alexametrics
25.3 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

PLN Kalbar Siagakan 1.453 Petugas

PONTIANAK – PLN Kalbar menyiagakan 1.453 petugas teknik selama 24 jam di 29 posko siaga dan 110 lokasi prioritas tempat-tempat ibadah umat Islam. Kesiapan petugas ini untuk mengamankan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri,

“Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah saudara-saudara kita saat Ramadhan serta perayaan Idul Fitri 1442 H,” ungkap Ari Dartomo, General Manager PLN Kalbar, dalam kegiatan temu wartawan yang dilaksanakan pada Minggu (11/04).

Untuk menunjang pekerjaan petugas di seluruh unit-unit layanan, PLN Kalbar juga telah menyiagakan 54 unit kendaraan roda empat, 206 unit kendaraan roda dua, masing-masing 1 unit mobil crane dan truk, 26 unit genset, 17 unit gardu bergerak, dan satu UPS yang siap bergerak dengan cepat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Baca Juga :  ALFI/ILFA Kalbar Bagikan 500 Paket Sembako Pada Buruh Pelabuhan

Sementara untuk mendukung proses pendistribusian energi listrik, PLN UP2D Kalbar juga telah membentuk 29 posko siaga dengan mengerahkan masing-masing 12 orang petugas Dispatcher dan petugas siaga PLN.

Saat ini kondisi sistem kelistrikan di Kalbar baik yang isolated maupun sistem interkoneksi Khatulistiwa dalam kondisi yang sangat kondusif. Total daya mampu pembangkit sebesar 655,66 MW, sementara beban puncak tertinggi sebesar 460,601 MW.

Diakuinya, upaya preventif untuk menekan potensi gangguan listrik telah dilakukan oleh seluruh unit layanan jauh sebelum Ramadan. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pemeliharaan dan perawatan mesin pembangkit, melaksanakan pemangkasan pohon di seluruh unit layanan dengan tingkat gangguan yang cukup tinggi, serta melaksanakan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan kesiapan petugas dalam mengamankan keandalan pasokan listrik.

Baca Juga :  Electrifying Agriculture: Pemanfaatan Lampu UV Terbukti Tingkatkan Produktivitas Tanaman Hidroponik

“Kami berharap partisipasi masyarakat secara bersama-sama dalam menjaga keandalan pasokan listrik demi menjaga kekhusyukan kita dalam beribadah, terutama untuk tidak bermain layang-layang dengan menggunakan tali kawat, karena dapat menyebabkan gangguan listrik, sehingga upaya yang telah kami lakukan akan menjadi sia-sia,” pungkas Ari. (mse/r) 

PONTIANAK – PLN Kalbar menyiagakan 1.453 petugas teknik selama 24 jam di 29 posko siaga dan 110 lokasi prioritas tempat-tempat ibadah umat Islam. Kesiapan petugas ini untuk mengamankan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri,

“Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah saudara-saudara kita saat Ramadhan serta perayaan Idul Fitri 1442 H,” ungkap Ari Dartomo, General Manager PLN Kalbar, dalam kegiatan temu wartawan yang dilaksanakan pada Minggu (11/04).

Untuk menunjang pekerjaan petugas di seluruh unit-unit layanan, PLN Kalbar juga telah menyiagakan 54 unit kendaraan roda empat, 206 unit kendaraan roda dua, masing-masing 1 unit mobil crane dan truk, 26 unit genset, 17 unit gardu bergerak, dan satu UPS yang siap bergerak dengan cepat jika sewaktu-waktu diperlukan.

Baca Juga :  Sementara Waktu Jangan Biarkan Anak-anak Keluar Rumah

Sementara untuk mendukung proses pendistribusian energi listrik, PLN UP2D Kalbar juga telah membentuk 29 posko siaga dengan mengerahkan masing-masing 12 orang petugas Dispatcher dan petugas siaga PLN.

Saat ini kondisi sistem kelistrikan di Kalbar baik yang isolated maupun sistem interkoneksi Khatulistiwa dalam kondisi yang sangat kondusif. Total daya mampu pembangkit sebesar 655,66 MW, sementara beban puncak tertinggi sebesar 460,601 MW.

Diakuinya, upaya preventif untuk menekan potensi gangguan listrik telah dilakukan oleh seluruh unit layanan jauh sebelum Ramadan. Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pemeliharaan dan perawatan mesin pembangkit, melaksanakan pemangkasan pohon di seluruh unit layanan dengan tingkat gangguan yang cukup tinggi, serta melaksanakan gelar pasukan dan peralatan untuk memastikan kesiapan petugas dalam mengamankan keandalan pasokan listrik.

Baca Juga :  Program Ramadan Berkah PLN, 3.834 Rumah Ibadah Manfaatkan Diskon Tambah Daya

“Kami berharap partisipasi masyarakat secara bersama-sama dalam menjaga keandalan pasokan listrik demi menjaga kekhusyukan kita dalam beribadah, terutama untuk tidak bermain layang-layang dengan menggunakan tali kawat, karena dapat menyebabkan gangguan listrik, sehingga upaya yang telah kami lakukan akan menjadi sia-sia,” pungkas Ari. (mse/r) 

Most Read

Artikel Terbaru

/