alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 24, 2022

Salat Id Depan Kantor Wali Kota Terapkan Prokes

PONTIANAK-Pelaksanaan salat id di depan halaman Kantor Wali Kota Pontianak Jalan Rahadi Usman akan dilakukan dengan standar protokol kesehatan ketat. Demikian dikatakan Ketua Umum Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak Yaya Maulidia, Rabu (12/5).

“PHBI bersama Satgas Covid-19 telah merancang pelaksanaan salat id di lapangan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya Yaya Maulidia.

Ia menjelaskannya pelaksanaan Salat Id nanti, jamaah diwajibkan mengenakan masker. Selaku panitia Salat Id depan Kantor Wali Kota, pihaknya juga akan memfasilitasi dengan mempersiapkan fasilitas tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker cadangan serta alat pengukur suhu tubuh.

“Bahkan untuk saf salat juga akan menggunakan jarak sehingga pelaksanaan Salat Id tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Areal pelaksanaan Salat Id mulai dari depan Kantor Pos lama hingga ke arah Bank BNI 1946.

Terkait kesiapan petugas, Yaya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan masyarakat atau jamaah yang hadir mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Dukungan Mitra Turut Mensukseskan Program DAS

Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak akan diturunkan sebanyak lima tim dan ditempatkan pada titik-titik tertentu untuk membantu panitia dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami panitia juga mempersiapkan delapan tong air dengan banyak kran untuk masyarakat mencuci tangan,” sebutnya.

Dalam pelaksanaan Salat Id di lapangan yang berlokasi di Jalan Rahadi Usman ini, pihaknya akan berupaya mencegah adanya kerumunan dengan diback-up petugas Satpol PP Kota Pontianak, Polresta Pontianak Kota serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Pontianak mereka juga akan menurunkan tim untuk membantu panitia dalam rangka penerapan protokol kesehatan,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak.

Adapun khatib yang akan menyampaikan ceramah adalah KH Jalaluddin Ahmad dan Imam Muhammad Ali. Untuk pembuatan garis pembatas saf akan dilakukan H-1 Idulfitri.

Baca Juga :  Pelaku UMKM Waterfront Terima Bantuan Penunjang Usaha

“Penyemprotan disinfektan juga dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan Salat Id,” jelas dia.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdio Kamtono menerangkan, pelaksanaan Salat Id di lapangan sebagaimana yang akan digelar di depan Kantor Wali Kota, juga bertujuan mengurai agar tidak terjadi kepadatan di masjid-masjid yang ada.

“Sehingga jamaah tidak hanya terpusat di satu titik saja agar tidak terlalu padat,” ungkapnya.

Berkaca dari pengalaman pelaksanaan Salat Iduladha 1441H yang lalu di tengah pandemi, pihaknya akan menerapkan prosedur yang sama sesuai protokol kesehatan. Panitia penyelenggara Salat Id akan mengatur jarak jamaah.

“Saya juga mengimbau masyarakat terutama kelompok usia lansia, anak-anak dan yang merasa kurang enak badan, sebaiknya tidak datang ke lapangan,” tutupnya.(iza)

PONTIANAK-Pelaksanaan salat id di depan halaman Kantor Wali Kota Pontianak Jalan Rahadi Usman akan dilakukan dengan standar protokol kesehatan ketat. Demikian dikatakan Ketua Umum Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak Yaya Maulidia, Rabu (12/5).

“PHBI bersama Satgas Covid-19 telah merancang pelaksanaan salat id di lapangan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya Yaya Maulidia.

Ia menjelaskannya pelaksanaan Salat Id nanti, jamaah diwajibkan mengenakan masker. Selaku panitia Salat Id depan Kantor Wali Kota, pihaknya juga akan memfasilitasi dengan mempersiapkan fasilitas tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker cadangan serta alat pengukur suhu tubuh.

“Bahkan untuk saf salat juga akan menggunakan jarak sehingga pelaksanaan Salat Id tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Areal pelaksanaan Salat Id mulai dari depan Kantor Pos lama hingga ke arah Bank BNI 1946.

Terkait kesiapan petugas, Yaya mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan masyarakat atau jamaah yang hadir mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga :  Dukungan Mitra Turut Mensukseskan Program DAS

Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak akan diturunkan sebanyak lima tim dan ditempatkan pada titik-titik tertentu untuk membantu panitia dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami panitia juga mempersiapkan delapan tong air dengan banyak kran untuk masyarakat mencuci tangan,” sebutnya.

Dalam pelaksanaan Salat Id di lapangan yang berlokasi di Jalan Rahadi Usman ini, pihaknya akan berupaya mencegah adanya kerumunan dengan diback-up petugas Satpol PP Kota Pontianak, Polresta Pontianak Kota serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Hasil koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Pontianak mereka juga akan menurunkan tim untuk membantu panitia dalam rangka penerapan protokol kesehatan,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Pontianak.

Adapun khatib yang akan menyampaikan ceramah adalah KH Jalaluddin Ahmad dan Imam Muhammad Ali. Untuk pembuatan garis pembatas saf akan dilakukan H-1 Idulfitri.

Baca Juga :  Cegah Corona, Perkuat Sistem Imun

“Penyemprotan disinfektan juga dilakukan sebelum dan setelah pelaksanaan Salat Id,” jelas dia.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Edi Rusdio Kamtono menerangkan, pelaksanaan Salat Id di lapangan sebagaimana yang akan digelar di depan Kantor Wali Kota, juga bertujuan mengurai agar tidak terjadi kepadatan di masjid-masjid yang ada.

“Sehingga jamaah tidak hanya terpusat di satu titik saja agar tidak terlalu padat,” ungkapnya.

Berkaca dari pengalaman pelaksanaan Salat Iduladha 1441H yang lalu di tengah pandemi, pihaknya akan menerapkan prosedur yang sama sesuai protokol kesehatan. Panitia penyelenggara Salat Id akan mengatur jarak jamaah.

“Saya juga mengimbau masyarakat terutama kelompok usia lansia, anak-anak dan yang merasa kurang enak badan, sebaiknya tidak datang ke lapangan,” tutupnya.(iza)

Most Read

Artikel Terbaru

/