampai saat ini sudah ada pihak yang membantu masalah sekolah Andika dan bantuan-bantuan yang lainnya.

Namun untuk masalah tempat tinggal menurutnya juga penting. Maka dari itu ia bersama warga sekitar segera ikut memperbaiki. Semua pihak bersama-sama bergerak untuk membantu. Karena dengan bekerja sama apapun masalah yang terjadi di masyarakat akan mudah diselesaikan.

“Bukan berarti saya yang membantu semua tapi masyarakat yang banyak berkorban, buktinya baru berapa hari (perbaikan rumah) sudah mau selesai, katanya Minggu depan mungkin sudah selesai,” terang Widodo.

Baca Juga :  Sinergisitas PLN-KODAM Amankan Objek Vital Kelistrikan

Sementara itu, Ketua RW 29 Ahmad Husaini mengatakan, mengenai kondisi nenek Halifah selama ini memang sudah mendapat bantuan pangan non tunai dari pemerintah setiap bulan. Hanya saja yang menjadi masalah adalah kondisi rumahnya.

“Kami sudah ajukan bantuan bedah rumah ke pemerintah, cuma pemerintah kan ada mekanisme, ada birokrasi tidak bisa langsung ujuk-ujuk,” katanya.

Meski demikian ia bersyukur sudah ada warga dan tokoh masyarakat yang membantu. Sehingga rumah nenek Halifah bisa segera diperbaiki.

“Rumah ini sudah lama mau kami ajukan bedah rumah tapi dulu masih terkendala masalah alas hal. Tapi sekarang sudah selesai tidak ada masalah lagi,” pungkasnya.(bar)

PONTIANAK-Belum lama ini kisah kehidupan nenek Halifah bersama sang cucu Andika Pratama (17) sempat ramai diperbincangkan. Pasalnya rumah yang mereka huni sudah tak layak. Belum lagi kondisi Halifah mulai sakit-sakitan. Sementara Andika terpaksa putus sekolah lantaran tak ada biaya dan demi bisa merawat sang nenek.

Melihat kondisi mereka yang hanya tinggal berdua itu membuat banyak pihak bersimpati. Salah satunya tokoh masyarakat Pontianak Barat Widodo yang berinisiatif membantu perbaikan rumah nenek Halifah.

Ia membantu dengan cara membelikan semua kebutuhan material bangunan, sementara masyarakat sekitar yang terlibat mengerjakan secara gotong royong. “Saya terima kasih ke kawan-kawan (media) karena sudah memberikan informasi yang benar, sehingga masyarakat yang tadinya belum tahu kini sudah tahu kondisi sebenarnya,” ungkap Widodo saat mengunjungi kediaman nenek Halifah, Sabtu (11/1).

Baca Juga :  Covid Telan 1.112 Korban di Kalimantan Barat

Widodo yang juga anggota DPRD Kota Pontianak itu melihat kepedulian masyarakat sangat tinggi untuk membantu meringankan beban nenek Halifah dan Andika. Sampai saat ini sudah ada pihak yang membantu masalah sekolah Andika dan bantuan-bantuan yang lainnya.

Namun untuk masalah tempat tinggal menurutnya juga penting. Maka dari itu ia bersama warga sekitar segera ikut memperbaiki. Semua pihak bersama-sama bergerak untuk membantu. Karena dengan bekerja sama apapun masalah yang terjadi di masyarakat akan mudah diselesaikan.

“Bukan berarti saya yang membantu semua tapi masyarakat yang banyak berkorban, buktinya baru berapa hari (perbaikan rumah) sudah mau selesai, katanya Minggu depan mungkin sudah selesai,” terang Widodo.

Baca Juga :  Sinergisitas PLN-KODAM Amankan Objek Vital Kelistrikan

Sementara itu, Ketua RW 29 Ahmad Husaini mengatakan, mengenai kondisi nenek Halifah selama ini memang sudah mendapat bantuan pangan non tunai dari pemerintah setiap bulan. Hanya saja yang menjadi masalah adalah kondisi rumahnya.

“Kami sudah ajukan bantuan bedah rumah ke pemerintah, cuma pemerintah kan ada mekanisme, ada birokrasi tidak bisa langsung ujuk-ujuk,” katanya.

Meski demikian ia bersyukur sudah ada warga dan tokoh masyarakat yang membantu. Sehingga rumah nenek Halifah bisa segera diperbaiki.

“Rumah ini sudah lama mau kami ajukan bedah rumah tapi dulu masih terkendala masalah alas hal. Tapi sekarang sudah selesai tidak ada masalah lagi,” pungkasnya.(bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/